Update Covid-19 Global: Selandia Baru Alami Lonjakan Kasus Hampir 2 Kali Lipat

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:33 WIB
Update Covid-19 Global: Selandia Baru Alami Lonjakan Kasus Hampir 2 Kali Lipat
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Suara.com - Update Covid-19 global menunjukkan pertambahan kasus sebanyak 334.428 orang dalam satu hari kemarin. Di waktu yang sama, 4.816 orang meninggal dunia akibat penyakit infeksi virus corona SARS Cov-2 tersebut.

Akibat penambahan itu kini total kasus Covid-19 secara global tercatat 241,85 juta dengan kematian lebih dari 4,92 jyta jiwa, data pada situs worldometers per Selasa (19/10) pukul 08.30 WIB.

Hingga saat ini masih ada 17,76 juta orang di dunia masih positif Covid-19, dengan 78.592 di antaranya dalam kondisi kritis.

Rekor Kasus Positif Harian Selandia Baru

Lonjakan kasus positif Covid-19 masih terjadi di Selandia Baru. Negara yang sempat alami nol kasis pada pandemi tahun lalu itu kini melaporkan lebih dari 90 kasus baru dalam sehari, laporan Bloomberg.

Sebanyak 87 kasus baru itu berada di Auckland, kota terbesar di Selandia Baru yang telah menjadi pusat penularan virus.

Perdana Menteri Jacinda Ardern menegaskan kalau pemerintahnya bukan tidak berdaya menghadapi lonjakan virus tersebut.

"Saya tahu tinggi dan rendahnya kasus sangat sulit bagi orang-orang. Kami bukannya tidak berdaya. Kami memang memiliki kemampuan untuk membantu menjaga kasus serendah mungkin," kata Ardern.

Ia menambahkan, sebaran kasus positif tidak terbatas di Auckland. Tapi juga tersebar di 124 pinggiran kota. Warga berusia 39 tahun ke bawah menjadi kelompok yang mendominasi kasus positif. Mereka juga termasuk demografi yang paling sedikit divaksinasi Covid-19.

Direktur Jenderal Kesehatan Ashley Bloomfield mengatakan orang berusia 12 tahun ke atas yang mengalami gangguan kekebalan parah akan menerima dosis utama ketiga dari vaksin yang dibuat oleh Pfizer Inc. dan BioNTech Se, daripada dosis penguat.

Lonjakan kasus positif Covid-19 di Selandia Baru terjadi sejak pertengahan Agustus lalu. Ketika itu jumlah kasus di negara itu masih sekitar 2.800. Makin meningkat hampir dua kali lipatnya, hingga saat ini tercatat total kasus Covid-19 di Selandia Baru telah mencapai 5.055 kasus dengan 28 kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Warga Tidak Mau Disuntik Vaksin Covid-19 Karena Terpapar Hoaks

Banyak Warga Tidak Mau Disuntik Vaksin Covid-19 Karena Terpapar Hoaks

Sulsel | Selasa, 19 Oktober 2021 | 08:45 WIB

Pemerintah Terus Dorong Pemulihan UMKM dari Dampak Pandemi

Pemerintah Terus Dorong Pemulihan UMKM dari Dampak Pandemi

News | Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:00 WIB

Australia Beli Obat Ronapreve untuk Virus Corona Covid-19, Begini Cara Kerjanya

Australia Beli Obat Ronapreve untuk Virus Corona Covid-19, Begini Cara Kerjanya

Health | Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:45 WIB

Terkini

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB