Bikin Ketagihan, Ternyata Begini Cara Film Horor Memanipulasi Aktivitas Otak!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:28 WIB
Bikin Ketagihan, Ternyata Begini Cara Film Horor Memanipulasi Aktivitas Otak!
Ilustrasi nonton film horor. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang menyukai film horor, meski pada akhirnya mereka akan merasa ketakutan. Sebuah studi oleh peneliti Finlandia menemukan bagaimana film horor memanipulasi aktivitas otak.

Dalam studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari Universitas Turku, Finlandia, sebanyak 72% orang melaporkan bahwa mereka akan ketakutan dan cemas saat menonton film horor. Tetapi, mereka juga merasakan kegembiraan ketika melakukannya.

Selain itu, menonton film horor juga alasan mereka untuk bersosialisasi. Sebab, kebanyakan orang akan menonton film horor bersama orang lain daripada sendirian.

Orang-orang menganggap horor yang bersifat psikologis dan berdasarkan peristiwa nyata adalah yang paling menakutkan. Mereka juga lebih takut dengan hal-hal yang tidak diperlihatkan atau tersirat daripada sebaliknya.

"Perbedaan terakhir ini mencerminkan dua jenis ketakutan yang dialami orang. Ketakutan firasat, yang terjadi ketika seseorang menduga ada sesuatu yang tidak beres, serta ketakutan naluriah, yang dirasakan ketika ada hantu tiba-tiba muncul," jelas peneliti utama, Profesor Lauri Nummenmaa dari Turku PET Center, lansir Science Daily.

Tiga orang perempuan sedang menonton film horor. [shutterstock]
Tiga orang perempuan sedang menonton film horor. [shutterstock]

Lalu bagaimana film horor memanipulasi aktivitas otak?

Dari ketakutan tersebut, peneliti menganalisis bagaimana otak mengatasi rasa takut. Mereka pun mengukur aktivitas saraf melalui MRI ketika para peserta studi menonton film horor.

Mereka menemukan, ketika kecemasan perlahan meningkat pada peserta, daerah otak yang terlibat dalam persepsi visual dan pendengaran menjadi lebih aktif.

Itu terjadi karena tubuh membutuhkan dua indera tersebut untuk memperhatikan isyarat ancaman di sekitarnya.

Setelah jump scare terjadi, aktivitas otak yang terlihat berada di daerah yang terlibat dalam pemrosesan emosi, evaluasi ancaman, dan pengambilan keputusan, memungkinkan tubuh agar bereaksi secara cepat.

Namun, setelah itu, wilayah ini terus-menerus aktif seolah-olah wilayah sensorik ini sedang mempersiapkan jaringan respons, sebab scene menakutkan menjadi semakin mungkin terjadi.

"Oleh karena itu, otak terus mengantisipasi dan mempersiapkan agar kita bertindak ketika menghadapi ancaman. Film horor memanfaatkan ini untuk meningkatkan kegembiaraan kita," tandas rekan peneliti Matthew Hudson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eyang Putri, Film Horor Klasik tentang Teror Klenik Keluarga

Eyang Putri, Film Horor Klasik tentang Teror Klenik Keluarga

Entertainment | Kamis, 14 Oktober 2021 | 19:10 WIB

5 Rekomendasi Film Horor hingga Perang di HBO GO, Dijamin Bikin Tegang!

5 Rekomendasi Film Horor hingga Perang di HBO GO, Dijamin Bikin Tegang!

Your Say | Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:24 WIB

Suka Nonton Film Horor? Ternyata Ada Kaitannya dengan Hormon Lho

Suka Nonton Film Horor? Ternyata Ada Kaitannya dengan Hormon Lho

Health | Senin, 11 Oktober 2021 | 14:01 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB