5 Manfaat Jagung untuk Kesehatan Tubuh, Lengkap dengan Rincian Kandungan Nutrisinya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Suara.com

Senin, 01 November 2021 | 08:00 WIB
5 Manfaat Jagung untuk Kesehatan Tubuh, Lengkap dengan Rincian Kandungan Nutrisinya
Ilustrasi makan jagung. (Shutterstock)

Suara.com - Jagung adalah biji-bijian sereal dari Meksiko Selatan. Jagung memiliki beberapa varietas yang berbeda warnanya. Manfaat jagung bagi kesehatan pun terbilang banyak.

Jagung kaya akan vitamin, mineral penting, serat, dan antioksidan. Semua itu baik untuk jantung, mencegah sembelit, mengontrol diabetes, dan baik untuk kulit. Dilansir dari Organic Facts, berikut manfaat jagung untuk kesehatan yang perlu kamu ketahui.

Kandungan Nutrisi Jagung

Jagung bisa dikonsumsi dalam berbagai olahan, mulai dari jagung rebus, tortilla, sereal, dan lainnya. Jenis jagung manis merupakan varian genetik lain dan memiliki banyak gula dan lebih sedikit pati dalam nutrisinya.

Ilustrasi Jagung Bakar (Unsplah@dom__)
Ilustrasi Jagung Bakar (Unsplah@dom__)

Kalori dalam 100 gram jagung rebus kuning tanpa garam sekitar 96. Menurut USDA National Nutrition Database, jagung tidak hanya menyediakan kalori yang diperlukan untuk metabolisme harian yang sehat, namun juga menjadi sumber yang kaya vitamin A, B, E, K, dan mineral lainnya.

Kandungan serat bagus untuk pencernaan. Antioksidan yang terkandung dalam jagung pun bertindak sebagai agen anti-karsinogenik dan bisa mencegah Alzheimer.

Manfaat Jagung untuk Kesehatan

Dapat Mencegah Sembelit

Kandungan serat dalam satu cangkir cangkir memenuhi 18,4% jumlah hariannya. Serat tinggi ini baik dalam menangani masalah pencernaan seperti sembelit dan wasir.

Serat makanan bagus untuk melunakkan tinja, melancarkan BAB, dan mengurangi mengejan. Proses ini mengurangi risiko sindrom iritasi usus besar dan diare.

Menambah Berat Badan

Jagung kuning dapat menjadi sumber kalori yang kaya dan dijadikan makanan pokok di beberapa tempat. Kandungan kalori jagung manis kuning dan putih adalah 96 kalori per 100 gram. Ini sebabnya manfaat jagung bisa digunakan untuk menambah berat badan dengan cepat.

Ilustrasi makan jagung. (Shutterstock)
Ilustrasi makan jagung. (Shutterstock)

Memberi Mineral Esensial

Jagung mengandung beberapa mineral penting yang baik untuk pertumbuhan dan melawan penyakit, misalnya selenium, fosfor untuk pertumbuhan normal, kesehatan tulang, dan fungsi ginjal yang optimal. Magnesium juga untuk menjaga detak jantung dan meningkatkan kepadatan mineral tulang.

Melindungi Jantung

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Jagung Jika Dikonsumsi Secara Rutin, Salah Satunya Jaga Kestabilan Gula Darah

Manfaat Jagung Jika Dikonsumsi Secara Rutin, Salah Satunya Jaga Kestabilan Gula Darah

Lifestyle | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 12:17 WIB

Viral Wanita Disabilitas Kerja Menguliti Jagung 60 Liter Cuma Digaji Rp 15 Ribu

Viral Wanita Disabilitas Kerja Menguliti Jagung 60 Liter Cuma Digaji Rp 15 Ribu

News | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 09:43 WIB

Viral Wanita Goreng Es Krim Dicampur Jagung, Hasilnya Bikin Penasaran: Sekte Apalagi ini?

Viral Wanita Goreng Es Krim Dicampur Jagung, Hasilnya Bikin Penasaran: Sekte Apalagi ini?

News | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 08:31 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB