Verawaty Fadjrin Meninggal karena Kanker Paru-Paru, Kenali Faktor Risikonya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 21 November 2021 | 12:31 WIB
Verawaty Fadjrin Meninggal karena Kanker Paru-Paru, Kenali Faktor Risikonya!
Legenda bulu tangkis Indonesia, Verawaty Fajrin. [Antaranews]

Suara.com - Mantan atlet bulu tangkas Indonesia, Verawaty Fadjrin meninggal dunia di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta, Minggu, pukul 06.58 WIB. Verawaty Fadjrin meninggal dunia setelah menjalani perawatan kanker paru-paru.

Verawaty Fadjrin meninggal dunia pada usia 64 tahun. Ia juga meninggalkan suami Fadjriansyah Bidoein, seorang anak Fidyandini dan dua cucu.

"Innaalillaahi wa inna ilaihi rojiun. PBSI dan keluarga besar bulu tangkis Indonesia turut berduka cita atas berpulangnya salah satu pahlawan bulu tangkis Indonesia, Verawaty Fadjrin. Almarhumah adalah pemain yang berjasa besar mengangkat prestasi bulu tangkis Indonesia di pentas dunia. Semoga arwahnya diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," kata Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna dalam keterangan tertulisnya, Minggu.

Kanker paru-paru adalah suatu kondisi ketika sel ganas atau kanker terbentuk di paru-paru. Umumnya, kanker paru-paru ini lebih berisiko menyerang perokok.

Tapi dilansir dari Alodokter, kanker paru-paru juga bisa menyerang orang yang bukan perokok, terutama orang yang sering terpapar zat kimia di lingkungan kerja atau perokok pasif.

Ilustrasi paru-paru, kanker paru-paru (Pixabay/oracast)
Ilustrasi paru-paru, kanker paru-paru (Pixabay/oracast)

Faktor Risiko Kanker Paru-paru

Karena kebiasaan merokok merupakan penyebab utama kanker paru-paru, sebagian besar penderitanya pun perokok aktif. Tapi, ada pula beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru, antara lain:

  1. Riwayat keluarga menderita kanker paru-paru
  2. Tinggal atau bekerja di lingkungan yang tercemar zat kimia berbahaya
  3. Paparan polusi Udara
  4. Radioterapi
  5. Tinggal di lingkungan yang tercemar
  6. Sistem kekebalan tubuh yang lemah
  7. Konsumsi suplemen

Jika Anda adalah orang yang memiliki salah satu faktor risiko di atas, tak ada salahnya untuk melakukan deteksi dini kanker paru-paru.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Salah Satu Penyakit Paling Mengintai Lelaki, Kenali Gejala Kanker Prostat

Jadi Salah Satu Penyakit Paling Mengintai Lelaki, Kenali Gejala Kanker Prostat

Health | Jum'at, 19 November 2021 | 18:50 WIB

Awalnya Cuma Batuk dan Sakit Punggung, Dokter Vonis Hidup Perempuan Ini Dua Minggu Lagi

Awalnya Cuma Batuk dan Sakit Punggung, Dokter Vonis Hidup Perempuan Ini Dua Minggu Lagi

Health | Jum'at, 12 November 2021 | 13:30 WIB

Ujung Jari Berubah Jadi Begini, Waspadai Tanda Kanker Paru-paru

Ujung Jari Berubah Jadi Begini, Waspadai Tanda Kanker Paru-paru

Health | Selasa, 02 November 2021 | 18:15 WIB

Terkini

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×