Ahli Ungkap Pentingnya Kesehatan Pencernaan Bagi Tumbuh Kembang Anak

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Minggu, 28 November 2021 | 15:30 WIB
Ahli Ungkap Pentingnya Kesehatan Pencernaan Bagi Tumbuh Kembang Anak
Ilustrasi Anak Sakit Perut. (Shutterstock)

Suara.com - Pencernaan yang sehat memiliki peran penting terhadap kesehatan anak secara keseluruhan. Mengutip dari penelitian dalam jurnal Clinical & Experimental Immunology, sistem pencernaan memegang peranan sebesar 70 persen dalam kesehatan tubuh manusia secara utuh.

Saluran cerna adalah organ dalam tubuh yang juga berpengaruh terhadap imunitasnya. Di dalamnya terdapat kolonisasi bakteri yang baik, di mana ini membentuk fungsi pada antibodi.

Mengenai kesehatan pencernaan ini, telah diungkap oleh Dokter Spesialis Anak dr. Atilla Dewanti, dalam acara webinar bertajuk Pentingnya Kesehatan Pencernaan Bagi Imunitas Si Kecil, Minggu (28/11/2021).

“Semakin banyak bakteri baik di saluran cerna, maka semakin sehat saluran cerna si kecil,” ungkap dr. Atilla.

Ilustrasi stunting, tinggi badan anak. (Envato Elements)
Ilustrasi stunting, tinggi badan anak. (Envato Elements)

Ia mengatakan, untuk meningkatkan saluran cerna anak agar tetap sehat, dibutuhkan beberapa sumber makanan yang juga sehat. Salah satunya yakni sumber probiotik dan prebiotik.

“Prebiotik itu apa saja? Ada di makanan sehari-hari. Yang paling mudah itu ada di bawang putih dan merah. Jadi kalau lagi masak di rumah, bumbu bawang ini sudah jadi sumber prebiotik buat kita,” lanjutnya.

Mengenai probiotik, dr. Atilla mengatakan bahwa 60 persen usus bayi usia satu bulan pertama didominasi oleh probiotik Bifidobacterium. Probiotik ini sudah dimiliki sebesar 21 persen sejak hari pertama bayi lahir secara per vaginam. Probiotik ini akan meningkat sebesar 100 persen pada anak berusia 3 tahun.

“Jika pada saat bayi diberikan ASI, maka semakin banyak produksi probiotik nya,” ungkapnya.

Namun ada perbedaan pada probiotik anak yang lahir secara sesar. Di mana jumlah probiotik Bifidobacterium jauh lebih rendah jika dibandingkan usus bayi yang lahir secara normal.

“Kalau bayi yang lahir secara normal probiotiknya banyak banget, tapi kalau lahir secara sesar, itu sangat sedikit. Jadi sangat signifikan perubahan Bifidobacterium nya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Kesehatan Usus, Hindari 6 Makanan Ini!

Demi Kesehatan Usus, Hindari 6 Makanan Ini!

Health | Sabtu, 20 November 2021 | 13:36 WIB

Saluran Cerna Adalah Otak Kedua Anak di 1000 Hari Pertama Kehidupan

Saluran Cerna Adalah Otak Kedua Anak di 1000 Hari Pertama Kehidupan

Health | Rabu, 03 November 2021 | 11:37 WIB

Seberapa Sering Seharusnya Kita Buang Air Besar? Begini Jawaban Para Ahli

Seberapa Sering Seharusnya Kita Buang Air Besar? Begini Jawaban Para Ahli

Health | Senin, 25 Oktober 2021 | 20:33 WIB

Terkini

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB