Ingin Kurus dan Langsing, Remaja Putri Malah Rentan Anemia karena Salah Diet

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 18:14 WIB
Ingin Kurus dan Langsing, Remaja Putri Malah Rentan Anemia karena Salah Diet
ilusrasi anemia. (Shutterstock)

Suara.com - Kesalahan dalam melakukan diet bisa berujung pada meningkatnya risiko anemia yang dialami remaja putri.

Inilah yang menjadi alasan Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan UNICEF meluncurkan program Aksi Bergizi sebagai upaya memberikan literasi kesehatan pada remaja.

“Banyak remaja putri yang melakukan diet ketat karena tidak ingin menjadi gemuk. Terkadang, kondisi seperti ini justru membuat mereka kekurangan gizi dan mengalami anemia,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani di Yogyakarta.

Menurut dia, anemia pada remaja putri akan memberikan dampak kurang baik pada kondisi kesehatan, bahkan prestasi di sekolah.

Ilustrasi Remaja Putri. (pexels.com/Limuel Gonzales)
Ilustrasi Remaja Putri. (pexels.com/Limuel Gonzales)

Selain itu, saat remaja putri tersebut menginjak usia dewasa dan menikah, kemudian hamil, kondisi anemia juga bisa menimbulkan dampak pada pertumbuhan dan perkembangan janin.

“Janin berpotensi tidak berkembang optimal, bahkan bisa menyebabkan komplikasi pada kehamilan dan persalinan yang berbahaya, karena bisa menyebabkan kematian ibu atau bayi dan bayi yang dilahirkan bisa mengalami stunting,” katanya.

Oleh karenanya, lanjut Emma, melalui program Aksi Bergizi tersebut, remaja putri melalui siswa yang menjadi kader di sekolah diajak untuk mengenal pola makan yang baik melalui Isi Piringku yang mencakup keseimbangan untuk kebutuhan makanan pokok, lauk pauk, buah, dan sayuran.

Berdasarkan skrining anemia pada 2019 di 10 sekolah di Kota Yogyakarta dengan sasaran 1.500 siswa, diketahui 23 persen diantaranya mengalami anemia.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta juga berupaya melakukan pencegahan anemia dengan suplementasi tablet tambah darah sejak 2014.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan Pemerintah Kota Yogyakarta sudah memiliki Peraturan Wali Kota Yogyakarta Nomor 41 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Daerah Mempersiapkan Generasi Unggul melalui Program 8.000 Hari Pertama Kehidupan.

“Peraturan wali kota tersebut merupakan kelanjutan dari program nasional 1.000 hari pertama kehidupan,” katanya.

Dengan program 8.000 hari pertama kehidupan, diharapkan status atau kondisi anak dimulai dari dalam kandungan hingga berusia 19 tahun selalu dalam kondisi yang baik.

“Kekurangan gizi bisa saja tidak disebabkan karena kondisi ekonomi, tetapi bisa juga disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat, seperti diet yang berlebihan atau banyak makan makanan yang tidak sehat,” katanya.

Oleh karenanya, lanjut Heroe, anak dan remaja perlu dikenalkan dengan pola makanan bergizi seimbang agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

“Atur pola makan yang baik. Makan sesuai kebutuhan tubuh, bukan makan makanan yang tidak dibutuhkan tubuh. Siswa yang menjadi kader gizi di sekolah perlu terus mengingatkan teman-temannya untuk selalu makan dengan gizi seimbang,” katanya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Tayang 11 Mei, Yeri dan Kang Sang Jun Bintangi Drakor Remaja Azure Spring

Tayang 11 Mei, Yeri dan Kang Sang Jun Bintangi Drakor Remaja Azure Spring

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 13:20 WIB

Bikin Bangga, 6 Remaja Indonesia Tampil Menembus Panggung Megah Carnegie Hall di New York

Bikin Bangga, 6 Remaja Indonesia Tampil Menembus Panggung Megah Carnegie Hall di New York

Entertainment | Senin, 13 April 2026 | 11:48 WIB

5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Remaja, Wajah Bersih Bebas Jerawat

5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Remaja, Wajah Bersih Bebas Jerawat

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 13:17 WIB

Urutan Skincare Pagi untuk Remaja, Cek 6 Rekomendasinya yang Cocok Buat Anak Sekolah

Urutan Skincare Pagi untuk Remaja, Cek 6 Rekomendasinya yang Cocok Buat Anak Sekolah

Lifestyle | Minggu, 05 April 2026 | 18:25 WIB

Urutan Skincare Pagi untuk Remaja Sekolah, Murah dan Bikin Wajah Cerah

Urutan Skincare Pagi untuk Remaja Sekolah, Murah dan Bikin Wajah Cerah

Lifestyle | Minggu, 05 April 2026 | 11:20 WIB

If Wishes Could Kill, Drama Horor Remaja Pertama Netflix Tayang 24 April

If Wishes Could Kill, Drama Horor Remaja Pertama Netflix Tayang 24 April

Your Say | Rabu, 01 April 2026 | 07:45 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

PP TUNAS Segera Berlaku, Orang Tua Perlu Tahu Risiko Privasi Data Anak di Internet

PP TUNAS Segera Berlaku, Orang Tua Perlu Tahu Risiko Privasi Data Anak di Internet

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:47 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB