Cegah Anak Kecanduan Internet, Orangtua Wajib Jalankan 5 Peran Ini di Rumah

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:51 WIB
Cegah Anak Kecanduan Internet, Orangtua Wajib Jalankan 5 Peran Ini di Rumah
Ilustrasi anak kecanduan internet. [Shutterstock]

Suara.com - Mencegah anak kecanduan internet merupakan tugas orangtua. Di masa pandemi, risiko anak kecanduan internet meningkat seiring kebutuhan penggunaannya yang semakin banyak.

Internet kini tidak lagi hanya digunakan untuk menghabiskan waktu luang dan bermain game. Anak-anak pun menggunakan internet untuk sekolah hingga mengikuti kegiatan online lainnya.

Manfaat internet untuk anak pun diakui oleh Yazid Anwar, founder Meraki Agency dan pemerhati anak.

"Sebenarnya internet jika dimanfaatkan dengan baik bisa memberikan dampak positif. Misalnya, membantu anak cepat mendapatkan informasi. Juga membuat anak senang dan bahagia," tuturnya dalam siaran pers Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diterima Suara.com.

Kebanyakan main gadget bisa bikin anak alami kerusakan saraf? (Shutterstock)
Anak kecanduan internet (Shutterstock)

Meski begitu penggunaan internet tanpa pengawasan bisa membuat anak kurang berinteraksi dalam keluarga, kurang memiliki empati, dan kecanduan.

Untuk itu, dibutuhkan peran aktif orang tua untuk mencegah anak kecanduan internet, namun tetap bisa mendapatkan manfaat positifnya.

Yazid mengatakan setidaknya ada 5 peran yang bisa dilakukan orang tua, yakni:

1. Memberikan pendampingan

Orang tua wajib mendampingi anak apabila sedang bermain gadget. Bahkan, orang tua wajib memilihkan tontonan yang mendidik dan berikan penjelasan lengkap bila anak bertanya.

Baca Juga: Persiapkan Diri, Ini 6 Langkah Lakukan Detoks Internet!

"Apalagi soal permainan. Orang tua harus mengerti apa yang sedang dimainkan anak. Lebih baik lagi jika permainan bisa dilakukan bersama-sama," paparnya.

2. Membuat aturan

Yazid mengatakan di dalam rumah, harus ada aturan tegas dan jelas mengenai penggunaan gadget dan internet.

"Berapa durasinya, kapan boleh main, dan aplikasi atau tontonan apa saja yang boleh digunakan anak, harus dijelaskan oleh orang tua," ungkapnya lagi.

3. Membangun komunikasi aktif

Orang tua perlu memiliki kemampuan komunikasi aktif yang membangun keinginan dan kebersamaan dalam keluarga. Yazid mengatakan semakin sering anak berkomunikasi dengan orang tua, semakin rendah risiko kecanduan gadget.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI