Vaksinasi HPV Sejak Dini Akan Lindungi Anak Perempuan dari Kanker Serviks Seumur Hidup

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 06 November 2021 | 17:30 WIB
Vaksinasi HPV Sejak Dini Akan Lindungi Anak Perempuan dari Kanker Serviks Seumur Hidup
Ilustrasi kanker serviks [Shutterstock].

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI ungkap efektivitas vaksin HPV bisa mencegah kanker serviks seumur hidup jika diberikan pada anak perempuan kelas 5 hingga 6 SD.

Hal ini diungkap dr. Indri Oktaria Sukmaputri, Sub Koordinator Imunisasi Lanjutan dan Khusus Kemenkes RI, yang mengatakan bahwa semakin muda usia anak perempuan disuntik vaksin HPV, efektivitasnya akan semakin baik.

"Perlindungan yang diberikan sangat efektif, dimana perlindungan pada usia kelas 5 dan 6 SD itu dengan pemberian dosis lengkap (2 dosis) bisa berikan perlindungan seumur hidup. Jadi semakin dini dan kita tahu perlindungannya sangat efektif," ujar dr. Indri dalam acara diskusi KICKS, Sabtu (6/11/2021).

Seperti diketahui, human papillomavirus atau virus HPV, khususnya HPV tipe 16 dan tipe 18, jadi penyebab utama kanker serviks atau kanker leher rahim pada perempuan.

Umumnya virus HPV ditularkan melalui aktivitas seksual, yang membuat virus masuk ke rahim.

Sehingga vaksin HPV jadi salah satu cara terampuh mencegah kanker serviks, yang rentan dialami perempuan di usia produktif.

Dengan upaya program vaksinasi HPV sebagai imunisasi wajib pada anak perempuan kelas 5 dan 6 SD, hal ini bisa mencegah sejak dini terjadinya kasus kanker serviks di Indonesia.

Satgas Imunisasi Anak dan Satgas Imunisasi Dewasa merekomendasikan vaksinasi HPV bisa mulai diberikan saat anak berusia 9 tahun hingga 55 tahun.

Tapi, alasan Kemenkes mentargetkan vaksinasi kelas 5 dan 6 SD atau usia 11 hingga 12 tahun, tak terlepas dari masih adanya praktik pernikahan dini di beberapa daerah.

baca juga

"Rerata pernikahan dini Indonesia di angka 16 tahun, jadi pada usia tersebut saat usia SD, apabila nanti pertama seksual setelah menikah, sudah bisa terlindungi dari virus HPV," tutur dr. Indri.

Hal lain yang perlu diingat, jika kanker serviks adalah penyakit silent killer atau pembunuh diam-diam karena penderitanya tidak mengalami gejala.

Masa inkubasi virus HPV hingga berubah jadi kanker butuh waktu lebih dari 10 tahun. Maka, artinya, seseorang yang mengalami kanker serviks, di tubuhnya sebenarnya sudah sejak lama terpapar virus HPV.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Targetkan 2023 Semua Remaja Putri Mendapat Vaksinasi HPV

Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Targetkan 2023 Semua Remaja Putri Mendapat Vaksinasi HPV

Health | Sabtu, 06 November 2021 | 15:37 WIB

Cegah Kanker Serviks, Dokter Sarankan Vaksinasi HPV pada Anak Kelas 5 dan 6 SD

Cegah Kanker Serviks, Dokter Sarankan Vaksinasi HPV pada Anak Kelas 5 dan 6 SD

Health | Sabtu, 06 November 2021 | 14:23 WIB

Inggris Berhasil Cegah 87 Persen Kasus Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

Inggris Berhasil Cegah 87 Persen Kasus Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

Health | Jum'at, 05 November 2021 | 14:53 WIB

Terkini

Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata

Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:01 WIB

4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif

4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro

Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Duaaarrr! Ranjau Bom Selat Hormuz Meledak Membakar 4 Tanker

Duaaarrr! Ranjau Bom Selat Hormuz Meledak Membakar 4 Tanker

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:56 WIB

KPK Geledah 6 Perusahaan Terafiliasi PT Djarum, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

KPK Geledah 6 Perusahaan Terafiliasi PT Djarum, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Gagal Salip Kendaraan, Pengendara Motor Terjun Bebas dari Jembatan Layang Pesing Daan Mogot

Gagal Salip Kendaraan, Pengendara Motor Terjun Bebas dari Jembatan Layang Pesing Daan Mogot

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik

Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bocoran iPhone Air 2 Terbaru: Layar 120Hz, Kamera Ganda 48MP, dan Chipset 2nm

Bocoran iPhone Air 2 Terbaru: Layar 120Hz, Kamera Ganda 48MP, dan Chipset 2nm

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:36 WIB

×