Muncul Virus corona Varian B.1.1.519, Benarkah Lebih Berbahaya?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 26 November 2021 | 13:45 WIB
Muncul Virus corona Varian B.1.1.519, Benarkah Lebih Berbahaya?
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Setelah varian Delta, kini kembali ditemukan varian Covid-19 di Afrika Selatan yaitu virus corona Varian B.1.1.519

Pakar Kesehatan Prof. Tjandra Yoga Aditama menyoroti Virus corona Varian B.1.1.519 ini sudah memiliki banyak mutasi, bahkan disebut-sebut varian ini sudah lebih dari 30 kali bermutasi, sehingga diprediksi bermutasi lebih banyak dari varian Delta.

"Makin banyak mutasi yang ada tentu akan makin mengkhawatirkan tentang kemungkinan dampaknya. Mengkhawatirkan artinya harus waspada dan diteliti mendalam secara ilmiah," ujar Prof. Tjandra lewat keterangannya yang diterima suara.com, Jumat (26/11/2021).

Meski patut diperhatikan, kata Prof. Tjandra bukan berarti varian ini lebih berbahaya. Itulah kenapa perlu dilakukan analisa ilmiah lebih lanjut.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Pakar yang juga Mantan Dirjen P2P sekaligus Kepala Balitbangkes RI itu mengungkap bahwa kajian ilmiah saat ini menunjukan, varian baru diduga akan sedikit berdampak terhadap penularan Covid-19, namun belum diketahui lebih cepat atau lebih lambat.

"Belum terlalu jelas apakah akan ada dampak pada 4 hal lain, yaitu beratnya penyakit, diagnosis dengan PCR dan antigen, infeksi ulang dan vaksin. Biasanya perlu waktu beberapa minggu barulah semua informasi lebih jelas," imbuh Prof. Tjandra.

Selain itu, mantan Direktur WHO Asia Tenggara itu juga menganggap bahwa sudah ada beberapa negara yang melakukan pembatasan, terhadap pendatang dari negara yang terjangkit. Bahkan beberapa di antaranya mengetatkan aturan karantina bagi pendatang. 

"WHO akan rapat dalam hari-hari ini untuk menentukan apakah varian B.1.1.529 akan masuk kelompok Variant under investigation (VUI), atau akan masuk Variant of Interest (VOI) atau Variant of Concern (VOC)," tuturnya.

Adapun hal yang perlu diperhatiian apabila varian masuk kategori VOI dan VOC yang berarti membuat varian tersebut akan diberi nama sesuai urutan Yunani, yakni Alpha, Beta, Delta dan sebagainya.

baca juga

"Ada yang memperkirakan tapi belum pasti  mungkin akan diberi nama Nu, kalau memang jadi VOI atau VOC, kalau VUI maka belum diberi nama khusus," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Siswa SD di Solo Positif Covid-19, Gibran Ungkap Orang Tua Tolak Isolasi Terpusat

7 Siswa SD di Solo Positif Covid-19, Gibran Ungkap Orang Tua Tolak Isolasi Terpusat

Surakarta | Jum'at, 26 November 2021 | 13:18 WIB

Mutasi Varian Virus Corona B.1.1.529 Dua Kali Lipat dari Delta, WHO Adakan Rapat Darurat

Mutasi Varian Virus Corona B.1.1.529 Dua Kali Lipat dari Delta, WHO Adakan Rapat Darurat

Health | Jum'at, 26 November 2021 | 12:23 WIB

Pemerintah Terapkan PPKM Level 3 saat Libur Natal dan Tahun Baru

Pemerintah Terapkan PPKM Level 3 saat Libur Natal dan Tahun Baru

Foto | Jum'at, 26 November 2021 | 12:58 WIB

Terkini

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Pembesaran Prostat Tanpa Khawatir Fungsi Seksual Terganggu, Kenali Terapi Rezum

Pembesaran Prostat Tanpa Khawatir Fungsi Seksual Terganggu, Kenali Terapi Rezum

Health | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Rayakan Hari Batik Nasional 2026, Shopee Bagikan Fun Fact Menarik Soal Batik

Rayakan Hari Batik Nasional 2026, Shopee Bagikan Fun Fact Menarik Soal Batik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:13 WIB

Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta

Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:09 WIB

×