Bukti Baru bahwa Virus Corona Menyerang Otak: Kematian Sel & Penyumbatan Aliran Darah

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 26 Oktober 2021 | 19:20 WIB
Bukti Baru bahwa Virus Corona Menyerang Otak: Kematian Sel & Penyumbatan Aliran Darah
Penampakan SARS-CoV-2 di saluran pernapasan (New England Journal of Medicine)

Suara.com - Sekelompok peneliti yang menerbitkan studinya di Nature Neuroscience menemukan bahwa virus corona juga menyerang sel-sel endotel otak. Mereka mempelajari dampak SARS-CoV-2 terhadap neurologis manusia.

Selama ini penderita Covid-19 mengalami gejala hilangnya kemampuan indera penciuman maupun perasa. Bahkan, beberapa mengalami kabut otak. Ada juga penderita yang mengalami stroke atau kejang, dan banyak juga yang mengalami kebingungan.

Tapi, hingga kini belum ada bukti fisik bahwa SARS-CoV-2 menyerang sel-sel di otak, membuat para peneliti berasumsi bahwa gejala tersebut adalah akibat peradangan di otak sebagai respons terhadap infeksi.

Berangkat dari masalah ini, peneliti yang berafiliasi dengan sejumlah besar institusi di Jerman, Prancis, dan Spanyol, melihat bahwa virus corona menyerang sel endotel di lapisan kapiler yang membentuk blood-brain barrier atau sawar darah otak (penghalang antara darah dengan sistem saraf pusat).

COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

Itu adalah bukti pertama dari dampak langsung virus corona pada pembuluh darah di otak. Hasil dari serangan ini adalah kematian sel dan penyumbatan aliran darah ke otak.

Studi ini dilakukan dengan mempelajari sel-sel endotel di pembuluh darah otak, sel-sel yang melapisi kapiler di sawar darah otak pada pasien Covid-19 yang sudah meninggal.

Menurut laporan Medical Xpress, peneliti menemukan bukti adanya sel-sel mati. Ini adalah kapiler yang tidak dapat dilaui darah, menyebabkan kerusakan di otak akibat kekurangan oksigen dan glukosa.

Lebih khusus lagi, mereka menemukan bahwa virus dapat memecah protein dalam sel endotel, yang mengakibatkan kematian sel dan hancurnya pembuluh darah (prosesnya disebut nekroptosis).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ed Sheeran Terpapar Virus Corona, Kondisinya Begini Sekarang

Ed Sheeran Terpapar Virus Corona, Kondisinya Begini Sekarang

Banten | Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:10 WIB

Virus Corona Ngamuk, Peneliti Inggris Teliti Sub-Varian Delta

Virus Corona Ngamuk, Peneliti Inggris Teliti Sub-Varian Delta

Health | Senin, 25 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Hits: Penurunan Imunitas pada Orang yang Telah Divaksinasi, Sub Varian Baru Virus Corona

Hits: Penurunan Imunitas pada Orang yang Telah Divaksinasi, Sub Varian Baru Virus Corona

Health | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 21:59 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB