Jangan Abaikan Warna Urine Keruh, 5 Makanan dan Minuman Ini Bisa Jadi Penyebabnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 16 November 2021 | 15:46 WIB
Jangan Abaikan Warna Urine Keruh, 5 Makanan dan Minuman Ini Bisa Jadi Penyebabnya!
Ilustrasi buang air kecil kencing (Pixabay/bzndenis)

Suara.com - Urine atau air kencing bisa menjadi indikator dari kualitan pola makan yang dijalani baik atau tidak. Peningkatan asupan mineral tertentu dalam makanan bisa mengubah warna, bau dan sedimen dalam urine.

Salah satu hal penting yang harus diwaspadai adalah perubahan warna urine. Umumnya, warna urine berubah ketika tubuh dehidrasi, infeksi saluran kemih atau radang prostat pada pria atau vagina pada wanita, infeksi menular seksual, batu ginjal dan makanan berlebih.

Tapi, faktor makanan dan minuman yang dikonsumsi juga bisa mempengaruhi perubahan warna urine atau air kencing. Berikut ini dilansir dari Times of India, 5 makanan dan minuman yang bisa mengubah warna urine.

1. Makanan asin

Makanan asin termasuk keripik olahan, makanan kaleng dan daging yang diawetkan bisa mengubah warna urine. Asupan garam yang tinggi tanpa diimbangi dengan asupan air minum yang cukup bisa membuat tubuh dehidrasi, sehingga mengubah warna urine.

Ilustrasi keripik, makanan asin (Pixabay/avantrend)
Ilustrasi keripik, makanan asin (Pixabay/avantrend)

2. Sirup jagung dengan fruktosa tinggi

Minuman ini mungkin nampaknya tidak membahayakan kesehatan. Tapi, fruktosa tinggi ini selalu ada pada hampir setidpa makanan kemasan, terutama soda manis dan makanan penurup yang berlebihan. Hal ini bisa meningkatkan produksi asam urat sehingga membuat urine keruh.

3. Produk susu

Kelebihan asupan susu dan produk susu lainnya bisa meningkatkan fosfor dalam tubuh yang menyebabkan urin keruh. Peningkatan fosfor ini akan lebih cepat ketika seseorang memiliki penyakit ginjal.

4. Daging

Daging merah dan unggas biasanya melepaskan fosfor berlebih yang dikombinasikan dengan kelebihan garam dalam bentuk daging olahan. Karena itu, konsumsi daging berlebihan bisa menyebabkan warna urine keruh.

5. Makanan laut

Beberapa jenis makanan laut, seperti sarden, teri, dan kerang mengandung purin tinggi yang dimetabolisme menjadi asam urat sehingga menyebabkan perubahan warna urine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Oknum PNS Terciduk Miliki Banyak Sabu, Bupati Cirebon Perintahkan Hal Ini

Ada Oknum PNS Terciduk Miliki Banyak Sabu, Bupati Cirebon Perintahkan Hal Ini

Jabar | Selasa, 09 November 2021 | 17:00 WIB

Sering Bangun Malam Untuk Kencing? Waspada Tanda Kanker Prostat Agresif

Sering Bangun Malam Untuk Kencing? Waspada Tanda Kanker Prostat Agresif

Health | Selasa, 09 November 2021 | 18:10 WIB

Sopir Vanessa Angel Akui Sempat Main Ponsel, Kecepatan Mobil 120 Km/Jam

Sopir Vanessa Angel Akui Sempat Main Ponsel, Kecepatan Mobil 120 Km/Jam

Jatim | Sabtu, 06 November 2021 | 17:51 WIB

Terkini

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB