Inggris Berhasil Cegah 87 Persen Kasus Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 05 November 2021 | 14:53 WIB
Inggris Berhasil Cegah 87 Persen Kasus Kanker Serviks dengan Vaksin HPV
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Vaksin HPV atau human papillomavirus terbukti berhasil mengurangi kasus kanker serviks terhadap 87 persen perempuan Inggris, yang menerima vaksin saat berusia 12 hingga 13 tahun.

Hal ini terbukti dari penelitian terbaru, yang menindaklanjuti program vaksinasi Inggris yang dimulai pada 2008 lalu.

Di Inggris memiliki program anak perempuan berusia 12 dan 13 tahun diberikan vaksin HPV atau Cervavix, yang bisa melindungi dari dua jenis HPV paling umum penyebab 70 hingga 80 persen kanker serviks.

Tidak hanya itu, Inggris juga punya program untuk perempuan berusia 18 tahun yang disebut vaksinasi kejar.

Dalam studi ini, para peneliti menganalisis data yang dikumpulkan pada 2006 dan 2019 dari daftar kanker.

Kemudian data disandingkan dengan tingkat kanker serviks pada perempuan yang divaksinasi dengan Cervavix di usia muda dan mereka yang tidak divaksinasi.

Hasilnya pada 2006 ada 28.000 kasus kanker serviks dan 300.000 kasus pra kanker serviks atau ditemukan sel abnormal yang akan berubah jadi kanker di Inggris.

Namun pada 2019, kasus kanker serviks menurun jadi 450 kasus, dan 17.200 kaus pra kanker serviks.

Peneliti juga menemukan vaksin HPV paling efektif diberikan kepada kelompok perempuan yang lebih muda antara 12 dan 13 tahun, karena 87 persen mencegah kanker serviks dibandingkan perempuan yang tidak divaksinasi.

Seperti diketahui virus HPV atau human papillomavirus bisa ditularkan melalui kontak seksual, dan sangat umum terjadi di seluruh dunia.

Meski ada beberapa infeksi HPV bisa sembuh dengan sendirinya, tanpa menimbulkan masalah, tapi beberapa kasus infeksi HPV menyebabkan kanker serviks.

Apalagi faktanya menurut organisasi kesehatan dunia atau WHO, hampir semua kasus kanker serviks disebabkan infeksi HPV.

Kini sudah ada lebih dari 100 negara termasuk Inggris dan AS yang menawarkan vaksinasi HPV kepada perempuan muda, dan beberapa juga menawarkan vaksin kepada lelaki mencegah kutil kelamin dan kanker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian Inggris Ini Membuktikan Vaksin HPV Bisa Menurunkan Risiko Kanker Serviks

Penelitian Inggris Ini Membuktikan Vaksin HPV Bisa Menurunkan Risiko Kanker Serviks

Health | Kamis, 04 November 2021 | 18:54 WIB

Mahasiswa UB Malang Rancang Pembalut Berbahan Limbah Agar-agar Bisa Cegah Kanker Serviks

Mahasiswa UB Malang Rancang Pembalut Berbahan Limbah Agar-agar Bisa Cegah Kanker Serviks

Malang | Sabtu, 11 September 2021 | 11:41 WIB

Cegah Kanker Serviks, Lima Mahasiswa Ini Bikin Pembalut dari Limbah Agar-Agar

Cegah Kanker Serviks, Lima Mahasiswa Ini Bikin Pembalut dari Limbah Agar-Agar

Health | Jum'at, 10 September 2021 | 16:45 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB