Perempuan Menikah Usia 30-an Berisiko Alami Osteoporosis saat Hamil dan Menyusui

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:45 WIB
Perempuan Menikah Usia 30-an Berisiko Alami Osteoporosis saat Hamil dan Menyusui
Ilustrasi Hamil (Pexels/Pixabay)

Suara.com - Banyak orang menganggap osteoporosis adalah penyakit orang berusia lanjut atau lansia. Padahal osteoporosis juga bisa menyerang usia muda produktif, termasuk ibu hamil.

Hal ini diungkap Spesialis Gizi Klinik Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, Sp.GK, yang mengatakan bahwa penurunan massa tulang dimulai saat berusia 30 tahun dan seterusnya.

Osteoporosis adalah kondisi berkurangnya kepadatan tulang, yang akhirnya menyebabkan tulang menjadi keropos dan mudah patah.

Inilah yang menurut Dr. Luciana, perempuan yang menikah di usia 30-an berisiko alami osteoporosis saat hamil dan menyusui.

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi. (Shutterstock)

"Jika mereka menikah, di usia 30-an, banyak dari mereka yang mungkin hamil atau menyusui, di mana mereka adalah salah satu kelompok risiko osteoporosis," ujar Dr. Luciana dalam acara diskusi Prevent Osteoporosis in HER 30s: I AM Smarter, Stronger, Happier, Selasa (19/10/2021).

Mirisnya, kata Dr. Luciana tidak banyak perempuan usia 30 yang sadar bahwa menjaga kesehatan tulang sangatlah penting.

Apalagi gejala osteoporosis kerap tidak disadari penderitanya, karena tidak bergejala sebelum kerusakan atau tulang benar-benar patah karena rapuh.

Padahal jika osteoporosis sudah terjadi tubuh akan mengalami postur bungkuk, sakit punggung, menurunnya tinggi badan, sering mengalami cedera atau
keretakan tulang.

Sehingga yang perlu dilakukan adalah mencukupi asupan kalsium dan vitamin D, sebelum perempuan memasuki usia 30 tahun, baik dengan makanan bergizi maupun suplemen.

"Perempuan Indonesia harus paham kekurangan mereka, di mana orang Indonesia pada umumnya hanya mengkonsumsi 25 persen kalsium atau 254 miligram (mg) dari asupan kalsium harian, yang direkomendasikan yakni 1000 hingga 1200 mg," pungkas Dr. Luciana.

Perlu diketahui, Penelitian International Osteoporosis Foundation menunjukkan, risiko perempuan untuk terkena osteoporosis 4 kali lebih tinggi dibandingkan laki-laki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayah Tiri yang Tega Lakukan Pemerkosaan ke Anaknya Hingga Hamil Resmi Jadi Tersangka

Ayah Tiri yang Tega Lakukan Pemerkosaan ke Anaknya Hingga Hamil Resmi Jadi Tersangka

Jogja | Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:15 WIB

Saking Rapuhnya, Penderita Osteoporosis Bisa Alami Patah Tulang Hanya Gara-Gara Batuk

Saking Rapuhnya, Penderita Osteoporosis Bisa Alami Patah Tulang Hanya Gara-Gara Batuk

Health | Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:13 WIB

Ngeri! Beruang Sirkus Serang Wanita Hamil hingga Berdarah Saat Pertunjukan

Ngeri! Beruang Sirkus Serang Wanita Hamil hingga Berdarah Saat Pertunjukan

News | Selasa, 19 Oktober 2021 | 13:14 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB