Varian Omicron Berbeda dengan Delta, Ini 7 Gejalanya!

Selasa, 30 November 2021 | 21:30 WIB
Varian Omicron Berbeda dengan Delta, Ini 7 Gejalanya!
Ilustrasi Virus Corona Covid-9. varian Omicron. (Pixabay)

Suara.com - Para ahli telah mengatakann bahwa varian Omicron menimbulkan gejala yang berbeda dan cenderung ringan, tapi cukup berbahaya.

Apalagi, varian baru virus corona Covid-19 ini memiliki mutasi yang lebih banyak dan berbahaya dibandingkan varian Delta.

Dr Angelique Coetzee, ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan adalah orang pertama yang mengingatkan bahaya gejala varian Omicron. Menurutnya, gejala varian Omicron ini cukup ringan.

Dr Coetzee bercerita pernah merawat seorang pasien yang menunjukkan gejala tak biasa dan berbeda dengan varian Delta, jenis virus corona Covid-19 yang sempat dominan dan mengkhawatirkan.

Ia menceritakan seorang pasien pria usia 33 tahun yang kondisinya sangat lemah selama beberapa hari terakhir. Ia mengatakan bahwa pasien itu tidak mengalami sakit tenggorokan, tetapi tenggorokannya terasa gatal.

Ia pun menjabarkan beberapa gejala yang mungkin berkaitan dengan varian Omicron, meliputi:

Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Dok. Envato)
  1. Kelelahan ekstrem
  2. Demam
  3. Pegal-pegal
  4. Sakit kepala
  5. Keringat malam
  6. Pilek
  7. Tenggorokan gatal

Unben Pillay, seorang dokter umum yang berpraktik di Midrand, Johannesburg, mengatakan semantara ini kasus varian Omicron yang masih terlihat ringan.

"Kami melihat pasien mengalami demam, keringat malam, dan nyeri tubuh," kata Unben Pillay dikutip dari Express.

Pasien menunjukkan varian Omicron juga tidak memicu gejala berupa batuk terus-menerus atau kehilangan indra penciuman atau perasa, yang merupakan gejala umum virus corona Covid-19 sebelumnya.

Baca Juga: Covid-19 Varian Omicron Mengancam, Kenapa Virus Corona Bisa Terus Bermutasi?

Salah satu penyebab gejala varian Omicron ini berbeda dengan varian Delta adalah perubahan cara virus berinteraksi dengan sel kekebalan.

Banyak gejala penyakit umum, seperti demam atau pilek, terutama disebabkan oleh respons imun kita terhadap infeksi daripada kerusakan langsung oleh virus atau bakteri.

Perbedaan respons imun kita juga bisa menjadi penyebab dua varian virus corona itu tidak menimbulkan gejala yang sama.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan akan membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk memahami cara kerja varian Omicron dan efektivitas vaksin Covid-19 untuk melawannya.

Pengamatan awal Dr Coetzee hanya didasarkan pada sejumlah kecil kasus dan para ahli khawatir tentang sejumlah besar mutasi Omicron. Bukti awal menunjukkan strain memiliki peningkatan risiko infeksi ulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI