Vaksin Covid-19 Aman dan dapat Melindungi Penderita Kanker dari Infeksi Parah

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 11 November 2021 | 17:31 WIB
Vaksin Covid-19 Aman dan dapat Melindungi Penderita Kanker dari Infeksi Parah
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Presisi.co]

Suara.com - Studi baru yang terbit dalam Journal of Clinical Oncology meneliti keamanan dan imunogenisitas vaksin Covid-19 pada kelompok penderita kanker yang sedang dalam masa perawatan. Beberapa peserta studi juga menerima dosis vaksin booster.

"Kami melakukan penelitian ini karena hanya ada data terbatas tentang keamanan vaksin Covid-19 pada penderita kanker aktif. Tidak ada uji klinis prospektif yang dipublikasikan yang mencakup populasi pasien ini," ujar co-lead peneliti Justin Gainor.

Dari penelitian mereka diketahui bahwa kemoterapi memang sedikit mengurangi respons kekebalan, tetapi sebenarnya tidak sebanyak yang ditakuti pasien serta dokter pada awalnya.

Dalam studi ini, peneliti mengukur konsentrasi antibodi 1.001 pasien kanker terhadap SARS-CoV-2 dan titer netralisasi, yang menunjukkan seberapa baik antibodi memblokir virus memasuki sel.

Titer antibodi dan titer netralisasi merupakan ukuran proksi yang berkolerasi dengan perlindungan terhadap Covid-19.

ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]
ilustrasi vaksinasi Covid-19. [Envato]

Para peneliti menemukan bahwa jenis vaksin yang diterima peserta merupakan faktor uatama dalam menginduksi respons imun.

Medical Xpress melaporkan pasien yang menerima vaksin Johnson & Johnson memiliki respons imun yang jauh lebih rendah daripada peserta yang menerima vaksin mRNA (Pfizer dan Moderna).

Meski respons imun pasien terhadap ketiga vaksin sedikit terganggu dibandingkan orang sehat, tetapi sebagian besar mereka masih memiliki resnpons yang cukup melindungi dari Covid-19 parah.

"Data kami menunukkan bahwa pasien dengan kanker harus menerima vaksin mRNA. Selain itu, pasien yang menerima vaksin J&J harus dipertimbangkan untuk dosis vaksin tambahan." tambahnya.

baca juga

Booster vaksin juga aman dan dapat ditoleransi dengan baik serta menginduksi respons imun yang lebih tinggi.

"Efek samping vaksin yang dialami oleh pasien kanker mirip dengan yang dialami oleh kontrol sehat dan umumnya ringan atau sedang, yang harus meyakinkan pasien," tandas peneliti.

Langkah selanjutnya untuk penelitian ini mencakup eksplorasi mendalam tentang bagaimana pendekatan berbeda terhadap pengobatan kanker memengaruhi respons imun dan bagaimana vaksin dapat menghasilkan respons terhadap varian SARS-CoV-2 baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Razia Pedagang yang Belum Vaksin di Pasar

Razia Pedagang yang Belum Vaksin di Pasar

Foto | Kamis, 11 November 2021 | 13:52 WIB

Terungkap, Ini Durasi Perlindungan Booster Vaksin Pfizer

Terungkap, Ini Durasi Perlindungan Booster Vaksin Pfizer

Health | Kamis, 11 November 2021 | 10:05 WIB

Peneliti Texas: Orang yang Tidak Vaksin Covid-19, 20 Kali Lebih Berisiko Meninggal

Peneliti Texas: Orang yang Tidak Vaksin Covid-19, 20 Kali Lebih Berisiko Meninggal

Health | Kamis, 11 November 2021 | 09:05 WIB

Terkini

Langsung Antre, Harga Emas Antam Lagi Murah Hari Ini Dipatok Rp2.645.000/Gram

Langsung Antre, Harga Emas Antam Lagi Murah Hari Ini Dipatok Rp2.645.000/Gram

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas

Gunung Anak Krakatau Menggeliat, Abu Vulkaniknya Mulai Bikin Warga Pulau Sebesi Sesak Napas

Lampung | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Gempa Flores Ganggu Layanan Indosat, IM3 dan Tri Masih Dalam Proses Pemulihan

Gempa Flores Ganggu Layanan Indosat, IM3 dan Tri Masih Dalam Proses Pemulihan

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable

Lenovo IdeaPad Slim 3i, Laptop AI Harga Mulai Rp11,7 Juta, Bawa NPU 17 TOPS, dan RAM Upgradable

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak

Bikin Matte Seharian! 4 Sunscreen Korea Oil Control untuk Kulit Berminyak

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:35 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar

IHSG Dibayangi Aksi Jual Saham AI, Perusahaan Outsourcing Justru Bersinar

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Micellar Water Wardah Pink untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pengguna

Micellar Water Wardah Pink untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027

Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:31 WIB

Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik

Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ

Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:14 WIB

×