IDO Rentan Menyerang Pasien Pascaoperasi, Apa Saja Faktor Risikonya?

M. Reza Sulaiman

Senin, 01 November 2021 | 11:11 WIB
IDO Rentan Menyerang Pasien Pascaoperasi, Apa Saja Faktor Risikonya?
ilustrasi operasi bedah [shutterstock]

Suara.com - Infeksi daerah operasi alias IDO merupakan penyakit yang rentan menyerang pasien pascaoperasi. Apa saja fakto risikonya ya?

Menurut Dr. dr. Warsinggih, Sp.B-KBD, IDO terjadi karena kondisi pasien, faktor lingkungan operasi, dan faktor mikroorganisme.

Dari faktor kondisi pasien, IDO mungkin terjadi jika menderita hiperglikemia (tingginya kadar glukosa dalam darah), gizi buruk, obesitas, gangguan sirkulasi iskemia (kurangnya suplai oksigen ke organ atau jaringan), hipoksia (kekurangan oksigen dalam jaringan), dan hipotermia (suhu tubuh yang rendah).

Pada pasien obesitas, dokter Warsinggih mengatakan risiko IDO dapat meningkat hingga 4 kali lipat. Hal ini karena peningkatan massa lemak dalam tubuh dapat menyebabkan lemahnya sistem imun sehingga rentan terhadap infeksi.

ilustrasi operasi mulut, bibir sumbing [shutterstock]
ilustrasi operasi mulut, bibir sumbing [shutterstock]

"Obesitas merupakan faktor risiko utama sejumlah penyakit yang dapat mempengaruhi keberhasilan operasi," kata dokter Warsinggih.

Sedangkan faktor lingkungan operasi meliputi personel bedah dan operasi emergensi, sementara faktor mikroorganisme meliputi jenis bakteri resisten.

Di lingkungan ruang operasi, kata dokter Warsinggih, personel bedah sebaiknya diminimalisir untuk menurunkan kejadian IDO.

"Hal ini juga sudah diatur dalam Clinical Practice Guidelines (CPG) IDO bahwa maksimal di dalam ruangan kamar operasi hanya 10 personel dan diharapkan tidak ada orang yang mondar-mandir," ujarnya.

Mengenai rekomendasi yang disusun dalam CPG IDO, dokter Warsinggih mengatakan bahwa upaya penurunan kejadian IDO dapat dilakukan dari pra operasi, intra operasi, dan pasca operasi.

baca juga

Saat pra operasi, kata dokter Warsinggih, CPG merekomendasikan untuk menjaga kebersihan daerah operasi dengan mandi menggunakan sabun 24 jam sebelum operasi. Jika diperlukan pencukuran, maka dilakukan di kamar operasi menggunakan clipper.

Untuk pemberian antibiotik, lanjut dia, dilakukan dengan indikasi yang tepat mengikuti pola kuman yang terjadi di rumah sakit, waktu yang tepat, dosis yang tepat, dan jalur yang tepat.

Kemudian, semua spesialis bedah yang terlibat dalam perawatan luka pasca operasi harus memahami dan melakukan pengawasan dalam proses penyembuhan luka termasuk pemilihan balutan pasca bedah.

Terkait perawatan luka pasca operasi, dokter Warsinggih menekankan pentingnya menjelaskan kepada pasien atau keluarganya untuk menjaga kondisi luka operasi agar tetap terjaga dengan baik. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sarawak Operasi Hujan Buatan Usai Kualitas Udara Masuk Level Berbahaya karena Kebakaran Hutan

Sarawak Operasi Hujan Buatan Usai Kualitas Udara Masuk Level Berbahaya karena Kebakaran Hutan

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:22 WIB

Eksploitasi Kemiskinan dalam Film, Menyoal Marketing Operasi Pesta Copet

Eksploitasi Kemiskinan dalam Film, Menyoal Marketing Operasi Pesta Copet

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 19:10 WIB

Autopsy Dead Body Can Talk: Kesaksian Sunyi dari Meja Bedah Sains Forensik

Autopsy Dead Body Can Talk: Kesaksian Sunyi dari Meja Bedah Sains Forensik

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 19:00 WIB

Pratama Arhan Alami Fraktur Phalanx, Persija Berjuang Hadapi Badai Cedera

Pratama Arhan Alami Fraktur Phalanx, Persija Berjuang Hadapi Badai Cedera

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 14:40 WIB

Sering Salah? Ini Aturan Urutan Operasi Hitung yang Benar, Perkalian atau Pembagian Dulu?

Sering Salah? Ini Aturan Urutan Operasi Hitung yang Benar, Perkalian atau Pembagian Dulu?

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 10:51 WIB

Sering Salah? Ini Aturan Urutan Operasi Hitung yang Benar, Perkalian atau Pembagian Dulu?

Sering Salah? Ini Aturan Urutan Operasi Hitung yang Benar, Perkalian atau Pembagian Dulu?

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 10:47 WIB

TPNPB-OPM Klaim Tembak 4 Marinir di Yahukimo, Sebby Sebut Ada Pengerahan Pasukan Pakai Pesawat Sipil

TPNPB-OPM Klaim Tembak 4 Marinir di Yahukimo, Sebby Sebut Ada Pengerahan Pasukan Pakai Pesawat Sipil

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Geledah Banjarmasin dan Banjarbaru, KPK Temukan Dokumen Terkait Dugaan Korupsi Pajak

Geledah Banjarmasin dan Banjarbaru, KPK Temukan Dokumen Terkait Dugaan Korupsi Pajak

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:37 WIB

Dibalik Aksi Copet Massal, Ada "Arsip Zaman" Skena Musik Indonesia di Film Operasi Pesta Copet

Dibalik Aksi Copet Massal, Ada "Arsip Zaman" Skena Musik Indonesia di Film Operasi Pesta Copet

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen

Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Terkini

Emil Audero Cuma Duduk Manis Saat Rayo Vallecano Menang Dramatis Pelatih Buka Suara

Emil Audero Cuma Duduk Manis Saat Rayo Vallecano Menang Dramatis Pelatih Buka Suara

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 20:32 WIB

Kevin Diks Cs Dipermalukan Tim Promosi, Eugen Polanski Terancam Dipecat

Kevin Diks Cs Dipermalukan Tim Promosi, Eugen Polanski Terancam Dipecat

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 20:21 WIB

Detektif Jubun Bagikan Cara Berpikir Investigator di Hadapan Fans Detective Conan

Detektif Jubun Bagikan Cara Berpikir Investigator di Hadapan Fans Detective Conan

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 20:09 WIB

Catatan Unik Nova Arianto: Tak Pernah Juara AFF Konsisten Antar Timnas ke Piala Asia dan Piala Dunia

Catatan Unik Nova Arianto: Tak Pernah Juara AFF Konsisten Antar Timnas ke Piala Asia dan Piala Dunia

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 20:07 WIB

Aksi Nyata Kelompok 04 IPB di Malaysia: Blusukan ke Chow Kit Demi Misi Kemanusiaan

Aksi Nyata Kelompok 04 IPB di Malaysia: Blusukan ke Chow Kit Demi Misi Kemanusiaan

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 20:05 WIB

Ketika Beauty Tools Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Warna Pink Kembali Jadi Favorit

Ketika Beauty Tools Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Warna Pink Kembali Jadi Favorit

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 19:59 WIB

Rumah hingga Mobil Wulan Guritno Dipenuhi Abu Vulkanik Anak Krakatau: Lumayan Tebel

Rumah hingga Mobil Wulan Guritno Dipenuhi Abu Vulkanik Anak Krakatau: Lumayan Tebel

Entertainment | Minggu, 06 September 2026 | 19:56 WIB

Belanja di RiaMiranda Bandung Dapat Hadiah Spesial dari BRI, Cek Caranya!

Belanja di RiaMiranda Bandung Dapat Hadiah Spesial dari BRI, Cek Caranya!

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 19:55 WIB

Anak Tak Bisa Bermain di Luar karena Kabut Asap? Coba 10 Aktivitas Seru Ini

Anak Tak Bisa Bermain di Luar karena Kabut Asap? Coba 10 Aktivitas Seru Ini

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 19:53 WIB

Menilik Sejarah Gunung Anak Krakatau: Lahir dari Letusan Dahsyat 1883 hingga Tragedi Tsunami 2018

Menilik Sejarah Gunung Anak Krakatau: Lahir dari Letusan Dahsyat 1883 hingga Tragedi Tsunami 2018

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 19:50 WIB

×