Benarkah Kebanyakan Makan Kayu Manis Bisa Sebabkan Keracunan? Ini Faktanya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 27 Oktober 2021 | 15:00 WIB
Benarkah Kebanyakan Makan Kayu Manis Bisa Sebabkan Keracunan? Ini Faktanya!
Kayu manis (Pixabay/Daria-Yakovleva)

Suara.com - Sejak pandemi virus corona Covid-19, kebiasaan orang mengonsumsi kayu manis cukup meningkat. Karena, orang-orang percaya kayu manis bisa meningkatkan kekebalan hingga menambah rasa manis alami pada makanan.

Banyak orang juga percaya kayu manis bisa memberikan sejumlah manfaat kesehatan. Tapi dilansir dari Times of India, seorang TikToker mengklaim bahwa beberapa rempah-rempah bisa menyebabkan masalah kesehatan, termasuk kayu manis.

Meskipun tak biasanya bumbu dapur menyebabkan masalah kesehatan, para ahli mengatakan bahwa konsumsi kayu manis dalam jumlah besar bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Seorang pengguna TikTok ini mengaku sudah terobsesi mengonsumsi kayu manis pada 2015 silam. Saat itu, ayahnya sudah berulang kali mengingatkannya untuk jangan mengonsumsi rempah-rempah dalam jumlah yang berlebihan.

Setelah setahun, dia mulai mengalami masalah kesehatan, termasuk pusing dan hipoglikemia atau gula darah rendah. Setelah itu, ia memutuskan berhenti makan kayu manis.

Ilustrasi Kayu Manis. (pixabay)
Ilustrasi Kayu Manis. (pixabay)

Semua orang pasti tahu bahwa kayu manis memiliki rasa dan aroma yang khas serta manfaat kesehatannya. Ada berbagai jenis kayu manis, tetapi satu varietas yang biasa dijual adalah kulit kayu kering bernama cassia cinnamon.

Karena, beberapa jenis kayu manis memiliki kadar kumarin yang tinggi, zat yang terkait dengan toksisitas hati. Penggunaan kayu manis cassia dalam waktu lama bisa menjadi masalah bagi orang yang sensitif dengan penyakit hati.

Sehingga, konsumsi kayu manis dalam waktu lama bisa menyebabkan masalah pencernaan umum dan reaksi alergi. Anda bisa membatasi konsumsi kayu manis cassia sekitar 0,1 milligram per kilogram berat badan.

Konsumsi kayu manis lebih dari 0,1 milligram per kilogram bisa menyebabkan toksisitas hati. Selain itu, menghirup aroma kayu manis juga bisa mengiritasi paru-paru, menyebabkan reaksi inflamasi dan sesak napas.

Bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, kayu manis cassia memiliki berbagai manfaat kesehatan. Bukan hanya sebagai antioksidan, tetapi juga dapat menurunkan kadar glukosa darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Manfaat Minyak Ikan untuk Kucing, Bisa Mengurangi Gatal-Gatal Alergi

6 Manfaat Minyak Ikan untuk Kucing, Bisa Mengurangi Gatal-Gatal Alergi

Lifestyle | Rabu, 27 Oktober 2021 | 10:14 WIB

Manfaat Sup Rumput Laut dan Alasan Mengapa Sering Dikonsumsi Ibu Hamil

Manfaat Sup Rumput Laut dan Alasan Mengapa Sering Dikonsumsi Ibu Hamil

Lifestyle | Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:55 WIB

4 Manfaat Daun Kumis Kucing, Lengkap dengan Cara Aman Mengolahnya

4 Manfaat Daun Kumis Kucing, Lengkap dengan Cara Aman Mengolahnya

Lifestyle | Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:04 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB