Roy Suryo Duga Sopir Vanessa Angel Alami Microsleep, Ini Penyebab dan Gejalanya!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 07 November 2021 | 10:42 WIB
Roy Suryo Duga Sopir Vanessa Angel Alami Microsleep, Ini Penyebab dan Gejalanya!
Kondisi Pajero Sport kendaraan Vanessa Angel [Foto: Beritajatim]

Suara.com - Pakar telematika, Roy Suryo memiliki analisa sendiri terakit kecelakaan mobil yang menewaskan Vanessa Angel dan suaminya, Bibi Ardiansyah. Rpy Suryo mengaku ragu dengan pernyataan sopir Vanessa Angel, Tubagus Jody.

Menurut Roy Suryo, sopir Vanessa Angel tidak mengantuk hingga mengakibatkan kecelakaan. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga RI ini menduga Tubagus Jody mengalami microsleep atau lalai karena mainan HP.

"Kalau mengantuk rasanya kok tidak. Karena kalau mengantuk cenderung kecepatannya pelan, ini sangat-sangat tinggi. Jadi kemungkinan besar dia mengalami kelelahan sesaat dan dia blank microsleep atau dia sedang pegang HP kemudian terjadi (kecelakaan)," kata Roy Suryo saat ditemui Taman Makam Islam Malaka, Jakarta Selatan, Jumat (5/11/2021).

Microsleep mengaku pada periode tidur yang berlangsung selama beberapa detik hingga menit. Orang yang mengalami episode ini mungkin tertidur tanpa menyadarinya.

Seseorang bisa mengalami microsleep ketika melakukan tugas penting. Bahkan, kondisi ini bisa terjadi di mana pun, termasuk tempat kerja, sekolah atau menonton TV. Episode microsleep jugabisa terjadi ketika mengemudi atau mengoperasikan mesin yang bisa membahayakan nyawanya.

Roy Suryo menghadiri pemakaman mantan Mensesneg Sudi Silalahi di TMP Kalibata, Jakarta Timur, Selasa (26/10/2021). [Suara.com/Bagaskara]
Roy Suryo menghadiri pemakaman mantan Mensesneg Sudi Silalahi di TMP Kalibata, Jakarta Timur, Selasa (26/10/2021). [Suara.com/Bagaskara]

Microsleep bisa disebabkan oleh sejumlah kondisi, termasuk kantuk yang disebabkan oleh gangguan tidur seperti insomnia, apnea tidur obstruktif dan narkolepsi.

Gejala Microsleep

Dilansir dari Healthline, microsleep termasuk kondisi yang sulit diidentifikasi karena mungkin Anda tertidur saat mata Anda mulai tertutup. Gejala microsleep sendiri meliputi:

  1. Tidak menanggapi informasi
  2. Tatapan kosong
  3. Menundukkan kepala
  4. Mengalami sentakan tubuh mendadak
  5. Tidak bisa mengingat satu atau dua menit terakhir
  6. Mata berkedip lebih lambat

Tanda-tanda peringatan episode microsleep termasuk ketidakmampuan menjaga mata tetap terbuka, menguap berlebihan, tubuh tersentak dan mata terus berkedip agar tetap terjaga.

Penyebab Microsleep

Kurang tidur merupakan faktor risiko terjadinya microsleep. Kondisi ini terjadi ketika Anda menderita insomnia, bekerja shift malam atau tidak memiliki kualitas tidur yang cukup. Anda yang memiliki masalah gangguan tidur juga bisa mengalami microsleep.

1. Apnea tidur obstruktif

Gangguan tidur berupa apnea tidur obstruktif ini terjadi Akibat penyumbatan di saluran napas bagian atas yang akan mengganggu pernapasan ketika tidur. Akibatnya, otak Anda tidak bisa menerima oksigen yang cukup selama tidur sehingga mengakibatkan rasa kantuk di siang hari.

2. Narkolepsi

Narkolepsi bisa menyebabkan kantuk di siang hari yang ekstrem dan episode tidur yang terputus-putus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Olahraga Intensitas Tinggi Tidak Memicu Gangguan Tidur jika Dilakukan 4 Jam Sebelumnya

Olahraga Intensitas Tinggi Tidak Memicu Gangguan Tidur jika Dilakukan 4 Jam Sebelumnya

Health | Selasa, 05 Oktober 2021 | 13:18 WIB

Waspada, Gangguan Tidur Pada Lansia Dapat Menyebabkan Depresi

Waspada, Gangguan Tidur Pada Lansia Dapat Menyebabkan Depresi

Health | Selasa, 21 September 2021 | 22:53 WIB

Aktivitas Fisik Turunkan Risiko Gangguan Tidur, Yuk Banyak Gerak biar Nyenyak

Aktivitas Fisik Turunkan Risiko Gangguan Tidur, Yuk Banyak Gerak biar Nyenyak

Health | Selasa, 27 Juli 2021 | 17:30 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB