alexametrics

Kista Bikin Lelaki Ini Punya Ginjal Terberat di Dunia, Beratnya Sampai 33 Kilogram!

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi
Kista Bikin Lelaki Ini Punya Ginjal Terberat di Dunia, Beratnya Sampai 33 Kilogram!
Ilustrasi ginjal dalam tubuh manusia. [shutterstock]

Ginjal milik Higgs diukur dengan cara menimbang cairan yang masuk dengan yang keluar.

Suara.com - Akibat penyakit ginjal polikistik, seorang lelaki di Inggris memiliki ginjal terberat di dunia yang kini berhasil menjalani operasi pengangkatan.

Adalah Warren Higgs, lelaki berusia 54 tahun hidup dengan mengidap penyakit ginjal polikistik, yang membuat ginjalnya ditumbuhi kista hingga ukurannya membesar.

Kondisi ini menyebabkan dirinya kesulitan mengonsumsi makan makanan padat, dan ginjalnya mulai menghancurkan perut, paru hingga jantungnya.

Setelah menjalani operasi pengangkatan ginjal di Rumah Sakit Churchill Oxford, diketahui ginjal tersebut memiliki berat 74 pon atau sekitar 33,5 kilogram.

Baca Juga: Ilmuwan Sukses Cangkok Ginjal Babi pada Tubuh Manusia

"Ahli bedah sudah mengkonfirmasi semuanya, dan kami berhasil mengalahkan rekornya, setelah diukur," ujar Higgs mengutip Insider, Senin (25/10/2021).

Ginjal milik Higgs diukur dengan cara menimbang cairan yang masuk dengan yang keluar.

Akibat mengidap penyakit ini, Higgs yang seorang mantan akuntan itu menyebutkan bahwa ia hidup berkat cuci darah setiap dua hari sekali, dan ia berharap bisa bergabung sebagai daftar tunggu transplantasi ginjal di tahun depan.

Setelah operasi pengangkatan sukses, Higgs sudah mulai berani pergi ke gym, bahkan disebut ia akan melakukan triathlon pada 2022 mendatang menggunakan sepeda listrik berbaring crowdfunded.

Sebelum operasi dilakukan, bukan berarti Higgs tidak mendapatkan hambatan, bahkan ia merasakan sakit yang teramat sangat hingg membuatnya menderita. Higgs harus mengonsumsi morfin setiap harinya untuk mengatasi rasa sakit tersebut.

Baca Juga: Studi Baru: Transplantasi Organ Babi ke Manusia Menampakkan Hasil

"Penyakit ini mengerikan, sangat menyakitkan, dan sulit untuk sembuh. Saya menyarankan siapapun yang memilikinya disarankan untuk mengubah gaya hidup untuk menjaganya, karena rasanya sangat sakit dan saya tidak berbohong," katanya.

Komentar