alexametrics

Israel Mulai Vaksinasi Anak Usia 5 Sampai 11 Tahun, Pakai Vaksin Apa?

M. Reza Sulaiman
Israel Mulai Vaksinasi Anak Usia 5 Sampai 11 Tahun, Pakai Vaksin Apa?
ilustrasi vaksinasi anak. (Suara.com)

Meningkatnya kasus COVID-19 di benua Eropa membuat pemerintah Israel mengambil langkah cepat untuk memulai vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 5-11 tahun.

Suara.com - Meningkatnya kasus COVID-19 di benua Eropa membuat pemerintah Israel mengambil langkah cepat untuk memulai vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 5-11 tahun.

Penyuntikan dilakukan menggunakan vaksin COVID-19 buatan Pfizer/BioNtech, setelah laporan otoritas kesehatan menyebut Setengah dari jumlah kasus COVID-19 yang dikonfirmasi saat ini berasal dari anak-anak berusia 11 tahun ke bawah.

Gelombang infeksi keempat yang melanda Israel pada Juni mulai mereda pada September.

Namun, jumlah kasus virus corona mulai mengalami peningkatan selama dua minggu terakhir.

Baca Juga: Selamat! 125 Mahasiswa Sains Terbaik Indonesia Raih Penghargaan Perusahaan Farmasi Amerika

Petugas kesehatan menyiapkan vaksin Pfizer yang akan disuntikkan ke warga di Puskesmas Pekayon, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (27/8/2021).  ANTARA FOTO
Petugas kesehatan menyiapkan vaksin Pfizer yang akan disuntikkan ke warga di Puskesmas Pekayon, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (27/8/2021). ANTARA FOTO

Sebanyak 9,4 juta penduduk Israel berada pada usia muda, dengan sekitar 1,2 juta anak berada dalam kelompok usia 5-11 tahun.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Israel, anak usia 5-11 tahun menyumbang sepertiga kasus baru COVID-19.

Para ilmuwan dan pejabat meragukan Israel dapat mencapai "kekebalan kawanan" kecuali anak-anak divaksinasi.

Pemerintah mengatakan bahwa vaksinasi anak usia 5-11 tahun bertujuan untuk melindungi kesehatan mereka dan bukan hanya untuk menghentikan penularan virus corona.

Meskipun kasus COVID-19 pada anak kecil tidak menunjukkan gejala yang berat, infeksi dapat membawa risiko dalam jangka panjang.

Baca Juga: Masyarakat Masih Ragu dengan Vaksin Astrazeneca dan Pfizer, Menkes Pastikan Aman

Kemenkes Israel memperkirakan satu dari 3.500 anak yang terinfeksi virus corona akan mengalami sindrom inflamasi multisistem atau Multisystem Inflammatory Syndrome in Children (MIS-C).

Komentar