Inilah Manfaat Bermain untuk Tumbuh Kembang Anak yang Akan Bertahan hingga Dewasa

Vania Rossa Suara.Com
Sabtu, 06 November 2021 | 21:22 WIB
Inilah Manfaat Bermain untuk Tumbuh Kembang Anak yang Akan Bertahan hingga Dewasa
Ilustrasi anak bermain (pexels/@cottonbro)

Suara.com - Bermain adalah dunia anak-anak. Meski kelihatannya bebas, saat anak-anak bermain dengan mainannya, itu bermanfaat untuk tumbuh kembang anak.

Hal itu dikatakan oleh Psikolog klinis dan keluarga dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Pritta Tyas Mangestuti, dalam sebuah webinar, Sabtu (6/11/2021).

Pritta mengatakan bahwa kegiatan bermain pada anak memiliki manfaat besar bagi tumbuh kembang dan perilaku ketika dewasa.

Sayangnya, menurut Pritta, masih banyak orangtua yang masih memarahi anak lantaran menggunakan berbagai jenis perabotan rumah tangga untuk 'bermain'. Padahal, ini bisa menghidupkan imajinasi anak, lho.

Kegiatan bermain dapat memberi banyak manfaat bagi anak. Misalnya role play atau permainan meniru, ini bisa melatih perkembangan sosial dan empati anak.

Atau saat orangtua melakukan storytelling bersama anak dengan cerita yang seru dan menarik, maka anak akan menyerap berbagai kata yang diucapkan. Ketika anak berusia 3-4 tahun, kegiatan bercerita akan melatihnya untuk merangkai kaca saat berbicara.

"Manfaat berikutnya early math skill. Jangan salah, salah satu manfaat dari permainan adalah pondasi matematika, tapi bukan hitung-hitungan," kata Pritta, mengutip dari Antara.

"Saat anak bermain mengisi air di gelas misalnya, dia akan tahu kalau ngisinya kepenuhan akan tumpah, dia nanti akan bisa mengira-ngira," lanjutnya.

Pritta juga mengatakan bahwa bermain bisa membantu anak meregulasi emosinya, memahami keinginan orang lain dan menumbuhkan rasa percaya diri.

Baca Juga: Pastikan Tumbuh Kembang Anak Berkualitas, Pendidikan Karakter Tak Boleh Disepelekan

Lalu, permainan seperti apa yang sebaiknya dilakukan oleh anak?

"Saat bermain, biar anak yang memutuskan mau main apa, minta dia untuk berani mengutarakan. Ini akan membuatnya percaya diri dan sangat penting untuk dia mengambil keputusan saat dewasa," ujar Pritta.

Yang paling penting adalah bermain dapat mengoptimalkan fungsi eksekutif. Hal ini sangat berguna ketika anak dewasa untuk mengontrol fokus perhatian.

"Sekarang kan banyak ya orang melakukan berbagai hal di waktu bersamaan, kalau fungsi eksekutifnya bagus maka orang itu bisa mengontrol mana yang jadi fokus perhatiannya," ujar Pritta.

"Kalau enggak bagus, dia akan panikan saat menghadapi sesuatu, level stres cepat naik. Semua ini enggak tumbuh secara alami, tapi dibentuk saat anak-anak bermain," imbuhnya.

Selain itu, bermain juga dapat menurunkan tingkat stres pada anak, kelelahan, depresi dan menaikkan rentang konsentrasi saat belajar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI