Penyebab Kanker Serviks, Inilah 8 Kesalahpahaman Tentang HPV

Vania Rossa

Selasa, 09 November 2021 | 09:19 WIB
Penyebab Kanker Serviks, Inilah 8 Kesalahpahaman Tentang HPV
Ilustrasi Human Papiloma Virus (HPV), virus penyebab kanker serviks. (shutterstock)

Suara.com - HPV atau Human papillomavirus merupakan virus yang dapat menyebabkan infeksi di permukaan kulit yang dapat menyebabkan kutil kelamin hingga menjadi kanker serviks.

Sayangnya, masih banyak orang yang belum mewaspadai virus yang dapat disebarkan melalui hubungan seks ini. Dilansir dari The Independent, inilah 11 kesalahpahaman orang terhadap HPV.

1.Hanya Perempuan yang dapat Terjangkit HPV
Fakta bahwa kanker serviks hanya menyerang perempuan, menimbulkan persepsi bahwa HPV hanya akan menyerang perempuan. Padahal, faktanya HPV dapat menyerang perempuan maupun laki–laki, terutama pada mereka yang secara aktif melakukan aktivitas seksual.

2. HPV adalah Infeksi Menular Seksual (IMS)
Meskipun HPV menular melalui hubungan seksual, HPV bukan penyakit infeksi menular seksual. IMS biasanya dapat dicegah, namun HPV tidak dapat dicegah dan juga diobati.

3. Jika Terjangkit HPV, Otomatis Akan Kanker Serviks
Seseorang yang memiliki HPV tidak selalu akan didiagnosis kanker. Virus HPV sangat umum di masyarakat, namun kanker serviks jarang terjadi di masyarakat.

4. HPV Bisa Disembuhkan
Virus HPV tidak dapat disembuhkan sepenuhnya. Dilihat dari kasusnya, sebagian besar kasus infeksi HPV akan disembuhkan oleh sistem kekebalan tubuh. Pengobatan yang dilakukan bertujuan untuk mengobati sel–sel yang sebelumnya telah diubah oleh virus HPV.

5. Vaksinasi HPV Tidak Aman
Pemberian vaksin sangat berguna dan baik untuk masyarakat agar menjaga tubuh dari virus HPV. Dengan melakukan vaksinasi HPV, hal ini akan membantu melindungi 7 dari 10 kasus kanker serviks.

6. Orang – Orang yang Menggunakan Kondom Tidak Memiliki Risiko Terkena HPV
Aktivitas seksual dengan menggunakan kondom tidak sepenuhnya membuat Anda terhindar dari HPV, karena virus ini juga dapat menular melalui sentuhan atau masturbasi.

7. Orang yang Tidak Melakukan Seks Tidak akan Terjangkit HPV
HPV merupakan virus yang hidup di permukaan kulit, sehingga meskipun tidak melakukan aktivitas seks secara langsung, Anda berpontesi tertular HPV saat melakukan bentuk aktivitas seksual lainnya, seperti masturbasi atau ketika menggunakan mainan seks.

8. Orang yang Terjangkit HPV akan Menunjukan Gejala
Pada beberapa kasus, orang yang memiliki HPV tidak memiliki gejala. Beberapa jenis HPV dapat dilihat dari adanya kutil di alat kelaminnya, namun hal ini berbeda dengan jenis HPV yang menyebabkan kanker serviks. (Maria Mery Cristin)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksinasi HPV Sejak Dini Akan Lindungi Anak Perempuan dari Kanker Serviks Seumur Hidup

Vaksinasi HPV Sejak Dini Akan Lindungi Anak Perempuan dari Kanker Serviks Seumur Hidup

Health | Sabtu, 06 November 2021 | 17:30 WIB

Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Targetkan 2023 Semua Remaja Putri Mendapat Vaksinasi HPV

Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Targetkan 2023 Semua Remaja Putri Mendapat Vaksinasi HPV

Health | Sabtu, 06 November 2021 | 15:37 WIB

Cegah Kanker Serviks, Dokter Sarankan Vaksinasi HPV pada Anak Kelas 5 dan 6 SD

Cegah Kanker Serviks, Dokter Sarankan Vaksinasi HPV pada Anak Kelas 5 dan 6 SD

Health | Sabtu, 06 November 2021 | 14:23 WIB

Terkini

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB