Perempuan, Ini Langkah-langkah Hadapi Masalah Kesehatan Kanker Payudara

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 08 November 2021 | 14:33 WIB
Perempuan, Ini Langkah-langkah Hadapi Masalah Kesehatan Kanker Payudara
Ilustrasi kanker payudara

Suara.com - Kanker payudara tidak hanya mengintai perempuan usia tua. Meski di kawasan Barat hanya lima persen perempuan usia muda di bawah 40 tahun yang terkena kanker payudara, namun angka tersebut berubah untuk perempuan Asia.

Dikatakan, 20 persen perempuan Asia usia 40 tahun tercatat memiliki masalah kesehatan kanker payudara. Insiden kanker payudara juga meningkat dengan diperkirakan hampir 50.000 kasus baru kanker payudara pada kelompok usia muda akan didagnosis setiap tahun pada 2025.

Dikutip dari Healthshots, salah satu faktor mengapa banyak kasus kanker payudara yang terdeteksi saat stadium lanjut adalah, karena skrinning jarang dilakukan pada kelompok usia muda.

Padahal masalah kanker payudara di kelompok perempuan usia 30an cenderung menjadi lebih agresif karena pertumbuhannya begitu cepat, serta mengalami peningkatan pada reseptor hormon negatif.

Di samping itu, risiko lain juga terjadi pada perempuan berusia muda, mulai dari kekambuhan dan metastasis yang lebih tinggi. Riwayat keluarga dan status mutasi gen BRCA 1,2 harus diperhatikan oleh perempuan, terutama bagi mereka yang mengalami masalah payudara triple negatif.

Melibatkan dokter dan ketahui perawatan yang direkomendasikan
Kemajuan terbaru dalam terapi memberikan harapan baru bagi wanita yang didiagnosis kanker payudara. Bahkan, langkah pertama yang harus dilakukan dengan melibatkan dokter terdekat, dengan mengetahui perawatan yang direkomendasikan.

Pilihan pengobatan pun tergatung pada stadium penyakit dan faktor-faktornya, seperti ukuran tumor, juga hasil tes patologi seperti reseptor hormon dan reseptor HER2.

Secara umum, ada lima pilihan perawatan untuk kanker payudara. Sebagian besar rencana perawatan meliputi pembedahan, radiasi, kemoterapi, hormonal, dan terapi bertarget. Pada tahap awal kanker payudara, tingkat kesembuhan dikatakan lebih dari 80 persen.

Bahkan, pengangkatan seluruh payudara mungkin tidak akan terjadi dalam banyak kasus, jika pasien mau mendeteksi dini. Selain itu, pengobatan baru seperti hormon estrogen dan penargetan gen Her2 neu, memberikan pengobatan bebas kemo dan tanpa rasa sakit. Dan ini telah terbukti, bahwa pengobatan ini bisa meningkatkan kualitas hidup pasien dengan kanker payudara, mulai dari stadium 3 dan juga 4.

baca juga

Pantau perkembangan penyakit
Wanita yang didiagnosis kanker payudara, perlu memantau perkembangan penyakitnya. Untuk memantau perkembangan ini, tentu bisa bicarakan dengan dokter terdekat jika mengalami perubahan bentuk payudara. Dengan begitu, ini dapat membantu mendeteksi serta memantau pertumbuhan tumor.

Dukungan keluarga dan teman terdekat sangat penting
Berurusan dengan diagnosis kanker payudara sangatlah sulit. Bahkan, perempuan yang menghadapi penyakit ini sendirian dapat membuatnya lebih buruk, sehingga ini memengaruhi produktivitas sehari-hari mereka. Tentunya, tidak perlu merasa bersalah karena kanker payudara yang dialaminya, sebab ini bisa menyerang dan terjadi pada siapa saja.

Selain itu, dukungan dari keluarga dan teman sangatlah penting, di mana ini dapat membantu Anda mengatasi efek fisik serta emosional. Dengan begitu, ini akan mempermudah pengobatan Anda.

Lakukan konseling psikologi
Kanker tidak hanya menyerang tubuh secara fisik, melainkan juga memengaruhi kesehatan mental mulai dari alami kecemasan dan juga depresi. Dan ini terjadi pada pasien kanker yang mungkin perlu bantuan profesional di luar dukungan keluarga.

Beberapa penelitian pun juga mengaitkan depresi dengan tingkat kematian yang lebih tinggi pada pasien kanker payudara. Selain itu, efek samping secara fisik dari perawatan seperti mual, kelelahan, dan gejala menopause seperti muka memerah, dapat memengaruhi kesejahteraan emosional pasien.

Di sisi lain, perempuan muda yang mengalami kanker payudara juga meningkatkan rasa traumanya, sebab ada kekhawatiran tentang dampak penyakit pada feminitas, seksualitas, dan juga kesuburan mereka.

Selain itu, konseling kesehatan mental di bagian Barat telah menjadi bagian dari pengobatan kanker payudara, dan ini dapat membantu mereka untuk mengatasi rasa trauma serta mengadopsi strategi individual untuk meningkatkan kualitas hidup mereka selama dan setelah perawatan.

Lakukan pengobatan untuk mengatasi masalah kesuburan
Kemungkinan hilangnya kesuburan merupakan masalah besar bagi perempuan muda yang menderita kanker payudara. Namun, ada beberapa pilihan pengobatan kesuburan yang bisa Anda gunakan sebelum memulai pengobatan kanker payudara. Seperti memanem dan membekukan telur, menyimpan embrio, membekukan jaringan ovarium, fertilisasi in-vitro, dan obat penekan hormon.

Selain itu, Anda juga dapat melakukan opsi rekonstruksi payudara setelah mastektomi. Di bawah saran dokter, seseorang dikatakan dapat hamil secara alami jika setelah dua tahun telah menjalani remisi dari perawatan kanker payudara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masalah Obesitas Dapat Meningkatkan Risiko Kanker, Ini Penyebabnya

Masalah Obesitas Dapat Meningkatkan Risiko Kanker, Ini Penyebabnya

Health | Minggu, 07 November 2021 | 19:01 WIB

Wamenkes Dante Ingatkan Bahaya Komplikasi Akibat Diabetes

Wamenkes Dante Ingatkan Bahaya Komplikasi Akibat Diabetes

Health | Rabu, 03 November 2021 | 14:30 WIB

Pertama di Asia Tenggara, Platform Ini Jadi Ruang Bagi Dokter Diskusi Kanker Payudara

Pertama di Asia Tenggara, Platform Ini Jadi Ruang Bagi Dokter Diskusi Kanker Payudara

Health | Selasa, 02 November 2021 | 18:55 WIB

Terkini

Jalan Licin Diduga Akibat Limbah Ikan di Pasar Kebayoran Lama, Banyak Pemotor Tumbang

Jalan Licin Diduga Akibat Limbah Ikan di Pasar Kebayoran Lama, Banyak Pemotor Tumbang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:58 WIB

PSEL Legok Nangka Bandung Mulai Dibangun, Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik 40,79 MW

PSEL Legok Nangka Bandung Mulai Dibangun, Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik 40,79 MW

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:56 WIB

Geely Coolray Meluncur di GIIAS 2026 Siap Rusak Dominasi SUV Jepang Harga Rp 300 Jutaan

Geely Coolray Meluncur di GIIAS 2026 Siap Rusak Dominasi SUV Jepang Harga Rp 300 Jutaan

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:55 WIB

Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI

Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI

Jogja | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:53 WIB

Dudung Buka Suara soal Komcad: Bukan Prajurit Aktif dan Bukan Wajib Militer

Dudung Buka Suara soal Komcad: Bukan Prajurit Aktif dan Bukan Wajib Militer

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:52 WIB

Laba BJBR Melonjak 58,8%, Kredit Tembus Rp140,4 Triliun di Tengah Persaingan Ketat Perbankan

Laba BJBR Melonjak 58,8%, Kredit Tembus Rp140,4 Triliun di Tengah Persaingan Ketat Perbankan

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:51 WIB

Eva Monalisa Raih Hibah AAWC untuk Program Sanitasi Air di Blora, Realisasi Pembangunan Mulai 2028

Eva Monalisa Raih Hibah AAWC untuk Program Sanitasi Air di Blora, Realisasi Pembangunan Mulai 2028

DPR | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:51 WIB

UD Trucks Luncurkan Quester Terbaru di GIIAS 2026, Lebih Efisien dan Aman

UD Trucks Luncurkan Quester Terbaru di GIIAS 2026, Lebih Efisien dan Aman

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:50 WIB

Magic Cat Leave the Trees, Please: Puisi Indah untuk Menyelamatkan Bumi

Magic Cat Leave the Trees, Please: Puisi Indah untuk Menyelamatkan Bumi

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:50 WIB

6 Rekomendasi Sunscreen Tanpa Alkohol Terbaik sesuai Review dan Harga

6 Rekomendasi Sunscreen Tanpa Alkohol Terbaik sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:50 WIB

×