alexametrics

BPOM RI Berikan Kabar Terkini Seputar Vaksin Merah Putih, Siap Uji Klinik?

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
BPOM RI Berikan Kabar Terkini Seputar Vaksin Merah Putih, Siap Uji Klinik?
Peneliti meriset pembuatan vaksin Merah Putih di salah satu laboratorium PT Bio Farma (Persero), Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memberikan perkembangan terbaru terkait vaksin Covid-19 buatan Indonesia yakni vaksin Merah Putih.

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memberikan perkembangan terbaru terkait vaksin Covid-19 buatan Indonesia yakni vaksin Merah Putih.

BPOM berharap vaksin Merah Putih dalam waktu dekat akan menjalani uji klinis atau diuji kepada manusia.

Hal ini diungkap langsung Kepala BPOM Penny K. Lukito saat melakukan tinjauan Fasilitas Produksi Upstream-Downstream Vaksin Merah Putih di PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia.

"Dalam waktu dekat kita harapkan untuk siap melangkah ke tahap uji klinik,” ujar Penny melalui keterangannya yang diterima Suara.com, Jumat, (26/11/2021).

Baca Juga: Jokowi Dorong Pencapaian Target Vaksinasi WHO pada KTT ASEM ke-13

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny K Lukito dalam jumpa pers daringnya yang dipantau dari Jakarta, Jumat (8/1/2021).
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny K Lukito dalam jumpa pers daringnya yang dipantau dari Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Penny juga mengatakan, setelah meninjau ia melihat proses pengembangan Vaksin Merah Putih berjalan dengan baik dan sesuai dengan timeline atau waktu yang disepakati.

Adapun kunjungan BPOM ke di PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia dilakukan untuk engawal pengembangan Vaksin Merah Putih yang dikembangkan bersama dengan peneliti dari Universitas Airlangga.

Sekaligus sebagai bentuk komitmen BPOM lakukan pengawalan proses kemandirian produk obat dalam negeri. Termasuk menindaklanjuti PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia untuk mempersiapkan fasilitas produksi, yang memenuhi dan menerapkan ketentuan internasional serta standar dan perayaratan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

"Kami mengapresiasi kerja sama dan segala upaya yang dilakukan PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia dalam penerapan CPOB secara penuh dalam rangka penjaminan mutu vaksin Covid-19," ucap Penny.

Selain pihak PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia, hadir juga dalam pertemuan tersebut Chairman PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia Wang Ming Liang, Komisaris Utama PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia Osbal Saragi Rumahorbo, dan Peneliti Utama dari Universitas Airlangga Fedik Abdul Rantam.

Baca Juga: Mana yang Didahulukan Saat Musim Hujan, Vaksin COVID-19 atau Vaksin Influenza?

Sebelumnya, pada 18 Agustus lalu, BPOM telah memberikan sertifikat CPOB kepada PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia untuk Fasilitas Fill and Finished vaksin Covid-19.

Komentar