Waspadai Cemas karena Pandemi, MSF Luncurkan Buku Gratis Tentang Kesehatan Mental

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 17 November 2021 | 21:15 WIB
Waspadai Cemas karena Pandemi, MSF Luncurkan Buku Gratis Tentang Kesehatan Mental
Ilustrasi cemas atau khawatir karena pandemi Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Ketidakpastian tentang kapan pandemi COVID-19 berakhir menurut pakar bisa menyebabkan masalah pada kesehatan mental, seperti cemas dan depresi.

Dampak psikologis ini menyerang hampir pada setiap individu, terutama mereka yang telah terinfeksi COVID-19 atau kehilangan orang-orang yang mereka cintai karena penyakit ini. Menyadari tingginya risiko masalah kesehatan mental yang terjadi selama pandemi, MSF Indonesia meluncurkan buku aktivitas tentang kesehatan mental.

“Peluncuran buku terkait kesehatan mental dari sebagai bentuk kerja sama MSF Indonesia dengan Kementerian Kesehatan, khususnya Pusat Krisis Kesehatan, merupakan hal yang baik dalam hal mengedukasi masyarakat mengenai kesehatan mental di masa pandemi. MSF telah mendukung Kementerian Kesehatan melalui kegiatannya yang melibatkan masyarakat sebagai subjek yang mandiri terhadap kesehatannya sendiri, bukan sebagai objek. Hal ini sangat penting karena masyarakat sebagai garda terdepan dapat melakukan self-assessment dan edukasi,” ujar drg. A. Hadijah Pandita, M.Kes., Subkoordinator Sub-Substansi Kesiapsiagaan, Pusat Krisis Kesehatan, Kementerian Kesehatan, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Dampak psikologis ini harus ditangani dengan hati-hati agar tidak menimbulkan masalah baru di masyarakat. Melihat hal tersebut, MSF Indonesia menginisiasi cara untuk menangani masalah kesehatan mental di masa pandemi dalam bentuk buku sebagai salah satu intervensi kesehatan mental di Indonesia.

MSF di Indonesia juga bertujuan untuk menggabungkan pendekatan holistik terhadap kesehatan mental dalam semua proyek dan programnya.

“Ini merupakan salah satu komitmen MSF Indonesia dalam Nota Kesepahaman dengan Kementerian Kesehatan RI. Kami mendukung pemerintah dengan membangun kapasitas nasional dan lokal, antara lain melalui kerja sama kami dalam program kesehatan remaja dan respons terhadap pandemi COVID-19 di Indonesia – dan buku ini adalah contoh yang tepat,” kata Jesper Hildebrandt Brix, Direktur MSF Indonesia.

Jesper juga menambahkan, dalam upaya mengurangi dampak negatif dari pandemi, MSF memberikan pelatihan pelatih kepada para pekerja garda terdepan di wilayah program, kader telah dilatih tentang pasien isolasi mandiri, dan memberikan pendidikan kesehatan mental dan mereka diberikan alat untuk memfasilitasi kegiatan. Dan salah satu alatnya adalah buku yang diluncurkan hari ini.

Buku yang berjudul "Sejahtera selama Pandemi" ini dapat digunakan oleh orang dewasa sebagai alat untuk memantau kondisi kesehatan mental mereka. Harapannya peluncuran buku ini dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap masyarakat yang merasakan beratnya pandemi.

Selain untuk pemantauan diri, buku ini juga dapat digunakan untuk mengedukasi keluarga, kerabat, dan teman-teman. Untuk peserta yang hadir secara daring dan masyarakat lebih luas, buku dapat diunduh gratis dari situs web di tautan berikut ini.

MSF mengatakan buku ini juga dapat dicetak di rumah masing-masing dan diperbanyak, tetapi tidak untuk dijual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Generasi Cemas di Tengah Dunia yang Katanya Penuh Kemudahan

Generasi Cemas di Tengah Dunia yang Katanya Penuh Kemudahan

Your Say | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:34 WIB

Ulasan Buku Kamu Tidak Salah, Ketika Empati Menjadi Kunci Penyembuhan

Ulasan Buku Kamu Tidak Salah, Ketika Empati Menjadi Kunci Penyembuhan

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 06:21 WIB

Saat Regulasi Bertemu Realitas: Upaya Nyata Menjaga Kesehatan Mental Pekerja Rumah Tangga

Saat Regulasi Bertemu Realitas: Upaya Nyata Menjaga Kesehatan Mental Pekerja Rumah Tangga

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:12 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Eco-Anxiety di Kalangan Gen Z Meningkat, Ancaman atau Justru Pemicu Aksi Lingkungan?

Eco-Anxiety di Kalangan Gen Z Meningkat, Ancaman atau Justru Pemicu Aksi Lingkungan?

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 14:15 WIB

Di Balik Surat Kartini: Jeritan Kesehatan Mental dalam 'Penjara' Adat

Di Balik Surat Kartini: Jeritan Kesehatan Mental dalam 'Penjara' Adat

Your Say | Selasa, 21 April 2026 | 10:12 WIB

Kerja Pintar Bukan Kerja Rodi: Mengapa Pulang Tenggo Itu Profesional?

Kerja Pintar Bukan Kerja Rodi: Mengapa Pulang Tenggo Itu Profesional?

Your Say | Senin, 20 April 2026 | 17:42 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Terkini

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB