Ilmuwan Temukan Antivirus Nabati untuk Lawan Varian Virus Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 22 November 2021 | 09:24 WIB
Ilmuwan Temukan Antivirus Nabati untuk Lawan Varian Virus Corona Covid-19
Ilustrasi obat. (Unsplash)

Suara.com - Varian Delta merupakan salah satu varian virus corona Covid-19 paling dominan yang sangat menular dan membuat banyak terapi tidak efektif. Bahkan, varian virus corona ini juga diketahui menurunkan tingkat kemanjuran vaksin Covid-19.

Karena itu, para ahli terus menekankan perlunya pengendalian virus corona Covid-19 yang proaktif dan mampu melawan varian Delta. Kini, mereka menemukan antivirus baru yang berasal dari nabati untuk melawan semua varian virus corona, termasuk varian Delta.

Sebelumnya dilansir dari Times of India, para ilmuwan dari University of Nottingham, Inggris mengamati bahwa varian Delta lebih menular dibandingkan dengan varian lainnya yang mampu mereplikasi dan multiplikasi lebih tinggi.

Selain tingkat penularan yang tinggi, varian Delta juga bertanggung jawab menyebabkan infeksi ulang dan kasus terobosan. Dalam koinfeksi dengan dua varian SARS-CoV-2 yang berbeda, varian Delta juga meningkatkan penggandaan mitra koinfeksinya.

Sebuah penelitian yang berbasis di Inggris pun menemukan antivirus nabati yang efektif melawan virus corona Covid-19 beserta variannya. Antibirus berbasis tanaman ini telah terbukti memberikan efek luar biasa dalam melawan varian Delta.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. varian Delta. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. varian Delta. (Pixabay)

Obat antivirus alami baru yang disebut thapsigargin (TG), baru-baru ini ditemukan untuk memblokir virus lain, termasuk SARS-CoV-2 asli. Ternyata, hasilnya pun sama efektifnya dalam melawan semua varian virus corona Covid-19 yang lebih baru, termasuk varian Delta.

Dalam penelitian mereka sebelumnya, tim menunjukkan bahwa antivirus yang diturunkan dari tumbuhan bisa memicu respons imun bawaan antivirus yang berpusat pada inang dengan spektrum luas, meski dalam dosis kecil. Pengobatan alami ini pun sangat efektif terhadap 3 jenis utama virus pernapasan manusia, termasuk SARS-CoV-2.

Dalam studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Virulence, tim peneliti mencuri tahu seberapa baik varian Alpha, Beta dan Delta dapat berkembang biak dalam sel relatif satu sama lain sebagai infeksi varian tunggal.

Mereka juga mencuri tahu seberapa baik ketiga varian virus corona Covid-19 itu menyebabkan koinfeksi, yakni kondisi ketika sel-sel terinfeksi dua varian virus corona pada waktu yang sama sekaligus. Tim peneliti juga ingin tahu seberapa efektif TG dalam memblokir varian virus corona tersebut.

baca juga

Varian Delta pun menunjukkan kemampuan tertinggi untuk berkembang biak di dalam sel, mampu menyebar langsung ke sel tetangga, tingkat amplifikasinya pada 24 jam infeksi lebih dari 4 kali lipat dari varian Alpha dan 9 kali lebih banyak dari varian Beta.

Dalam kasus koinfeksi, varian Delta meningkatkan penggandaan mitra koinfeksi. Koinfeksi antara varian Alpha dan Delta atau Alpha dan Beta juga memberikan sinergi multiplikasi, di mana total keluaran virus baru lebih besar daripada jumlah infeksi varian tunggal yang sesuai.

Oleh karena itu, pil antivirus nabati ini merupakan obat yang dirancang khusus untuk membantu tubuh melawan virus dan bisa digunakan untuk perawatan pencegahan.

Apalagi, pasti lebih banyak orang yang mempercayai antivirus berbahan alami itu yang mudah ditemukan untuk mencegah virus corona Covid-19, selain vaksinasi.

Adanya antivirus nabati ini, semua varian SARS-CoV-2 sangat rentan terhadap pengobatan TG. Dosis priming pra-infeksi tunggal TG secara efektif memblokir semua infeksi varian tunggal dan setiap koinfeksi lebih besar dari 95 persen dibandingkan dengan kontrol. Demikian juga, TG efektif dalam menghambat setiap varian selama infeksi aktif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NHS Ingin Suntikan Vaksin Covid-19 pada Anak Usia 5 Tahun, Ini Kata Ahli!

NHS Ingin Suntikan Vaksin Covid-19 pada Anak Usia 5 Tahun, Ini Kata Ahli!

Health | Senin, 22 November 2021 | 08:08 WIB

80 Persen Penduduk Indonesia Diperkirakan Sudah Terinfeksi Delta, Ini Kata Epidemiolog UGM

80 Persen Penduduk Indonesia Diperkirakan Sudah Terinfeksi Delta, Ini Kata Epidemiolog UGM

Jogja | Minggu, 21 November 2021 | 13:40 WIB

Polusi Udara Membahayakan Kesehatan, Apa Jenis Masker yang Paling Efektif?

Polusi Udara Membahayakan Kesehatan, Apa Jenis Masker yang Paling Efektif?

Health | Minggu, 21 November 2021 | 08:22 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×