Mengenal Speech Delay pada Anak dan 3 Dampak Negatifnya

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Senin, 22 November 2021 | 17:37 WIB
Mengenal Speech Delay pada Anak dan 3 Dampak Negatifnya
Ilustrasi anak speech delay. (unsplash.com/Mick Haupt)

Suara.com - Speech Delay atau keterlambatan bicara merupakan jenis gangguan yang terjadi pada usia anak-anak. Kondisi ini dapat menyebabkan kurang berkembangnya kemampuan bicara anak atau tidak sesuai dengan usianya.

Tak hanya itu, kondisi ini membuat anak juga mengalami gangguan sulit untuk mengekspresikan diri, serta memahami maksud dari ucapan orang lain. Masalah lain yang juga mungkin terjadi pada anak dengan speech delay adalah gangguan dalam belajar, terutama ketika anak mengalami keterlambatan mengenali kata-kata hingga mencerna.

Mengenai masalah speech delay beserta dampak negatifnya ini telah diungkap oleh Psikolog Anak & Remaja sekaligus Co-Founder TigaGenerasi, Saskhya Aulia Prima.

1. Dampak pada berpikir
Menurut Saskhya, dampak negatif ketika anak mengalami keterlambatan bicara adalah hal ini akan menghambat proses berpikirnya. Di mana anak akan lebih sulit berlatih membaca dan menulis, serta sulitnya untuk berkonsentrasi.

“Dari beberapa riset, dikatakan bahwa ketika berbicara lebih lambat, anak akan punya kesulitan untuk membaca dan menulis,” ungkapnya dalam acara webinar Kupas Tuntas Tahapan Perkembangan Bicara Anak & Solusi Atasi Speech Delay, Senin (22/11/2021).

2. Dampak negatif pada emosinya
Dampak selanjutnya yang terjadi pada anak adalah, ketika mengalami keterlambatan bicara tentu anak akan sulit mengelola perasaannya, salah satunya sulit mengekspresikan diri anak.

“Ketika kesulitan menyampaikan apa maunya, dan orangtua tidak memperhatikan, anak akan mudah marah atau tantrum,” lanjut Saskhya.

3. Menarik diri dari lingkungan sosial
Ketika anak mengalami keterlambatan bicara, hal ini akan berdampak negatif bagi kehidupan sosialnya kelak. Parahnya, anak akan memilih menarik diri dari lingkungan sosial, sulit beradaptasi, dan kurangnya percaya diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitos Sunat Populer: Benarkah Sunat Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak?

Mitos Sunat Populer: Benarkah Sunat Bisa Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak?

Health | Senin, 22 November 2021 | 15:40 WIB

Agar Tumbuh Kembang Anak Maksimal, Perbanyak Aktivitas Fisik Yuk!

Agar Tumbuh Kembang Anak Maksimal, Perbanyak Aktivitas Fisik Yuk!

Health | Senin, 08 November 2021 | 15:03 WIB

Inilah Manfaat Bermain untuk Tumbuh Kembang Anak yang Akan Bertahan hingga Dewasa

Inilah Manfaat Bermain untuk Tumbuh Kembang Anak yang Akan Bertahan hingga Dewasa

Health | Sabtu, 06 November 2021 | 21:22 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB