Mood Berubah Seketika, Ternyata Bisa Jadi Tanda Diabetes

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 25 November 2021 | 17:55 WIB
Mood Berubah Seketika, Ternyata Bisa Jadi Tanda Diabetes
Petugas Novo Nordisk Indonesia mengecek kadar gula dalam darah warga dalam layanan gratis memperingati Hari Diabetes Sedunia di Stasiun KA Tanah Abang, Jakarta, Minggu (14/11/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Suara.com - Gejala diabetes dapat bervariasi tergantung pada kadar gula darah. Namun, ketika kadar gula darah turun terlalu rendah, kondisi itu biasa dikenal sebagai hipoglikemia.

Dilansir dari Express UKk, episode hipoglikemik lebih sering terjadi pada orang yang memiliki diabetes tipe satu. Namun, mereka dengan diabetes tipe dua dapat melihat kadar gula darah turun sebagai akibat dari terlalu banyak insulin atau menurunkan kadar gula darah.

Ada sejumlah gejala gula darah rendah, seperti berkeringat berlebihan atau merasa lelah. Namun, episode hipoglikemik juga bisa tiba-tiba memengaruhi suasana hati.

Petugas Novo Nordisk Indonesia mengecek kadar gula dalam darah warga dalam layanan gratis memperingati Hari Diabetes Sedunia di Stasiun KA Tanah Abang, Jakarta, Minggu (14/11/2021).  ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Petugas Novo Nordisk Indonesia mengecek kadar gula dalam darah warga dalam layanan gratis memperingati Hari Diabetes Sedunia di Stasiun KA Tanah Abang, Jakarta, Minggu (14/11/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Medical News Today menyatakan perubahan suasana hati bisa terjadi "dengan cepat". Menurut NHS, perubahan suasana hati termasuk "menjadi mudah tersinggung, menangis, cemas atau murung".

Orang mungkin juga mulai merasa sulit untuk berkonsentrasi pada tugas atau apa yang terjadi di sekitar mereka.

Hipoglikemia dapat terjadi karena sejumlah alasan yang dapat menyebabkan penurunan kadar glukosa darah.

Menurut NHS, ini bisa terjadi ketika seseorang:

  • Menunda makan
  • Belum cukup karbohidrat
  • Apakah banyak berolahraga tanpa jumlah karbohidrat yang tepat atau telah mengurangi dosis insulin mereka
  • Mengonsumsi terlalu banyak insulin
  • Minum alkohol saat perut kosong

Episode hipoglikemia dapat terjadi dengan cepat sehingga penting bagi penderita diabetes untuk mengetahui beberapa tanda dan gejalanya. Ini akan membantu mengobatinya dengan cepat dan benar.

Cara terbaik untuk mengobati hipoglikemia adalah dengan mengenali tanda-tandanya dengan cepat. Sebelum gejala memburuk, dianjurkan orang makan atau minum sesuatu yang manis.

NHS menyarankan makan antara tiga dan enam dekstrosa atau permen glukosa. Atau, sekitar lima permen jelly, seperti Jelly Babies, satu gelas minuman manis non-diet, atau segelas jus buah.

Namun, penting untuk tidak makan terlalu banyak gula atau mengonsumsi terlalu banyak makanan yang kemudian dapat menyebabkan lonjakan glukosa darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tempat Nyaman untuk Menulis, Adakah Tempat Favoritmu?

5 Tempat Nyaman untuk Menulis, Adakah Tempat Favoritmu?

Your Say | Selasa, 23 November 2021 | 13:51 WIB

4 Minuman yang Dipercaya Baik untuk Dikonsumsi Pasien Diabetes

4 Minuman yang Dipercaya Baik untuk Dikonsumsi Pasien Diabetes

Health | Selasa, 23 November 2021 | 09:14 WIB

Diabetes Jadi Penyebab Kematian Nomor 3 Dunia, Begini Cara Cegahnya

Diabetes Jadi Penyebab Kematian Nomor 3 Dunia, Begini Cara Cegahnya

Health | Selasa, 23 November 2021 | 15:30 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB