Telah Mendapat Izin Penggunaan di Indonesia, Novavax Berharap Negara Lain Bisa Menyusul

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 04 November 2021 | 15:50 WIB
Telah Mendapat Izin Penggunaan di Indonesia, Novavax Berharap Negara Lain Bisa Menyusul
Vaksin Covid-19 Novavax. [Justin Tallis/AFP]

Suara.com - Novavax Inc berharap regulator vaksin di India, Filipina, dan negara lain memberi keputusan terkait penggunaan vaksin Covid-19 mereka, Covovax, dalam beberapa minggu ke depan.

Selain negara di Asia, perusahaan juga telah mengajukan izin penggunaan darurat vaksin mereka ke Kanada serta European Medicines Agency.

Harapan ini muncul setelah Indonesia menjadi negara pertama yang mengizinkan penggunaan Covavax, pada Senin (1/11/2021).

Vaksin Covovax, oleh Novavax Inc yang berbasis di Gaithersburg, Amerika Serikat (AS), akan diproduksi oleh produsen vaksin terbesar di dunia, yakni Serum Institute in India (SII) kemudian dikirim ke Indonesia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga meninjau pengajuan tersebut dan perusahaan berharap peninjauan akan selesai dalam beberapa minggu mendatang.

Indonesia Kerja Sama dengan Novavax dan AstraZeneca. (Rilis)
Indonesia Kerja Sama dengan Novavax dan AstraZeneca. (Rilis)

Apabila WHO menyutujui penggunaan vaksin mereka, Novavax akan mengirimkan dosis mereka ke COVAX, pemasok vaksin ke negara-negara berpenghasilan rendah.

Berdasarkan laporan Asia One, Novavax dan SII bersama-sama telah membangun komitmen untuk menyediakan lebih dari 1,1 miliar dosis bagi COVAX.

Novavax bersama perusahaan farmasi Jepang, Takeda Pharmaceutical Co, sedang mempersiapkan pengajuan perizinan vaksin Covovax agar dapat digunakan di Jepang awal tahun depan.

Tidak sampai di situ, perusahaan juga telah berdiskusi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), berharap pengajuan penuh diberikan dalam beberapa minggu ke depan.

Sebelumnya, Novavax sempat menunda pengajuan perizinan ke AS. Media Politico mengatakan perusahaan menghadapi masalah produksi dan kulitas pada bulan lalu.

Hasil uji klinis besar di AS menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 Novavax terbukti lebih dari 90% efektif melawan berbagai varian virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Novavax Klaim Vaksinnya Sudah Kantongi Izin Darurat di Indonesia

Novavax Klaim Vaksinnya Sudah Kantongi Izin Darurat di Indonesia

Health | Senin, 01 November 2021 | 22:54 WIB

India Bolehkan Vaksin Novavax Disuntik ke Anak 7-11 Tahun

India Bolehkan Vaksin Novavax Disuntik ke Anak 7-11 Tahun

Health | Rabu, 29 September 2021 | 07:15 WIB

Uji Coba Fase 3: Vaksin Novavax Terbukti Efektif 90,4 Persen untuk Virus Corona

Uji Coba Fase 3: Vaksin Novavax Terbukti Efektif 90,4 Persen untuk Virus Corona

Health | Selasa, 15 Juni 2021 | 18:54 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB