Ketahui 5 Tahap Pertumbuhan Kanker Payudara dan Peluang Hidup Penderitanya

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 09 November 2021 | 10:53 WIB
Ketahui 5 Tahap Pertumbuhan Kanker Payudara dan Peluang Hidup Penderitanya
Ilustrasi kanker payudara

Suara.com - Kanker payudara masih jadi ancaman terbesar perempuan. Mirisnya, mayoritas pasien kanker payudara didiagnosis saat sudah memasuki stadium akhir yang membuat peluang kesembuhan menjadi sangat kecil.

Perlu diketahui, kanker payudara memiliki lima stadium yakni stadium 0, stadium 1, stadium 2, stadium 3, dan stadium 4 atau stadium akhir. Semakin kecil stadium kanker payudara maka semakin tinggi pula peluang kesembuhan, bahkan hingga 100 persen.

Jadi perlu diketahui perbedaan setiap stadium kanker payudara, sebagaimana mengutip Insider, Selasa (9/11/2021) sebagai berikut:

1. Kanker payudara stadium 0
Stadium 0 kanker payudara adalah tahap paling awal kanker payudara, sering juga disebut dengan ductal carcinoma in situ (DCIS).

Stadium ini mengacu pada kanker yang ada di saluran susu tetapi belum menyebar ke luar saluran atau lobulus, ke jaringan di sekitar payudara.

Stadium ini seumpama bintik kecil kanker yang belum terbentuk menjadi tumor. Pada tahap ini biasanya belum ada gejala, atau belum merasakan dan melihat benjolan di payudara.

Pada tingkat ini jika sel kanker ditemukan dan dihilangkan, maka peluang hidup alias selamat dari kanker payudara adalah 100 persen.

2. Kanker payudara stadium 1
Pada tahap ini, sel kanker payudara sudah menyebar ke jaringan di sekitar payudara, tapi masih di area kecil. Stadium 1 dibagi menjadi stadium 1A dan 1B.

Stadium 1A berarti tumor berukuran 20 milimeter (mm), dan kanker belum menyebar ke kelenjar getah bening.

Sedangkan 1B tidak ada tumor, atau ukuran tumor kurang dari 20 mm di payudara, tapi sel kanker berada di kelenjar getah bening.

Banyak orang yang memiliki kanker payudara stadium 1 tidak bergejala, tapi beberapa perempuan merasakan benjolan. Peluang selamat pada tingkat ini sebesar 98 hingga 100 persen jika ditemukan.

3. Kanker payudara stadium 2
Pada tahap ini, kanker payudara telah tumbuh lebih besar tetapi masih terbatas di daerah payudara. Stadium 2 dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Stadium 2A, tidak ada tumor atau tumor kecil berukuran hingga 20 mm di payudara, ditambah kanker menyebar ke kelenjar getah bening di bawah lengan. Atau ada tumor 20 hingga 50 mm di payudara, tetapi kanker belum menyebar ke kelenjar getah bening.
  • Stadium 2B, ada umor berukuran 20 hingga 50 mm berada di payudara, dan kanker telah menyebar ke antara satu dan tiga di sekitar kelenjar getah bening. Atau tumor lebih besar dari 50 mm tetapi kanker belum menyebar ke kelenjar getah bening.

Peluang selamat atau sembuh pada stadium ini sebesar 90 hingga 99 persen jika ditemukan.

4. Kanker payudara stadium 3
Di stadium 3 kanker payudara, sel kanker telah menyebar melewati payudara atau ukuran tumor berukuran jauh lebih besar. Stadium 3 terbagi dalam tiga kategori, yakni:

  • Stadium 3A, kanker ditemukan di 4 sampai 9 di sekitar kelenjar getah bening, dengan atau tanpa tumor di payudara. Atau ada tumor payudara lebih dari 50 mm, dan kanker telah menyebar ke antara 1 dan 3 di sekitar kelenjar getah bening.
  • Stadium 3B, kanker telah menyebar ke kulit, menyebabkan pembengkakan atau peradangan. Atau kanker mungkin memasuki kulit dan menyebabkan luka. Atau kanker menyebar ke 9 kelenjar getah bening di bawah lengan atau kelenjar dekat tulang dada.
  • Stadium 3C, sel kanker telah menyebar di 10 atau lebih kelenjar getah bening ketiak. Atau sudah menyebar ke kelenjar getah bening di dekat tulang selangka. Atau menyebar di beberapa kelenjar getah bening ketiak dan kelenjar getah bening di dekat tulang dada. Atau sudah menyebar ke kulit payudara.

Peluang selamat atau sembuh pada stadium ini sebesar 66 hingga 98 persen jika ditemukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Kanker Serviks, Inilah 8 Kesalahpahaman Tentang HPV

Penyebab Kanker Serviks, Inilah 8 Kesalahpahaman Tentang HPV

Health | Selasa, 09 November 2021 | 09:19 WIB

Perempuan, Ini Langkah-langkah Hadapi Masalah Kesehatan Kanker Payudara

Perempuan, Ini Langkah-langkah Hadapi Masalah Kesehatan Kanker Payudara

Health | Senin, 08 November 2021 | 14:33 WIB

Waspada! Obesitas Bisa Tingkatkan Risiko Kanker, Ini Penyebabnya

Waspada! Obesitas Bisa Tingkatkan Risiko Kanker, Ini Penyebabnya

Sumbar | Senin, 08 November 2021 | 13:15 WIB

Terkini

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB