Pengertian, Asal Usul dan Jenis Cabang Olahraga Atletik yang Perlu Diketahui

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 21 Oktober 2021 | 08:15 WIB
Pengertian, Asal Usul dan Jenis Cabang Olahraga Atletik yang Perlu Diketahui
Atlet para atletik Yuliia Shuliar (kanan) asal Ukraina beserta atlet-atlet lainnya saat tampil di heat 1 nomor lari 400 meter T20 putri putaran pertama Paralimpiade Tokyo 2020 di Olympic Stadium, Tokyo, Jepang, Senin (30/8/2021). ANTARA/REUTERS/Athit Perawongmetha

Suara.com - Olahraga atletik adalah salah satu cabang olahraga yang diakui di dunia, diikutsertakan dalam ajang seperti olimpiade, asean games, dan sebagainya.

Mengutip mengutip buku elektronik terbitan Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud 2017, pengertian atletik berasal dari bahasa Yunani, yaitu athlon atau athlum yang artinya artinya pertandingan, perlombaan, pergulatan, atau perjuangan. Orang yang melakukannya dinamakan athleta atau atlet.

Sehingga atletik adalah salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan atau diperlombakan yang meliputi jalan, lari, lompat, dan lempar.

Istilah athletic dalam bahasa Inggris dan atletik dalam bahasa Jerman mempunyai pengertian yang luas meliputi berbagai cabang olahraga yang bersifat perlombaan atau pertandingan, termasuk renang, bola basket, tenis, sepak bola, senam dan lain-lain.

Asal usul dan sejarah atletik

lustrasi: Sejumlah pelari memacu langkahnya dalam final 800 meter putra cabang atletik Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Olimpiade Tokyo, Jepang, Rabu (4/8/2021). Pelari Kenya berhasil meraih medali emas setelah menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 45.06 detik. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.
lustrasi: Sejumlah pelari memacu langkahnya dalam final 800 meter putra cabang atletik Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Olimpiade Tokyo, Jepang, Rabu (4/8/2021). Pelari Kenya berhasil meraih medali emas setelah menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 45.06 detik. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.

Atletik sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu athlos, yang artinya lomba. Pada waktu itu pertama kali digelar di Yunani cabang olahraga atletik dikenal dengan pentahlon atau panca lomba dan decathlon atau dasa lomba.

Pada nomor lari marathon, cabang olahraga ini merupakan kegiatan berlari yang telah dimulai sejak tahun 490 sebelum masehi.

Kegiatan itu berawal dari sebuah kota kecil yang bernama Marathon, 40 kilometer dari Athena. Jarak sepanjang itulah yang diperlombakan dalam Olimpiade 1889 di Athena.

Sampai pada tahun 1908, jarak marathon dibakukan menjadi jarak 42,195 kilometer. Sejak itu, cabang olahraga marathon selalu menjadi puncak sekaligus penutup seluruh rangkaian olahraga.

Olimpiade modern dilaksanakan atas prakarsa seorang warga negara Prancis yang bernama Baron Peire Louherbin pada 1896 bertempat di Athena Yunani. Dalam Olimpiade tersebut nomor atletik merupakan tambang medali yang diperebutkan.

Namun organisasi olahraga atletik internasional baru terbentuk pada tanggal 17 juli 1912 pada Olimpiade ke-5 di Stockhom, Swedia dengan nama International Amateur Athletic Federation (IAAF).

Sejak saat itu, atletik mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pada 3 September 1950 di Indonesia berdiri PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).

Jenis olahraga atletik

1. Tolak peluru

Tolak peluru. (envato)
Tolak peluru. (envato)

Tolak peluru adalah suatu bentuk gerakan menolak atau mendorong suatu alat bundar atau peluru dengan berat tertentu yang terbuat dari logam, yang dilakukan dari bahu dengan satu tangan untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya.

Berat peluru yang digunakan dalam perlombaan adalah 7,25 kilogram untuk lelaki dan 4 kilogram untuk perempuan.

Gaya tolak peluru yang sering digunakan pada tolak peluru, yaitu gaya lama atau gaya ortodoks dan gaya baru atau gaya O`Brian. Jika ada gaya lain hanyalah merupakan variasi dari kedua gaya tersebut.

Tujuan tolak peluru adalah menolak sejauh-jauhnya untuk memperoleh prestasi yang optimal. Untuk mencapai tolakan yang jauh, seorang atlet harus memahami dan menguasai teknik tolak peluru.

Prinsip dasar tolak peluru ada empat macam, yaitu memegang peluru, sikap badan saat akan menolakkan peluru, cara menolakkan peluru, dan sikap badan setelah menolakkan peluru.

2. Melompat jauh

Lompat adalah istilah yang digunakan dalam cabang olahraga atletik, yaitu melakukan tolakan dengan satu kaki. Baik untuk nomor lompat jauh, lompat tinggi, lompat jangkit, maupun lompat tinggi galah.

Untuk memperoleh suatu hasil yang optimal dalam lompat jauh, selain pelompat tersebut harus memiliki kekuatan, daya ledak, kecepatan, ketepatan, kelentukan, dan koordinasi gerakan, juga harus memahami dan menguasai gerak dasar untuk melakukan gerakan lompat jauh.

Tahapan-tahapan dalam melakukan lompat jauh ada empat tahap, yakni awalan atau ancang-ancang, tolakan atau tumpuan, sikap badan di udara, dan sikap mendarat.

3. Lari jarak pendek

Perlombaan lari jarak pendek dalam dunia atletik sering disebut sebagai lari sprint atau lari cepat. Seorang pelari jarak pendek biasanya dipanggil dengan sebutan sprinter.

Lari jarak pendek yang diperlombakan pada event internasional, jika diadakan di lapangan terbuka atau outdoor, meliputi nomor lari 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.

Lari jarak pendek yang dilombakan di lapangan tertutup atau indoor meliputi, lari 50 meter, 60 meter, 200 meter, dan 400 meter.

Lari cepat ialah lari yang diperlombakan dengan cara berlari secepat-cepatnya atau sprint yang dilaksanakan di dalam lintasan lari menempuh jarak 100 meter, 200 meter dan 400 meter.

Lari cepat dapat dilakukan baik oleh pelari putra maupun putri. Di dalam lomba lari cepat setiap pelari tidak diperbolehkan keluar lintasannya masing-masing.

Kunci pertama yang harus dikuasai oleh pelari jarak pendek atau sprint adalah start atau pertolakan.

Keterlambatan atau ketidaktelitian pada waktu melakukan start sangat merugikan pelari jarak pendek atau sprinter.

Oleh sebab itu, cara melakukan start yang baik harus benar-benar diperhatikan dan dipelajari serta dilatih secermat mungkin.

4. Jalan cepat

Pada olahraga jalan cepat tidak diperkenankan langkah melayang atau membuat lompatan. Menurut aturan, kaki pejalan cepat harus tetap di atas tanah dan sekurang-kurangnya satu kaki harus selalu menginjak tanah.

Jalan cepat diadakan pada tahun 1867 di London. Pada tahun 1912 jalan cepat 10 kilometer diselenggarakan pada lintasan sebagai salah satu nomor olimpiade tahun 1976 tercantum nomor jalan cepat 20 kilometer, yang sejak 1956 dipertandingkan dalam olimpiade.

Tetapi pada olimpiade tahun 1980 di Mokswa, jalan cepat 50 kilomwtwe dicantumkan lagi dalam nomor perlombaan.

Pada tahun-tahun terakhir ini perlombaan jalan cepat mulai banyak penggemarnya dan dibicarakan. Dalam olimpiade modern perlombaan jalan cepat 20 kilometer, dan 50 kilometer telah lama menjadi nomor yang selalu diperlombakan.

Di Indonesia perlombaan jalan cepat sebagai nomor yang diperlombakan pada kejuaraan nasional atletik tahun 1978. Jarak yang diperlombakan ialah untuk perempuan: 5 kilometer dan 10 kilometer, dan untuk lelaki: 10 kilometer dan 20 kilometer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PON Papua: Jawa Barat Juara Umum Cabang Atletik

PON Papua: Jawa Barat Juara Umum Cabang Atletik

Sport | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 12:54 WIB

Rebut Medali Emas di PON Perdananya, Arnoldus: Papua Bisa!

Rebut Medali Emas di PON Perdananya, Arnoldus: Papua Bisa!

Sport | Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:17 WIB

Perolehan Medali Emas Kontingen Banten Bertambah, Disumbang Cabor PON 2021 Atletik

Perolehan Medali Emas Kontingen Banten Bertambah, Disumbang Cabor PON 2021 Atletik

Banten | Selasa, 12 Oktober 2021 | 23:54 WIB

Terkini

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB