Moderna Laporkan Vaksin Covid-19 Buatannya Aman Diberikan Untuk Anak 6-11 Tahun

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:48 WIB
Moderna Laporkan Vaksin Covid-19 Buatannya Aman Diberikan Untuk Anak 6-11 Tahun
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (pixabay)

Suara.com - Vaksin Covid-19 jenis Moderna dikatakan aman diberikan kepada anak usia 6-11 tahun. Perusahaan mengatakan, jumlah suntikan yang diberikan dalam dosis rendah.

Penelitian dilakukan dengan menguji dua suntikan kepada anak-anak berusia 6 hingga 11 tahun, yang diberikan dalam jarak satu bulan. Masing-masing suntikan mengandung setengah dosis untuk orang dewasa.

Hasil awal menunjukkan anak-anak yang divaksinasi mengembangkan antibodi penangkal virus yang serupa dengan tingkat yang dihasilkan orang dewasa muda setelah vaksinasi penuh, kata Moderna dalam rilis berita, dikutip dari Fox News.

Penelitian itu melibatkan 4.753 anak usia 6 hingga 11 tahun yang mendapat vaksin. Moderna mengatakan efek samping yang terjadi pada anak-anak yang divaksinasi hampir serupa seperti yang dirasakan orang dewasa. Seperti, kelelahan, sakit kepala, demam, dan nyeri di tempat suntikan.

Meski begitu, penelitian tersebut dinilai terlalu kecil untuk menemukan efek samping yang sangat langka, seperti peradangan jantung yang kadang-kadang terjadi setelah disuntik vaksin Moderna atau Pfizer, yang terjadi pada kebanyakan pria muda.

Moderna tidak merilis rincian lebih lanjut dan belum menyerahkan datanya ke jurnal ilmiah. Perusahaan asal Amerika Serikat itu baru berencana untuk membagikan hasil sementara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dan regulator global.

Penelitian saat ini masih berlangsung dan perusahaan tidak dapat menghitung efektivitas vaksin dalam mencegah infeksi pada anak-anak kecuali ada kasus Covid-19 yang cukup untuk membandingkan tingkat antara peserta yang divaksinasi dan yang tidak divaksinasi.

FDA juga belum memutuskan apakah vaksin moderna bisa diberikan untuk kelompok usia 12 sampai 17 tahun, meskipun beberapa negara telah memberikan suntikan vaksin Moderna untuk remaja.

Tetapi AS diperkirakan akan mulai memvaksinasi anak-anak di bawah 12 tahun sekitar bulan depan, jika FDA menghapus dosis rendah vaksin Pfizer untuk anak berusia 5 hingga 11 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Alami Ulkus Vagina Usai Suntik Vaksin Covid-19, Ini Kata Dokter!

Wanita Alami Ulkus Vagina Usai Suntik Vaksin Covid-19, Ini Kata Dokter!

Health | Selasa, 26 Oktober 2021 | 09:30 WIB

Suntik Vaksin Covid-19, Wanita Ini Lumpuh karena Efek Samping Langka!

Suntik Vaksin Covid-19, Wanita Ini Lumpuh karena Efek Samping Langka!

Health | Selasa, 26 Oktober 2021 | 09:17 WIB

Studi: Covid-19 Berisiko Picu Masalah Neurologis, Termasuk Bell's Palsy

Studi: Covid-19 Berisiko Picu Masalah Neurologis, Termasuk Bell's Palsy

Health | Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:23 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB