Jangan Lagi Anggap Enteng Stres Pada Anak, Dokter Ungkap Berbagai Pemicunya

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 29 November 2021 | 07:10 WIB
Jangan Lagi Anggap Enteng Stres Pada Anak, Dokter Ungkap Berbagai Pemicunya
Anak stres. (pexels/keira-burton)

Suara.com - Gangguan stres pada anak-anak sering kali dianggap enteng oleh orang dewasa. Padahal, meski belum dibebani tanggung jawab sebanyak orang dewasa, anak juga sama rentannya mengalami stres. 

Sebelum terjadi pandemi Covid-19, anak juga berisiko alami stres akibat tekanan tertentu. Seperti, masalah di rumah ataupun bullying di sekolah. 

Menurut Dokter spesialis anak dr. Eva Devita, Sp.A(K)., risiko stres pada makin besar selama pandemi.

"Selama pandemi banyak hal yang bisa jadi sumber stres pada anak. Apabila tidak diatasi dengan baik bisa memicu gangguan kesehatan mental," kata dokter Eva dalam webinar Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta, Minggu (28/11/2021). 

Ilustrasi Anak Menangis. (Pexels.com/cottonbro)
Ilustrasi Anak stres . (Pexels.com/cottonbro)

Ia mengungkapkan, dari hasil penelitian global ditemukan kalau 1 dari 6 anak di dunia yang berusia 2 sampai 8 tahun memiliki gangguan mental, perilaku, maupun perkembangan. Risiko kondisi tersebut harus menjadi perhatian orangtua untuk mengenali gejala stres pada anak selama masa pandemi.

Menurut dokter Eva, pemicu stres pada anak selama pandemi tidak lepas dari penutupan sekolah. UNICEF mencatat terjadi penutupan sekolah di 188 negara pada tahun lalu. 

"Indonesia sendiri ada 80 juta anak yang terdampak Covid-19, ada yang sulit mengakses internet karena keterbatasan gadget untuk proses pembelajaran daring, ada yang kemudian jadi putus sekolah, bahkan menjadi korban kekerasan dari orang tua karena tidak bisa mengikuti proses pembelajaran secara daring," tutur dokter Eva.

Masalah di dalam rumah juga jadi salah satu pemicu stres anak. Ia mengungkapkan kalau data kekerasan terhadap anak meningkat hanya dalam 6 bulan pertama masa pandemi 2020. Tercatat ada 3.087 kasus sampai dengan periode 2021.

"Kasusnya belum juga menurun dan angka kekerasan tersebut sebagian besar adalah angka kekerasan seksual yang diikuti oleh kekerasan fisik dan psikis," kata dokter Eva.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Artis Sembunyikan Wajah Anak setelah Lahir, Ada yang 14 Tahun Baru Dipamerkan

7 Artis Sembunyikan Wajah Anak setelah Lahir, Ada yang 14 Tahun Baru Dipamerkan

Entertainment | Minggu, 28 November 2021 | 18:59 WIB

Empat Emosi Ini Ternyata Bisa Berisiko Pada Kesehatan Usus

Empat Emosi Ini Ternyata Bisa Berisiko Pada Kesehatan Usus

Health | Minggu, 28 November 2021 | 20:30 WIB

Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah, Bantul Minta Vaksinasi untuk Anak Usia 6-11 Tahun

Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah, Bantul Minta Vaksinasi untuk Anak Usia 6-11 Tahun

Jogja | Minggu, 28 November 2021 | 17:10 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB