Waduh, 3 Makanan dan Minuman Ini Bisa Sebabkan Penyakit Gusi Lho!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 14 November 2021 | 16:35 WIB
Waduh, 3 Makanan dan Minuman Ini Bisa Sebabkan Penyakit Gusi Lho!
Ilustrasi gigi, gusi. (Pixabay)

Suara.com - Penyakit gusi adalah masalah kesehatan mulut yang disebabkan oleh plak, lapisan yang membungkus gigi dan mengandung jutaan bakteri.

Konsumsi makanan tertentu bisa menyebabkan penyakit gusi ringan tanpa disadari. Seorang dokter gigi, Hanna Kinsella, pun menjelaskan tiga penyebab penyakit gusi yang harusnya dihindari.

Menurut Hanna Kinsella, sebanyak besar orang dewasa menderita penyakit gusi sampai batas tertentu. Tapi, penyakit gusi ini perlu dikelola secara efisien untuk menghindari komplikasi lebih lanjut.

"Penyakit gusi adalah infeksi pada jaringan yang menopang gigi. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh bakteri dari penumpukan plak," kata NHS dikutip dari Express.

Penumpukan plak ini menyebabkan gusi menjadi bengkak, sakit dan terinfeksi, suatu kondisi yang dikenal sebagai gingivitis. Jika tidak diobati, infeksi dapat menyebabkan perkembangan kondisi lain yang tampaknya tidak terkait.

Ilustrasi mulut, gigi, gusi (Pixabay/Peter Kasprzyk)
Ilustrasi mulut, gigi, gusi (Pixabay/Peter Kasprzyk)

Sekarang ini, semakin banyak bukti menunjukkan bahwa periodontitis mungkin memiliki hubungan dengan penyakit Alzheimer, kanker, dan penyakit pernapasan.

Para peneliti percaya penyakit gusi berhubungan dengan sejumlah masalah kesehatan, karena bakteri yang ditemukan pada periodontitis bisa memasuki aliran darah dan menyebar ke bagian lain dari tubuh.

Hal ini didasarkan pada bukti bahwa bakteri porphyromonas gingivalis, yang ditemukan pada sebagian besar kasus penyakit gusi juga terdapat di otak individu dengan Alzheimer.

Beberapa peneliti berspekulasi bahwa bakteri dapat berkontribusi pada pembentukan beta-amiloid di otak. Untungnya, kebersihan mulut yang baik dapat mencegah kondisi tersebut.

Namun, ada makanan dan minuman tertentu yang sebaiknya dihindari selama waktu tertentu dalam sehari.

1. Minuman ringan

Minuman bersoda adalah salah satu penyebab utama dalam daftar makanan penyebab penyakit gusi. Khususnya, minuman ringan dengan kandungan gula yang tinggi.

Karena, minuman ringan dengan kandungan gula tinggi bisa dipecah menjadi asam yang mengakibatkan kerusakan pada email gigi.

Dokter Kinsella meminta semua orang untuk menghindari minuman berkarbonasi. Minuman ini adalah sumber utama gula tambahan yang bisa memperburuk kondisi.

Kebanyakan minuman ringan juga memiliki asam fosfat dan sitrat yang mengikis email gigi. Sebaliknya, Anda harus lebih banyak minum air putih guna mencegah kerusakan gigi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesehatan Mulut dan Gigi Bisa Pengaruhi Kesuburan Wanita, Ini Temuan Peneliti!

Kesehatan Mulut dan Gigi Bisa Pengaruhi Kesuburan Wanita, Ini Temuan Peneliti!

Health | Senin, 01 November 2021 | 15:11 WIB

7 Manfaat Rebusan Daun Sirih yang Menakjubkan, Baik untuk Penderita Diabetes dan Kanker

7 Manfaat Rebusan Daun Sirih yang Menakjubkan, Baik untuk Penderita Diabetes dan Kanker

Lifestyle | Rabu, 27 Oktober 2021 | 11:29 WIB

Bisa Memicu Serangan Jantung, Jangan Abaikan Penyakit Gusi

Bisa Memicu Serangan Jantung, Jangan Abaikan Penyakit Gusi

Health | Senin, 25 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB