Studi AS: Kecemasan dan Depresi pada Ibu Hamil Meningkatkan Risiko Operasi Caesar

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 25 Oktober 2021 | 11:39 WIB
Studi AS: Kecemasan dan Depresi pada Ibu Hamil Meningkatkan Risiko Operasi Caesar

Suara.com - Gangguan suasana hati dan gangguan kecemasan telah dikaitkan berbagai hal negatif untuk kesehatan. Bahkan, keduanya bisa memengaruhi hasil kehamilan yang merugikan seperti berat badan bayi lahir rendah dan kelahiran prematur.

Sebuah studi baru di Michigan Medicine menemukan bahwa depresi dan kecemasan mungkin juga terkait dengan tingkat yang lebih tinggi secara signifikan untuk operasi caesar pertama kali. Risiko ini terjadi di antara wanita yang berisiko rendah untuk operasi caesar.

"Temuan kami memperkuat pentingnya mengidentifikasi dan mengobati depresi perinatal dan gangguan kecemasan yang lebih baik pada wanita hamil," kata penulis senior Vanessa Dalton, MD, MPH, dokter kandungan ginekolog di University of Michigan Health Von Voigtlander Women's Hospital, dikutip dari Science Daily.

Ia mengatakan sangat penting untuk lebih memahami bagaimana gangguan suasana hati ini meningkatkan kemungkinan kelahiran melalui operasi caesar.

Di mana prosedur ini memiliki konsekuensi kesehatan jangka pendek dan jangka panjang untuk ibu hamil dan bayi mereka.

Ilustrasi ibu hamil (pixbay)
Ilustrasi ibu hamil (pixbay)

Untuk studi ini, peneliti menganalisis data nasional untuk 360.225 rawat inap persalinan di antara wanita berusia 15-44 antara 2008 dan 2017, sebanyak 24% mengalami persalinan pertama kali melalui operasi caesar.

Studi yang muncul di Health Affairs adalah salah satu penelitian terbesar yang mendokumentasikan hubungan antara gangguan suasana hati dan kecemasan yang sudah ada sebelumnya dengan operasi caesar pertama kali di antara wanita hamil berisiko rendah.

Penelitian sebelumnya tentang hubungan ini terbatas, sering kali termasuk pasien yang pernah melahirkan secara caesar atau yang mungkin belum didiagnosis dengan gangguan mood perinatal.

"Ada pengakuan yang berkembang bahwa kesehatan mental sangat penting selama masa kehamilan. Risiko bunuh diri ibu sangat tinggi pada tahun setelah melahirkan," kata Dalton.

Kecemasan dan depresi memiliki banyak konsekuensi negatif lainnya bagi perempuan dan anak-anak mereka, kata Dalton, termasuk hasil kelahiran yang merugikan, tingkat morbiditas ibu yang lebih tinggi, dan kehilangan pendapatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lompat ke Sungai Cileungsi Diduga Karena Depresi, EH Ditemukan Meninggal Dunia

Lompat ke Sungai Cileungsi Diduga Karena Depresi, EH Ditemukan Meninggal Dunia

Bogor | Senin, 25 Oktober 2021 | 09:18 WIB

Benarkah Malas Dandan Tanda Ibu Hamil Bayi Laki-laki?

Benarkah Malas Dandan Tanda Ibu Hamil Bayi Laki-laki?

Lifestyle | Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:07 WIB

Studi: Penyintas Covid-19 yang Menderita Depresi Bisa Disembuhkan dengan Obat Antidepresan

Studi: Penyintas Covid-19 yang Menderita Depresi Bisa Disembuhkan dengan Obat Antidepresan

Health | Senin, 25 Oktober 2021 | 05:30 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB