Lebih Baik dari Semua Isotonik, Dr. Zaidul Akbar Ungkap Cairan Pencegah Dehidrasi Alami

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 23 November 2021 | 11:26 WIB
Lebih Baik dari Semua Isotonik, Dr. Zaidul Akbar Ungkap Cairan Pencegah Dehidrasi Alami
Ilustrasi air kelapa tua. (Craig Adderley/Pexels).

Suara.com - Dokter Zaidul Akbar ungkap manfaat tak terduga dari air kelapa tua, yang selama ini lebih sering dibuang. Menurutnya, air kelapa tua merupakan cairan pencegah dehidrasi alami yang lebih baik dibandingkan semua air isotonik manapun.

Lebih dari 70 persen tubuh manusia terdiri dari air, sehingga kekurangan cairan atau dehidrasi bisa mengancam kesehatan manusia.

Bahkan, beberapa penyakit seperti demam berdarah, typhus, hingga diare, disarankan penderitanya untuk rutin mengonsumsi air yang cukup sebagai salah satu terapi.

Menariknya, air kelapa tua yang banyak dibuang justru tinggi kandungan nutrisi, yang bisa meningkatkan cairan tubuh atau menghidrasi tubuh dengan cepat.

"Menghidrasi membuat tubuh terisi cairan, bahkah lebih baik daripada minuman isotonik manapun, itu air kelapa tua. Itu banyak dibuang, itu air lebih baik dari air isotonik manapun," ujarnya dalam kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, dikutip suara.com, Selasa (23/11/2021).

Dokter pencetus jurus sehat rasullullah (JSR) itu mengatakan air kelapa tua adalah resep sederhana, yang bahkan tidak hanya ampuh menghidrasi tubuh tapi juga menyehatkan organ lainnya.

"Kalau minum setiap hari, pembuluh darah bersih, tulang akan kuat, otak akan strong. Modalnya Rp 1000 juga dapet, daripada dibuang," pungkasnya.

Sementara itu mengutip Hello Sehat, kondisi dehidrasi bisa sangat berbahaya, karena apabila tubuh kekurangan cairan volume darah akan berkurang. Akibatnya, jantung tidak mampu memompa darah ke organ-organ penting.

Ketidakmampuan jantung memompa darah disebut dengan syok hipovolemik, yang akhirnya dapat menyebabkan gagal ginjal, syok pada hati, asidosis laktat, tekanan darah terlalu rendah, hingga kematian.

baca juga

Selain itu, ketidakseimbangan kadar elektrolit akibat dehidrasi menyebabkan uremia, kadar mineral dalam darah terganggu, asidosis metabolik, dan alkalosis metabolik.

Selain itu, apabila melakukan aktivitas yang berat dan tidak segera mengganti cairan tubuh yang hilang, akan berisiko mengalami heat injury.

Kondisi ini dapat bervariasi mulai dari kram ringan, kepanasan parah atau heat exhaustion, hingga heat stroke yang parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Abaikan Warna Urine Keruh, 5 Makanan dan Minuman Ini Bisa Jadi Penyebabnya!

Jangan Abaikan Warna Urine Keruh, 5 Makanan dan Minuman Ini Bisa Jadi Penyebabnya!

Health | Selasa, 16 November 2021 | 15:46 WIB

Selain Dehidrasi, Ini 5 Dampak Kurang Minum Air pada Otak hingga Kulit!

Selain Dehidrasi, Ini 5 Dampak Kurang Minum Air pada Otak hingga Kulit!

Health | Rabu, 10 November 2021 | 09:30 WIB

5 Cara Rumahan Mengatasi Bibir Kering atau Bibir Pecah-pecah

5 Cara Rumahan Mengatasi Bibir Kering atau Bibir Pecah-pecah

Lifestyle | Minggu, 07 November 2021 | 22:50 WIB

Terkini

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

Berita Hoaks, Nama Menkeu Suahasil Nazara Disebut dalam Isu Korupsi Rp500 Triliun

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

Persib Tumbangkan FC Seoul, Igor Tolic dan Marc Klok Singgung Persija Jakarta

Persib Tumbangkan FC Seoul, Igor Tolic dan Marc Klok Singgung Persija Jakarta

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 10:35 WIB

3 Serum Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Menghadapi Polusi Sesuai Klaim

3 Serum Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Menghadapi Polusi Sesuai Klaim

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:31 WIB

Redmi Note 17 Disebut Downgrade, Xiaomi Ungkap Alasan Tak Lagi Cuma Kejar Chipset

Redmi Note 17 Disebut Downgrade, Xiaomi Ungkap Alasan Tak Lagi Cuma Kejar Chipset

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 10:29 WIB

Honda Klaim Tak Ingin Kualitas Produk Jadi Korban Persaingan Mobil China

Honda Klaim Tak Ingin Kualitas Produk Jadi Korban Persaingan Mobil China

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 10:28 WIB

Mengapa Anak Zaman Now Ingin Jadi YouTuber ketimbang Astronot?

Mengapa Anak Zaman Now Ingin Jadi YouTuber ketimbang Astronot?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:26 WIB

Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?

Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:25 WIB

Renggut 3 Nyawa! WNA China Ditemukan di Tambang Ilegal Sumbawa

Renggut 3 Nyawa! WNA China Ditemukan di Tambang Ilegal Sumbawa

Bali | Kamis, 17 September 2026 | 10:24 WIB

Di Balik Riuh Kritik Maudy Ayunda: Saat Kemarahan Warganet Jadi Ladang Cuan Algoritma

Di Balik Riuh Kritik Maudy Ayunda: Saat Kemarahan Warganet Jadi Ladang Cuan Algoritma

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:18 WIB

Buruh Minta Naik! Ini Bocoran Formula dan Kisaran Upah Minimum 2027

Buruh Minta Naik! Ini Bocoran Formula dan Kisaran Upah Minimum 2027

Bekaci | Kamis, 17 September 2026 | 10:15 WIB

×