Benarkah Olahraga Basket Bisa Bantu Menambah Tinggi Badan? Ini Faktanya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 09:11 WIB
Benarkah Olahraga Basket Bisa Bantu Menambah Tinggi Badan? Ini Faktanya
Ilustrasi bola basket (Shutterstock).

Suara.com - Banyak pemain basket yang berbadan tinggi, bahkan tingginya bisa di atas rata-rata. Melihat hal itu, mungkin muncul pertanyaan di benak Anda apakah olahraga basket bisa menambah tinggi badan.

Sayangnya, dilansir dari Helathline, hingga saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa bola basket, atau bentuk olahraga apa pun, memainkan peran yang signifikan secara statistik dalam meningkatkan tinggi badan maksimum Anda.

Tinggi badan utamanya ditentukan oleh genetika, dengan faktor lingkungan seperti nutrisi selama masa kanak-kanak dan remaja yang memainkan peran sekunder.

Sehingga, tinggi badan maksimal ditentukan secara genetik tetapi dapat terhambat selama masa kanak-kanak jika asupan nutrisi tidak memadai.

Pertumbuhan tinggi badan didorong oleh tulang yang bertambah panjang. Proses ini terjadi sepanjang masa kanak-kanak dan remaja.

Ilustrasi bola basket. (Shutterstock/razihusin)
Ilustrasi bola basket. (Shutterstock/razihusin)

Pemanjangan tulang terjadi pada lempeng pertumbuhan epifisis, yang merupakan struktur tulang rawan yang terletak di ujung banyak tulang yang berbeda pada anak-anak.

Peningkatan tinggi badan terbesar terjadi terutama selama masa bayi hingga pubertas.

Menjelang akhir masa remaja dan awal masa dewasa, lempeng pertumbuhan mengeras, dan pertumbuhan lebih lanjut dalam panjang tulang berhenti. Jadi, tidak mungkin untuk menambah tinggi badan Anda di masa dewasa.

Namun demikian, masih mungkin untuk meningkatkan lebar dan kepadatan tulang melalui program olahraga dan nutrisi yang tepat.

Meningkatkan kepadatan tulang bermanfaat untuk kesehatan, kekuatan, dan umur panjang Anda, meski tidak mempengaruhi tinggi badan Anda secara keseluruhan.

Walau tidak berpengaruh pada tinggi badan, bermain bola basket menawarkan sejumlah manfaat lain yang menjadikannya kegiatan yang sangat baik untuk remaja dan orang dewasa, seperti:

  • peningkatan massa tubuh tanpa lemak
  • peningkatan kepadatan mineral tulang
  • penurunan tekanan darah rata-rata
  • penurunan persentase lemak tubuh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Bikin Insecure, Prilly Latuconsina Kini Anggap Tinggi Badannya Berkah

Sempat Bikin Insecure, Prilly Latuconsina Kini Anggap Tinggi Badannya Berkah

Entertainment | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 18:07 WIB

5 Cara Menurunkan Darah Tinggi di Usia Muda, Jangan Malas Olahraga!

5 Cara Menurunkan Darah Tinggi di Usia Muda, Jangan Malas Olahraga!

Lifestyle | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 10:31 WIB

6 Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, Salah Satunya Ganti Camilan dengan Menu Ini

6 Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, Salah Satunya Ganti Camilan dengan Menu Ini

Lifestyle | Kamis, 28 Oktober 2021 | 22:25 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB