TPNPB-OPM Klaim Tembak 4 Marinir di Yahukimo, Sebby Sebut Ada Pengerahan Pasukan Pakai Pesawat Sipil

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Senin, 31 Agustus 2026 | 16:30 WIB
TPNPB-OPM Klaim Tembak 4 Marinir di Yahukimo, Sebby Sebut Ada Pengerahan Pasukan Pakai Pesawat Sipil
Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengklaim kelompoknya menembak empat aparat militer Indonesia yang disebutnya sebagai anggota Marinir dalam operasi gabungan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (ist)
baca 10 detik
  • Sebby Sambom mengklaim kelompoknya menembak empat aparat militer Indonesia di Kabupaten Yahukimo pada Jumat, 28 Agustus 2026.
  • TPNPB menuding pemerintah Indonesia mengerahkan pasukan militer menggunakan pesawat sipil ke wilayah Yahukimo pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
  • Sebby mengancam akan mengeksekusi mati pesawat dan pilot sipil yang terbukti melayani kebutuhan aparat militer Indonesia di Papua.

Suara.com - Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengklaim kelompoknya menembak empat aparat militer Indonesia yang disebutnya sebagai anggota Marinir dalam operasi gabungan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Sebby menyebut penembakan itu terjadi di Jalan KPU dan wilayah Kali Biru, Distrik Dekai, Yahukimo, pada Jumat (28/8) lalu.

Klaim tersebut disampaikan Sebby dalam pernyataan yang mengatasnamakan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB. Ia mengatakan laporan mengenai kejadian itu diterima dari Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Mayor Kopitua Heluka.

"Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukumo, Mayor Kopitua Heluka dari medan perang di Yahukumo bahwa kami berhasil menembak 4 aparat militer Indonesia dalam operasi gabungan di Jalan KPU dan wilayah Kali Biru, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukumo pada hari Jumat, 28 Agustus 2026," kata Sebby dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Sebby menyebutkan bahwa operasi tersebut dipimpin Mayor Kopitua Heluka dan Dejang Heluka bersama pasukan TPNPB Kodap III Ndugama-Derakma dari Batalyon WSM di bawah pimpinan Mayor Nabianus Gerebea, Asbrak Koranue, serta pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukumo dari Batalyon Yamue.

Atas klaim tersebut, Sebby mengatakan TPNPB siap bertanggung jawab dan meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengumumkan korban dalam insiden tersebut.

"Kami siap bertanggung jawab penuh sehingga kami menyampaikan kepada Panglima TNI Agus Subyanto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin agar segera menggumumkan seluruh korban yang telah tewas dalam medan perang di Yahukimo," ucapnya.

Tak hanya soal penembakan, Sebby juga menyoroti pergerakan aparat militer Indonesia ke Yahukimo sehari setelah insiden tersebut.

Menurutnya, pada Sabtu (29/8) kemarin telah terjadi pengerahan pasukan militer menggunakan pesawat sipil ke wilayah Yahukimo.

baca juga

Ia menyebutkan bahwa aparat militer Indonesia telah secara sembunyi-sembunyi dipindahkan dari pesawat ke beberapa mobil rantis dengan peralatan tempur dan langsung dibawa ke Markas Militer untuk melakukan operasi dari kampung ke kampung di daerah terpencil yang susah terjangkau dengan jaringan telepon dan internet.

"Sehingga mohon di pantau bersama terkait situasi dan kondisi warga sipil," pintanya.

Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom menyampaikan kondisi terbaru pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens yang disandera. (Tangkap layar)
Juru bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom. (Tangkap layar)

Sebby menuding penggunaan pesawat sipil untuk kepentingan pengerahan militer berpotensi menyeret penerbangan sipil ke dalam konflik bersenjata di Papua.

Ia meminta pemerintah Indonesia menghentikan penggunaan maskapai penerbangan sipil untuk kepentingan militer, khususnya untuk mengangkut pasukan dan logistik militer di Papua.

"Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB juga menegaskan kepada pemerintah Indonesia agar hentikan menggunakan maskapai penerbangan sipil demi kepentingan militer di Papua terutama pendoropan militer dan logistik militer harus di hentikan dan menjunjung tinggi hukum humaniter dalam konflik bersenjata di Tanah Papua," ujarnya.

Sebby menyampaikan kecaman terhadap pesawat dan pilot sipil yang menurutnya diketahui melayani kebutuhan aparat militer Indonesia di Papua.

"Dan kami juga telah kedapatan bahwa banyak maskapai penerbangan sipil yang melayani aparat militer Indonesia di Tanah Papua sehingga seluruh pesawat dan pilot kami siap eksekusi mati kapanpun dan di mana pun jika kedapatan. Hal ini menjadi perhatian serius oleh pemerintah Indonesia serta seluruh pilot yang bertugas," kata Sebby.

Sementara itu, klaim TPNPB mengenai empat aparat militer yang ditembak serta tudingan penggunaan pesawat sipil untuk mengangkut pasukan tersebut masih memerlukan konfirmasi dari pihak TNI dan otoritas terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Minta Peluang Suku Dayak Jadi Prajurit TNI Dibuka Lebar, Menhan Siapkan Privilese

Prabowo Minta Peluang Suku Dayak Jadi Prajurit TNI Dibuka Lebar, Menhan Siapkan Privilese

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Gara-gara Crowded, Polisi Akui Salah Paham Amankan Personel TNI Saat Demo di DPR

Gara-gara Crowded, Polisi Akui Salah Paham Amankan Personel TNI Saat Demo di DPR

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Eks Intel BAIS Wanti-wanti Prabowo: Aksi Agustus Adalah Embrio, Bisa Lanjut atau Jatuh!

Eks Intel BAIS Wanti-wanti Prabowo: Aksi Agustus Adalah Embrio, Bisa Lanjut atau Jatuh!

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 12:06 WIB

3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU

3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:11 WIB

Terkini

Wajah Kusam Cocok Pakai Sunscreen Apa? Begini Cara Memilih dan Rekomendasinya

Wajah Kusam Cocok Pakai Sunscreen Apa? Begini Cara Memilih dan Rekomendasinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru

Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru

Riau | Senin, 14 September 2026 | 14:34 WIB

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

News | Senin, 14 September 2026 | 14:33 WIB

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:23 WIB

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

×