Studi Tunjukkan Bukti Vaksin Covid-19 Efektif Cegah Infeksi Ulang Lebih Parah

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 25 Oktober 2021 | 11:14 WIB
Studi Tunjukkan Bukti Vaksin Covid-19 Efektif Cegah Infeksi Ulang Lebih Parah
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)

Suara.com - Seseorang yang sudah divaksinasi Covid-19 dua dosis dan sembuh dari infeksi parah kemungkinan berisiko lebih rendah untuk terinfeksi ulang.

Hasil penelitian dari Sciene Advances itu membandingkannya dengan penyintas Covid-19 bergejala lebih ringan. Analisis mencakup sampel serum darah dari 69 pasien Covid-19 dan 50 petugas kesehatan yang divaksinasi lengkap di Belanda.

Kemudian, ditemukan bahwa serum dari semua subjek penelitian itu menunjukkan penurunan respon terhadap alpha, beta, dan varian gamma dibandingkan dengan strain asli.

"Kami terkejut melihat seberapa baik vaksin yang dipelajari di sini mengenali semuanya varian, itu benar-benar bukti seberapa baik vaksin SARS-CoV-2 bekerja," kata Tom Caniels, seorang mahasiswa Ph.D. di Universitas Amsterdam Medical Centers (UMC) dan salah satu penulis pertama penelitian tersebut, dikutip dari AAAS.org.

Para peneliti mengatakan, orang yang belum divaksinasi dan hanya mengandalkan antibodi dari kesembuhan kasus ringan Covid-19, masih berisiko sakit parah jika kembali terinfeksi.

"Pesan utama untuk orang-orang yang pernah sakit Covid-19 ringan tetapi sedang berdebat apakah akan mengambil suntikan, cukup sederhana, dapatkan vaksin," kata Caniels. 

"Kami jelas menunjukkan bahwa orang-orang ini memiliki tingkat antibodi yang lebih rendah daripada mereka yang sakit parah atau mereka yang divaksinasi lengkap," imbuhnya.

Menurut Caniels, antibodi yang lebih rendah juga tidak cukup mampu untuk mengenali varian virus corona SARS Cov-2 lainnya.

Penelitian itu dilakukan sebelum varian delta menjadi dominan di seluruh dunia. Caniels dan rekannya berencana memperluas penelitian untuk menilai varian tersebut.

"Kami memiliki beberapa data awal tentang beberapa vaksin yang berbeda, dan tampaknya delta tidak memengaruhi titer antibodi daripada varian mana pun yang dipelajari di sini. Vaksin saat ini masih bekerja sangat baik untuk melindungi tubuh dari delta," kata Caniels.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mampu Tangani Anak yang Terdampak Covid-19, Unicef Apresiasi Pemprov Jateng

Mampu Tangani Anak yang Terdampak Covid-19, Unicef Apresiasi Pemprov Jateng

Jawa Tengah | Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:23 WIB

Jumlah Pasien Covid-19 di Bantul yang Sembuh Melonjak Hingga 97,09 persen

Jumlah Pasien Covid-19 di Bantul yang Sembuh Melonjak Hingga 97,09 persen

Jogja | Minggu, 24 Oktober 2021 | 20:35 WIB

Pasien Positif Covid-19 di Batam Tinggal Tujuh Orang

Pasien Positif Covid-19 di Batam Tinggal Tujuh Orang

Batam | Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:35 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB