Jangan Sembarangan, Ini Saran Dokter Saat Memilih Obat Batuk

Bimo Aria Fundrika

Senin, 15 November 2021 | 18:25 WIB
Jangan Sembarangan, Ini Saran Dokter Saat Memilih Obat Batuk
Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)

Suara.com - Saat batuk, sebagian orang memiih meminum sembarang obat batuk yang dijual di pasaran. Tapi, Dokter spesialis anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. Shirley, Sp. A., mengingatkan masyarakat untuk lebih cermat dalam mengonsumsi obat batuk.

Ia meminta masyarakat untuk bisa membedakan fungsi dan kandungan bahan obat batuk. Hal itu agar seorang bisa mendapatkan khasiat sesuai dengan penyakit yang diderita, misalnya, apakah untuk melegakan napas atau meredakan nyeri tenggorokan.

Umumnya, menurut Dr. Shirley mengatakan, bahan yang terkandung dalam obat batuk antara lain Paracetamol, Ephedrine HCl, Guaifenesin dan Chlorphenamine maleate.

“Konsumsi obat yang mengkombinasikan Paracetamol yang bertugas meredakan nyeri dan Ephedrine HCl bekerja untuk melegakan saluran nafas, Guaifenesin berperan membantu mengencerkan dahak dan Chlorphenamine maleate sebagai antihistamin (anti alergi)," kata dokter yang bepraktikdi RSUD Syarif Ambami Ratu Ebu Bangkalan dikutip dari ANTARA.

Shirley menyarankan Anda memilih produk obat batuk yang terdaftar di Badan POM agar aman dikonsumsi.

Di musim penghujan seperti saat ini, batuk dan pilek menjadi ancaman bagi semua orang dan tidak mengenal usia, mulai dari anak–anak hingga dewasa. Salah satu yang paling sering terjadi adalah mengalami sakit batuk berdahak.

Agar kondisi ini tidak berlarut-larut, memilih obat batuk berdahak dengan kandungan yang tepat dan aman sangat disarankan, terutama apabila dikonsumsi untuk anak-anak dan keluarga.

Menurut Shirley, memilih obat batuk yang tepat juga harus bisa meringankan gejala-gejala yang lainnya seperti, demam, pilek dan sakit kepala.

Seperti dikutip dari WebMD, ada tiga jenis obat untuk meredakan batuk yani penekan (suppressants), ekspektoran, dan salep yang dioleskan ke kulit yang disebut topikal.

baca juga

Penekan bertugas menghalangi refleks batuk. Jenis obat ini tidak digunakan untuk mengobati batuk berlendir dan tak dapat menghilangkan rasa sakit seperti kodein obat. Anda memerlukan resep dokter untuk obat batuk itu.

Jenis obat lainnya yakni ekspektoran untuk batuk berdahak karena bisa membersihkan semua kotoran dari saluran udara Anda. Tetapi Anda perlu berkonsultasi dengan dokter bila obat ini membuat Anda tidak bisa tidur.

Dokter umumnya menyarankan Anda minum air untuk menghilangkan lendir, tetapi Anda juga dapat menggunakan obat-obatan seperti guaifenesin. Obat ini mengencerkan drainase sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan. Efek samping yang paling sering dari obat ini adalah mual dan muntah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aromanya Bikin Rileks, Simak 6 Manfaat Sereh untuk Kesehatan Tubuh Berikut Ini

Aromanya Bikin Rileks, Simak 6 Manfaat Sereh untuk Kesehatan Tubuh Berikut Ini

Lifestyle | Senin, 15 November 2021 | 11:44 WIB

7 Cara Mengatasi Mual saat Hamil, Lengkap dengan Obatnya

7 Cara Mengatasi Mual saat Hamil, Lengkap dengan Obatnya

Sulsel | Senin, 15 November 2021 | 10:57 WIB

Alami Kelelahan dan Batuk Usai Sembuh, Awas Bisa jadi Gejala Long Covid-19

Alami Kelelahan dan Batuk Usai Sembuh, Awas Bisa jadi Gejala Long Covid-19

Health | Minggu, 14 November 2021 | 18:10 WIB

Terkini

Gemini 4 Argon Bikin Robot Belajar Melempar Bola, 7 Kali Berhasil Berturut-turut

Gemini 4 Argon Bikin Robot Belajar Melempar Bola, 7 Kali Berhasil Berturut-turut

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Alfred Young Sugiri Pianis Bandung Tampil Memukau di Eropa, Momentum Benahi Musik Klasik Indonesia

Alfred Young Sugiri Pianis Bandung Tampil Memukau di Eropa, Momentum Benahi Musik Klasik Indonesia

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:17 WIB

Gaji PNS Bisa Telat Jika Dibayar dari KDMP, Bank Daerah Ikut Terancam

Gaji PNS Bisa Telat Jika Dibayar dari KDMP, Bank Daerah Ikut Terancam

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Daftar Shio Paling Hoki di Kuartal Akhir Tahun 2026

Daftar Shio Paling Hoki di Kuartal Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:15 WIB

5 Masker Wajah Alami untuk Memutihkan Kulit, Apa Saja Bahannya?

5 Masker Wajah Alami untuk Memutihkan Kulit, Apa Saja Bahannya?

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:15 WIB

IHSG Masih Betah di Level 5.900, Pantau MEDC

IHSG Masih Betah di Level 5.900, Pantau MEDC

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:13 WIB

Rekomendasi MP Club Ditutup usai Penggerebekan Narkoba, Ini Kata Agung Nugroho

Rekomendasi MP Club Ditutup usai Penggerebekan Narkoba, Ini Kata Agung Nugroho

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Pasar Modal Asia Dibuka Anjlok dan Saham Teknologi Tertekan

Pasar Modal Asia Dibuka Anjlok dan Saham Teknologi Tertekan

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:01 WIB

Wacana Adik Prabowo soal HP Gratis untuk Bansos Dinilai Tak Jelas, APBN Sudah Tekor

Wacana Adik Prabowo soal HP Gratis untuk Bansos Dinilai Tak Jelas, APBN Sudah Tekor

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar

Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar

Batam | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:54 WIB

×