70 Persen Pasien Kanker Payudara Terlambat Dapat Pengobatan, Menkes Imbau Hal Ini

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:00 WIB
70 Persen Pasien Kanker Payudara Terlambat Dapat Pengobatan, Menkes Imbau Hal Ini
Ilustrasi kanker payudara

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin mengajak masyarakat untuk semakin peduli dan sadar akan risiko kanker payudara. Ia menyebutkan kalau kanker payudara termasuk jenis kanker yang paling banyak dialami perempuan Indonesia.

"Juga merupakan kanker terbanyak pada perempuan dengan kasus baru mencapai 65.800 kasus dan kematian sebesar 22.443 orang tahun 2020," kata Budi dalam webinar Bulan Peduli Kanker Payudara yang diselenggaran Kemenkes, Selasa (26/10/2021). 

Selain itu, 60-70 persen pasien kanker payudara di Indonesia diagnosis pada stadium lanjut , antara stadium 3 atau 4. Padahal, kanker payudara bisa dideteksi sejak dini secara mandiri melalui tindakan SADARI atau periksa payudara sendiri.

Ilustrasi kanker payudara. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi kanker payudara. (Dok : Istimewa)

Budi mengatakan, jika kanker payudara terlambat ditangani maka beban pembiayaan juga akan semakin meningkat, pengobatan makin sulit, dan harapan kesembuhan juga menipis.

"Hal ini perlu menjadi perhatian kita semua untuk melakukan penanggulangan kanker payudara secara komprehensif mulai dari promosi kesehatan, pencegahan, pengobatan, rehabilitatif, hingga variatif," ucapnya.

Bukan hanya menjadi tugas pemerintah dalam pencegahan dan pengendalian kanker payudara. Tapi juga diperlukan peran dari berbagai sektor, baik swasta, pendidikan, organisasi profesi, juga organisasi masyarakat untuk ikut berperan dalam penanggulan kasus kanker payudara.

Khususnya, Budi mengajak para tokoh masyarakat perempuan dapat saling berbagi pengalaman juga edukasi mengenai kanker payudara.

"Saya harap tokoh perempuan dapat berbagi pengalaman untuk memaksimalkan perannya dalam keikutsertaan perempuan untuk melakukan deteksi dini kanker payudara melalui periksa payudara sendiri atau SADARI," ucapnya.

"Saya yakin dan percaya bahwa dengan kerjasama penanggulangan kanker payudara melalui kampanye SADARI di Indonesia akan berjalan dengan baik dan optimal. Sehingga angka kesakitan dan kematian kanker payudara di Indonesia bisa dicegah," pungkas Budi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Budi Gunadi: Masyarakat Adat Berhak Dapat Vaksin Covid-19

Menkes Budi Gunadi: Masyarakat Adat Berhak Dapat Vaksin Covid-19

Health | Selasa, 26 Oktober 2021 | 13:46 WIB

Pemerintah Berupaya Impor Obat Covid-19 Molnupiravir Dari Amerika

Pemerintah Berupaya Impor Obat Covid-19 Molnupiravir Dari Amerika

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 19:09 WIB

Menkes: Indonesia Dipuji Amerika Karena Vaksinasi Hingga 2,3 Juta Per Hari

Menkes: Indonesia Dipuji Amerika Karena Vaksinasi Hingga 2,3 Juta Per Hari

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 18:52 WIB

Terkini

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

×