Piprim Basarah Yanuarso Resmi Jabat Ketua IDAI Periode 2021-2024

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 21 November 2021 | 18:14 WIB
Piprim Basarah Yanuarso Resmi Jabat Ketua IDAI Periode 2021-2024
Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) (Dok. IDAI)

Suara.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) resmi memiliki ketuai baru yaitu dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K). Dokter Piprim akan menjadi Ketua IDAI untuk periode 2021 hingga 2024.

Dalam pernyataannya, dokter Piprim menekankan pentingnya mewujudkan kesejahteraan dan kesehatan anak.

Hal tersebut searah dengan tujuan menuju Sustainable Development Goal (SDG) dan dan Indonesia Emas 2045 di mana salah satunya mewujudkan Good Health and Wellbeing (Kesehatan yang baik dan Kesejahteraan).

"Selaras juga dengan tujuan IDAI untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan anak dalam pembangunan Manusia Indonesia seutuhnya, seraya mengembangkan Ilmu Kesehatan Anak serta menyejahterakan anggotanya," kata dokter Piprim melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (21/11/2021).

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) (Dok. IDAI)
Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) (Dok. IDAI)

Angka kesakitan (mobiditas) dan kematian (mortalitas) pada anak juga masih menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi pemerintah. Oleh sebab itu, masih butuh waktu panjang untuk mencapai tujuan besar dalam mewujudkan kesehatan pada anak, kata dokter Piprim.

Ia menekankan, pentingnya kerjasama antar organisasi prosesi kesehatan untuk saling mendukung dan membantu mencapai program kesehatan nasional.

"Dengan rasa persatuan dan kesatuan, serta komunikasi yang rutin di IDAI Pusat dan Cabang, maka kami berharap dapat memantau lebih detail perkembangan kesehatan anak di Indonesia guna menyiapkan langkah proaktif untuk membantu mencapai tujuan Program Nasional Kesehatan ini demi kesejahteraan anak-anak Indonesia," ujarnya.

Di sisi lain, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pesan khusus agar pengurus baru IDAI juga bisa berikan dukungan terhadap Program Nasional Kemenkes yang sesuai dengan visi misi Presiden RI pada bidang kesehatan.

Ada beberapa kasus kesehatan anak yang menjadi perhatian pemerintah saat ini, di antaranya, terkait penurunan Angka Kematian Bayi dan Balita (AKB), pencegahan stunting, peningkatan pengendalian penyakit baik menular maupun tidak menular serta penguatan Health Security untuk penanganan pandemi.

Selain itu, penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) juga peningkatan sistem kesehatan nasional.

Ketua IDAI periode sebelumnya, Prof. Dr. dr. Aman Pulungan, Sp.A(K)., juga mengingatkan bahwa anak menjadi kelompok yang ikut terdampak akibat kondisi pandemi Covid-19. Terutama anak yang memiliki komorbid atau penyakit bawaan.

"Kita perlu berubah bersama, berbenah, dan mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi. Selain itu juga ada masalah kesenjangan akses pelayanan kesehatan di tiap wilayah di indonesia yang akhirnya memengaruhi angka kematian balita," kata dokter Aman.

Sebagai Direktur Eksekutif International Pediatric Association (IPA) atau Asosiasi Dokter Anak Internasional serta Presiden Asia Pacific Pediatric Association (APPA) atau Asosiasi Dokter Anak se-Asia Pasifik, dokter Aman menyampaikan bahwa SDG juga menjadi tujuan kesehatan tingkat dunia.

Oleh sebab itu, di tengah kondisi wabah Covid-19, ia mengingatkan perlunya mencegah terjadinya pandemi lain atau Kejadian Luar Biasa yang lain.

"Hal ini akan bisa dicapai dengan kerjasama yang baik antar semua pihak, karena masalah kesehatan di Indonesia terutama yang terkait dengan anak merupakan masalah multifaktorial yang perlu melibatkan aspek medis, sosial, ekonomi, politik, dan emosional untuk mengatasinya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Risiko Komordid Rendah, Sebagian Besar Anak Usia 6-11 Tahun Bisa Disuntik Vaksin Covid-19

Risiko Komordid Rendah, Sebagian Besar Anak Usia 6-11 Tahun Bisa Disuntik Vaksin Covid-19

Health | Senin, 08 November 2021 | 17:33 WIB

Ini Rekomendasi IDAI tentang Vaksinasi COVID-19 bagi Anak

Ini Rekomendasi IDAI tentang Vaksinasi COVID-19 bagi Anak

Lampung | Rabu, 03 November 2021 | 10:45 WIB

IDAI Keluarkan Rekomendasi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

IDAI Keluarkan Rekomendasi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Sumbar | Selasa, 02 November 2021 | 23:31 WIB

Terkini

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB