Update Covid-19 Dunia Hari Ini: Eropa Jadi Pusat Pandemi, Menkes Jerman Desak Lockdown

Minggu, 14 November 2021 | 11:36 WIB
Update Covid-19 Dunia Hari Ini: Eropa Jadi Pusat Pandemi, Menkes Jerman Desak Lockdown
Ilustrasi wabah virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Update kasus Covid-19 dunia hingga hari ini, Minggu, 14 November 2021 bertambah 423.440 dalan sehari.

Hampir setengah dari kasus baru tersebut hanya tersebar di wilayah Eropa.

Rusia, Inggris, dan Jerman mendominasi laporan kasus baru di Eropa dengan rata-rata jumlah infeksi di atas 35 ribu.

Demikian pula dengan angka kematian. Secara global kematian harian tercatat sebanyak 5.934 jiwa. Lebih dari setengahnya, atau 3.489 jiwa di antaranya terjadi di Eropa.

Kematian akibat Covid-19 dalam 24 jam terakhir paling banyak masih ada di Rusia, dengan jumlah 1.241 jiwa.

Dikutip dari situs worldometers, akumulasi kasus Covid-19 global per Minggu (14/11/2021) pukul 08.00 WIB tercatat 253,65 juta kasus dengan jumlah kematian lebih dari 5,11 juta.

Virus corona atau coronavirus. (Shutterstock)
Virus corona atau coronavirus Covid-19. (Shutterstock)

Menkes Jerman Desak Lockdown
Tiga menteri kesehatan negara bagian di Jerman mendesak pemerintah pusat untuk menerapkan aturan pandemi yang lebih ketat, seperti lockdown hingga penutupan sekolah.
Jerman tercatat telah alami rekor kasus baru Covid-19 dalam sepekan terakhir.

Angka infeksi naik menjadi 277,4 per 100.000 penduduk, data dari Robert Koch Institute, Sabtu (13/11/2021).

Kepala asosiasi dokter terbesar di Jerman Marburger Bund mengatakan bahwa unit perawatan intensif yang terbebani mungkin perlu memindahkan pasien antar wilayah untuk mencari tambahan tempat tidur dalam beberapa minggu ke depan.

Baca Juga: BPOM Eropa Beri Izin Penggunaan Darurat untuk Obat COVID-19 Regeneron dan Celltrion

Menteri kesehatan negara bagian Baden-Wuerttemberg, Hessen, dan Brandenburg berpendapat bahwa negara bagian perlu tetap membuka opsi penerapan kebijakan keadaan darurat, seperti pemberlakukan jam malam, penutupan sekolah, hingga lockdown jika situasinya memburuk.

“Menghadapi beban rumah sakit di beberapa daerah hampir melebihi batas, status epidemi harus diperpanjang di tingkat nasional,” kata ketiga menteri kesehatan negara bagian itu, dalam pernyataan bersama.

Kanselir Jerman Angela Merkel mendesak orang yang menolak divaksinasi untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka.

Dia juga menyerukan aturan yang lebih ketat melalui penguatan tes Covid-19, vaksinasi, dan peluncuran vaksin booster lebih cepat.

Menurut Merkel, dalam beberapa minggu ke depan, paparan virus corona masih mengkhawatirkan.

"Saya segera meminta semua orang yang belum divaksinasi, tolong pertimbangkan kembali," tegasnya, dikutip dari Channel News Asia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI