Jadi Sarang Bakteri, Kapan Spons Cuci Piring Harus Diganti?

Yasinta Rahmawati

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:30 WIB
Jadi Sarang Bakteri, Kapan Spons Cuci Piring Harus Diganti?
Spons cuci piring. (Pixabay)

Suara.com - Sabun dan spons cuci piring menjadi dua benda wajib di dapur. Keduanya penting untuk membersihkan piring, sendok garpu, peralatan dapur, dan peralatan memasak.

Namun coba ingat kembali, kapan terakhir kali Anda mengganti spons cuci piring?

Mungkin banyak yang belum tahu bahwa spons cuci piring adalah benda yang perlu sering diganti, seperti sikat gigi.

Sebab menurut WebMD, spons cuci piring adalah alat pembersih yang efektif sekaligus rumah yang sempurna untuk kuman berkumpul.

Sebuah penelitian dalam Scientific Reports edisi Juli 2017 menunjukkan bahwa spons cuci piring menyimpan lebih banyak kuman daripada toilet.

Para peneliti mencatat ada 362 jenis bakteri yang ditemukan bersembunyi di celah-celah spons cuci piring. Sekitar 5,5 triliun serangga mikroskopis per spons cuci piring ditemukan.

Spons cuci piring. (Pixabay)
Spons cuci piring. (Pixabay)

Segala macam kuman yang menyeramkan dan merayap mengintai di celah-celah spons dapur, jelas penulis studi Markus Egert, PhD, profesor mikrobiologi dan kebersihan di Universitas Furtwangen di Schwenningen, Jerman.

"Kita berbicara tentang bakteri, archaea, jamur, protozoa, alga, dan virus. Tapi, bakteri yang paling melimpah," katanya, dikutip dari The Healthy.

Spons cuci piring menjadi rumah yang sempurna untuk bakteri karena biasanya dibiarkan basah, disimpan di tempat yang hangat, memiliki pori-pori yang besar, dan mengandung banyak sisa makanan.

baca juga

Saran Egert, gantilah spons cuci piring setiap satu hingga dua minggu. Spons juga lebih baik segera dibuang jika mulai mengeluarkan bau asam dan berjamur.

Agar tidak dihinggapi banyak bakteri, setelah mencuci tiriskan spons agar mengering, Sebab semakin kering, maka semakin kecil kemungkinannya untuk menampung bakteri dan kuman lainnya.

Anda juga bisa menggunakan alat lain untuk mencuci piring seperti spons yang terbuat dari silikon maupun sikat gosok. Keduanya tidak memiliki banyak pori-pori sehingga meminimalisir lingkungan lembap untuk pertumbuhan bakteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kena Bakteri di Kulit, Kaki Marshel Widianto Membengkak

Kena Bakteri di Kulit, Kaki Marshel Widianto Membengkak

Entertainment | Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:22 WIB

Gegara Semprotan Aromaterapi yang Mengandung Bakteri, 4 Orang Terkena Melioidosis

Gegara Semprotan Aromaterapi yang Mengandung Bakteri, 4 Orang Terkena Melioidosis

Health | Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:19 WIB

Ada Wabah Infeksi Bakteri di Pasar Basah Hong Kong, Masyarakat Ketakutan

Ada Wabah Infeksi Bakteri di Pasar Basah Hong Kong, Masyarakat Ketakutan

Health | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 17:09 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×