Ini Perbedaan Umum Alergi dengan Masalah Saluran Cerna Pada Bayi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:50 WIB
Ini Perbedaan Umum Alergi dengan Masalah Saluran Cerna Pada Bayi
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Gangguan saluran cerna umum terjadi pada bayi baru lahir. Namun, orangtua juga harus jeli memerhatikan apakah gangguan saluran cerna yang dialami anak masih normal atau termasuk tanda alergi. Oleh sebab itu deteksi dini penting dilakukan tiap kali bayi alami masalah pencernaan.

Dokter spesialis anak konsultan gastro hepatologi dr. Frieda Handayani, Sp.A (K)., menjelaskan bahwa gangguan saluran cerna normal terjadi pada bayi karena sistem pencernaannya memang belum berfungsi maksimal. Kondisi itu secara medis disebut dengan gangguan saluran cerna fungsional atau FGID.

"Gangguan saluran cerna fungsional adalah gangguan yang terjadi secara kronis, terjadi lama, dan berulang," papar dokter Frieda dalam webinar Bicara Gizi 'Gejala Saluran Cerna vs Gangguan Saluran Cerna Fungsional: Cara Membedakannya' beberapa waktu lalu.

Agar lebih mudah dipahami, dokter Frieda menjabarkan cara membedakan antara FGID dengan gangguan alergi pada bayi baru lahir.

1. Penyebab FGID

Ilustrasi bayi. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Pada kondisi FGID, tubuh bayi tidak akan ditemukan kelainan anatomi atau kelainan biokimia dan struktur dari organ saluran cernanya. Tapi berbagai keluhan memang mungkin terjadi, seperti kolik atau sakit perut mendadak, gumoh, sembelit, juga diare. Keluhan itu diakibatkan fungsi organ cerna bayi memang belum berfungsi optimal. 

Sementara alergi terjadi akibat adanya gangguan pada sistem imun bayi yang terlalu responsif menangani makanan atau minuman tertentu. Dokter Frieda mengatakan, alergi yang paling umum terjadi pada bayi biasanya alergi protein susu sapi.

Seiring usia bayi bertambah dan sudah mendapatkan makanan pendamping ASI, risiko alergi bisa makin luas. Misalnya, alergi pada telur, kacang-kacangan, ikan, debu, hingga bulu hewan.

2. Riwayat keluarga

baca juga
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi bayi (Pexels)

FGID terjadi secara alami karena organ tubuh manusia yang belum optimal pascalahir . Seiring bayi bertambah usia, setiap organnya akan bertumbuh dan berfungsi dengan baik.

Sedangkan alergi umumnya karena faktor genetik. Dokter Frieda menjelaskan, jika bapak dan ibunya memiliki alergi jenis yang sama, maka kemungkinan anak juga memiliki alergi hingga 60-80 persen.

Kalaupun, orangtua tidak terlihat gejala alerginya, tapi kakak kandung si anak pernah alami alergi saat bayi, ada kemungkinan juga bisa terjadi pada adiknya.

"Jika kakak kandung juga mengalami alergi maka kemungkinan alerginya 60 persen. Jadi kita harus lihat pada riwayat atopi di dalam keluarga," ucapnya.

3. Frekuensi terjadinya

Ilustrasi bayi baru lahir (Unsplash/Isaac Quesada)
Ilustrasi bayi (Unsplash/Isaac Quesada)

Gangguan saluran cerna yang fungsional atau FGID terjadi hanya sementara. Misalnya kolik biasanya terjadi saat bayi berusia 6 sampai 13 minggu. Setelah itu, saluran cernanya sudah lebih baik, sehingga bayi tidak lagi terlalu rentan alami kolik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu, Ini 3 Masalah Saluran Cerna Paling Umum Pada Anak

Ibu, Ini 3 Masalah Saluran Cerna Paling Umum Pada Anak

Health | Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:38 WIB

Bayi Alergi Protein Susu Sapi Bisa Jadi Stunting Jika Alami Hal Berikut

Bayi Alergi Protein Susu Sapi Bisa Jadi Stunting Jika Alami Hal Berikut

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:30 WIB

Selain Antibodi Masih Lemah, Ini Sebab Bayi Baru Lahir Rentan Alami Infeksi Saluran Cerna

Selain Antibodi Masih Lemah, Ini Sebab Bayi Baru Lahir Rentan Alami Infeksi Saluran Cerna

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:30 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×