Membersihkan Telinga Pakai Obat Tetes Aman, Tetapi Jangan Pakai Cotton Bud!

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 25 November 2021 | 21:01 WIB
Membersihkan Telinga Pakai Obat Tetes Aman, Tetapi Jangan Pakai Cotton Bud!
Ilustrasi membersihkan telinga. (Shutterstock)

Suara.com - Kotoran telinga adalah zat lemak yang diproduksi di saluran telinga. Secara medis, kotoran telinga dikenal sebagai serumen, yang berfungsi untuk membersihkan telinga, melindungi dari infeksi dan melumasi saluran telinga agar tidak terlalu kering.

Biasanya, kotoran telinga akan mengering dan terlepas dari telinga. Namun, beberapa orang menghasilkan lebih banyak kotoran dari yang diperlukan. Jika serumen ini menumpuk, maka akan menyebabkan penyumbatan.

Menurut Insider, penumpukan kotoran ini dapat menyebabkan:

- Perasaan penuh di telinga
- Sakit telinga
- Kesulitan mendengar atau kehilangan pendengar
- Rasa gatal di telinga
- Keluar cairan dari telinga
- Bau keluar dari telinga
- Pusing

Jika kondisi ini sampai membuat tidak bisa mendengar atau berulang kali merasakan sakit, maka harus segera memeriksakannya ke dokter.

Selain ke dokter, kondisi ini juga bisa diatasi dengan obat tetes telinga. Hal ini bisa dilakukan di rumah.

Ilustrasi pemeriksaan telinga. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi pemeriksaan telinga. (Sumber: Shutterstock)

Hal yang tidak boleh dilakukan untuk menghilangkan kotoran telinga

Mencoba membersihkan sendiri kotoran telinga dengan jari atau benda lain dapat memperburuk pernyumbatan.

"Namun, membersihkan kotoran yang ada di lubang masuk telinga tidak masalah," kata spesialis THT dari University of Louisville, Jerry Lin.

baca juga

Faktanya, beberapa penyumbatan dapat terjadi ketika mencoba membersihkan telinga dengan kapas dan secara tidak sengaja mendorong kotoran lebih dalam.

Lin juga tidak merekomendasikan penggunaan cotton bud.

"Menggunakan cotton bud adalah ide yang buruk. Mereka menutup sebagian besar saluran telinga. Oleh karena itu, menggunakannya untuk mengambil kotoran akan memasukkannya ke dalam saluran telinga," sambungnya.

Selain itu, pengobatan rumahan seperti ear candle juga tidak direkomendasikan. Sebab, alat itu dapat meneteskan lilin panas ke telinga dan tidak efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kotoran Telinga Bisa Jadi Tanda Seorang Terkena Diabetes, Begini Cirinya

Kotoran Telinga Bisa Jadi Tanda Seorang Terkena Diabetes, Begini Cirinya

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 17:50 WIB

Benarkah Kotoran Telinga Tunjukkan Masalah Kesehatan? Ini Kata Ahli!

Benarkah Kotoran Telinga Tunjukkan Masalah Kesehatan? Ini Kata Ahli!

Health | Minggu, 11 Juli 2021 | 14:20 WIB

Tinggalkan Cotton Bud, Air dan Garam Bisa untuk Bersihkan Kotoran Telinga

Tinggalkan Cotton Bud, Air dan Garam Bisa untuk Bersihkan Kotoran Telinga

Health | Kamis, 20 Mei 2021 | 19:18 WIB

Terkini

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

×