CEO Moderna Akui Vaksinnya Kurang Efektif Lawan Virus Corona Varian Omicron

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 01 Desember 2021 | 08:45 WIB
CEO Moderna Akui Vaksinnya Kurang Efektif Lawan Virus Corona Varian Omicron
Covid-19 varian Omicron. (Dok. Envato)

Suara.com - Perusahaan pengembang vaksin Covid-19 Moderna memperkirakan kalau produknya tidak akan terlalu efektif mengatasi infeksi virus corona varian omicron.

CEO Moderna Stephane Bancel mengatakan efektivitas vaksin Moderna diprediksi lebih rendah melawan varian omicron dibandingkan varian delta.

Menurut Bancel, resistensi kerja vaksin itu dapat menyebabkan lebih banyak penyakit lebih berat dan rawat inap pasien Covid-19.

"Saya pikir, di mana (keefektifannya) berada pada tingkat yang sama yang kami miliki dengan Delta. Tapi, saya pikir itu akan menjadi penurunan daya kerja. Saya tidak tahu berapa banyak karena kita perlu menunggu datanya. Tetapi semua ilmuwan yang saya ajak bicara mengatakan seperti 'ini tidak akan baik-baik saja'," kata Bancel, dikutip dari Channel News Asia.

Covid-19 varian Omicron. [Dok.Antara]
Covid-19 varian Omicron. [Dok.Antara]

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menyatakan kalau varian omicron berpotensi menyebabkan lonjakan infeksi sangat tinggi secara global.

Ketakutan akan varian baru yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan itu telah memaksa negara-negara di seluruh dunia untuk bergerak cepat lakukan pengetatan kontrol perbatasan untuk mencegah lockdown ketat seperti tahun lalu yang berdampak besar terhadap penurunan ekonomi.

Varian omicron pertama kali dilaporkan secara global pada 24 November. Sejak itu, varian tersebut telah menyebar hingga belasan negara.

WHO mendesak negara-negara untuk menggunakan pencegahan berbasis risiko untuk menyesuaikan langkah-langkah perjalanan internasional. Namun, usul pembatasan global itu juga menimbulkan kekhawatiran tentang ketidaksetaraan vaksin akibat distribusi terhambat.

Afrika termasuk wilayah dengan cakupan vaksinasi Covid-19 masih rendah.

"Rakyat Afrika tidak dapat disalahkan atas rendahnya tingkat vaksinasi yang tersedia di sana. Mereka tidak boleh dihukum karena mengidentifikasi dan berbagi informasi ilmu pengetahuan dan kesehatan penting dengan dunia," kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dalam sebuah pernyataan.

India, sebagai produsen vaksin terbesar di dunia, telah menyetujui mengirimkan stok vaksin Covid-19 ke banyak negara di Afrika dan mengatakan siap untuk secepat mungkin mengirimkan lebih banyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Universitas Oxford: Belum Ada Bukti Vaksin Covid-19 yang Ada Tak Bisa Lawan Omicron

Universitas Oxford: Belum Ada Bukti Vaksin Covid-19 yang Ada Tak Bisa Lawan Omicron

Health | Selasa, 30 November 2021 | 22:50 WIB

Pakai Masker dalam Ruangan untuk Cegah Varian Omicron dan 4 Berita Kesehatan Lainnya

Pakai Masker dalam Ruangan untuk Cegah Varian Omicron dan 4 Berita Kesehatan Lainnya

Health | Selasa, 30 November 2021 | 21:38 WIB

Varian Omicron Berbeda dengan Delta, Ini 7 Gejalanya!

Varian Omicron Berbeda dengan Delta, Ini 7 Gejalanya!

Health | Selasa, 30 November 2021 | 21:30 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB