Alami Komplikasi Luka Kaki Diabetes, Lakukan Ini Agar Tidak Diamputasi

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 30 November 2021 | 19:05 WIB
Alami Komplikasi Luka Kaki Diabetes, Lakukan Ini Agar Tidak Diamputasi
Gambar Mural Diabetes Art Gallery di Eka Hospital BSD. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Lebih dari 80 persen kasus amputasi kaki disebabkan oleh komplikasi diabetes. Sehingga penanganan kaki diabetes harus dilakukan secara cermat.

Chairman of Diabetes Connection Care Eka Hospital, Prof. Dr. dr. Sidartawan Soegondo mengatakan bahwa dirinya sering menemukan kondisi kaki diabetes, baru datang berobat ke rumah sakit dalam kondisi terlambat.

Akibat terlambat dibawa ke rumah sakit, kondisinya sudah memburuk seperti kaki menghitam atau membusuk dan berbau, sehingga dokter sulit untuk menyelamatkan kakinya secara utuh dan harus diamputasi.

"Kita harus bisa mencegah hal ini agar tidak sampai terjadi amputasi pada tungkai kaki yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien," ujar Prof. Sidartawan yang juga dokter spesialis konsultan diabetes endokrinolog itu dalam acara Mini Health Talk Penanganan Kaki Diabetes RS Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan, Selasa (30/11/2021).

Petugas Novo Nordisk Indonesia mengecek kadar gula dalam darah warga dalam layanan gratis memperingati Hari Diabetes Sedunia di Stasiun KA Tanah Abang, Jakarta, Minggu (14/11/2021).  ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Petugas Novo Nordisk Indonesia mengecek kadar gula dalam darah warga dalam layanan gratis memperingati Hari Diabetes Sedunia di Stasiun KA Tanah Abang, Jakarta, Minggu (14/11/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Menurut Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Diabetes Endokrinologi dr. Dicky Levenus Tahapary, ada banyak faktor penyebab penyakit kaki diabetes, faktor terbesarnya adalah gula darah yang tidak terkontrol.

Namun dr. Dicky mengingatkan, yang tidak kalah penting adalah faktor pembuluh darah arteri yang sering terjadi pada pasien diabetes atau biasanya disebut penyakit pembuluh darah tepi.

Hal ini disebabkan akibat kerusakan pembuluh darah pada pasien diabetes menahun yang tidak terkontrol, sehingga terjadi kekurangan pasokan darah atau tidak ada pasokan darah sampai ke ujung kaki.

Oleh sebab itu, kata dr. Dicky, kaki pasien diabetes sering mengalami kematian jaringan atau gangren yang dapat menyebabkan amputasi kaki.

Deteksi dini menjadi salah satu kunci pencegahan agar tidak ada amputasi pada pasien kaki diabetes. Begitu ada luka sekecil apapun di kaki sebaiknya pasien diabetes segera memeriksakannya ke dokter.

baca juga

“Luka pada kaki pasien diabetes harus dianggap serius, sampai dibuktikan tidak serius oleh dokter, jangan anggap remeh. Banyak kasus yang  terjadi pasien dengan kaki diabetes sudah tidak bisa diselamatkan lagi karena infeksinya sudah berat," pungkas dr. Dicky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diabetes Art Gallery, Ketika Edukasi Penyakit Disajikan dengan Indah dan Estetik

Diabetes Art Gallery, Ketika Edukasi Penyakit Disajikan dengan Indah dan Estetik

Health | Selasa, 30 November 2021 | 17:25 WIB

Stres Hingga Kafein, Ini 6 Faktor yang Menyebabkan Gula Darah Cepat Naik

Stres Hingga Kafein, Ini 6 Faktor yang Menyebabkan Gula Darah Cepat Naik

Health | Selasa, 30 November 2021 | 12:41 WIB

Diabetes Perlu Perhatian dan Dukungan dari Berbagai Elemen di Masa Pandemi Covid-19

Diabetes Perlu Perhatian dan Dukungan dari Berbagai Elemen di Masa Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 28 November 2021 | 16:00 WIB

Terkini

Bansos dan KJP Banyak yang Putus, DPRD DKI Desak Pengelolaan Desil Balik ke Daerah

Bansos dan KJP Banyak yang Putus, DPRD DKI Desak Pengelolaan Desil Balik ke Daerah

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:38 WIB

5 Moisturizer Ekstrak Mawar untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Awet Muda di Usia 45 Tahun ke Atas

5 Moisturizer Ekstrak Mawar untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Awet Muda di Usia 45 Tahun ke Atas

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:38 WIB

5 Masker Wajah dari Bunga Mawar untuk Cerahkan Wajah dan Cegah Garis Halus di Usia 40 Tahun

5 Masker Wajah dari Bunga Mawar untuk Cerahkan Wajah dan Cegah Garis Halus di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:37 WIB

Buntut Skandal Kamar Mewah, Bangunan Fasilitas Khusus di Lapas Cibinong Akhirnya Diratakan

Buntut Skandal Kamar Mewah, Bangunan Fasilitas Khusus di Lapas Cibinong Akhirnya Diratakan

Jabar | Rabu, 30 September 2026 | 15:35 WIB

Warga Evakuasi Korban dari Kolong Truk di Makassar: Balita Tewas, Tiga Luka-Luka

Warga Evakuasi Korban dari Kolong Truk di Makassar: Balita Tewas, Tiga Luka-Luka

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 15:35 WIB

Komdis PSSI Hukum Yakob-Yance Sayuri dan Fabio Lefundes, Ada Intimidasi hingga Kekerasan

Komdis PSSI Hukum Yakob-Yance Sayuri dan Fabio Lefundes, Ada Intimidasi hingga Kekerasan

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:35 WIB

Apakah Setelah Menggunakan Air Mawar Harus Dibilas?

Apakah Setelah Menggunakan Air Mawar Harus Dibilas?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:35 WIB

Lou Lou dan Naga Peliharaannya: Kisah Unik di Hari Pertama Sekolah

Lou Lou dan Naga Peliharaannya: Kisah Unik di Hari Pertama Sekolah

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 15:30 WIB

Universitas Sriwijaya Menghadirkan Taman Budaya Gotong Royong JKN

Universitas Sriwijaya Menghadirkan Taman Budaya Gotong Royong JKN

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 15:29 WIB

Urutan Skincare Viva Pagi dan Malam untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

Urutan Skincare Viva Pagi dan Malam untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 15:28 WIB

×