alexametrics

Varian Omicron Telah Menyebar, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar
Varian Omicron Telah Menyebar, Apa yang Bisa Kita Lakukan?
Ilustrasi memakai masker. (Pexels)

Berita mengenai mutasi virus corona menjadi varian Omicron telah menimbulkan kepanikan di beberapa negara.

Suara.com - Terbebas dari pandemi dan hidup kembali normal dari Covid-19 tampaknya masih jauh dari harapan, lantaran saat ini dunia kembali terancam dengan varian baru virus corona Omicron.

Para ilmuwan mengatakan bahwa varian Omivron ini tampaknya memiliki hingga 30 mutasi yang memengaruhi tingkat penyebaran dan keparahannya, membuat warga dunia semakin panik.

Hanya beberapa hari setelah diidentifikasi di Afrika Selatan, varian baru dan berpotensi lebih menular ini, telah dilaporkan di Inggris dan di lebih banyak negara Eropa. Menurut laporan, seperti yang dilansir dari Healthshots, varian Omicron telah terdeteksi di Belgia, Botswana, Hong Kong, Inggris dan Israel, memicu kekhawatiran global.

Banyak negara kemudian memberlakukan pembatasan perjalanan pada penerbangan dari Afrika Selatan. Dan bersamaan dengan itu, WHO telah menyatakan bahwa para peneliti di Afrika Selatan dan di seluruh dunia sedang melakukan penelitian untuk lebih memahami karakteristik varian Omicron.

Baca Juga: Update Covid-19 Global: Varian Omicron Sudah Masuk, Australia Pastikan Takkan Lockdown

Lalu, apakah varian Omicron memang benar-benar lebih menular daripada varian Covid-19 sebelumnya? Hal ini, menurut WHO, masih belum jelas.

“Jumlah orang yang dites positif telah meningkat di wilayah Afrika Selatan yang terkena varian ini, tetapi studi epidemiologi sedang dilakukan untuk memahami apakah itu karena Omicron atau faktor lain,” ungkap WHO.

WHO juga menyatakan bahwa sesuai data awal, menunjukkan bahwa meningkatnya tingkat rawat inap di Afrika Selatan mungkin karena meningkatnya jumlah keseluruhan orang yang terinfeksi, bukan akibat infeksi spesifik dengan Omicron.

Pencegahan adalah satu-satunya kunci, menurut WHO, sambil mengakui bahwa semua varian Covid-19, termasuk varian Delta yang dominan di seluruh dunia, dapat menyebabkan penyakit parah atau kematian, khususnya bagi orang-orang yang paling rentan.

Risiko Terinfeksi Ulang?

Baca Juga: Keputusan Pemerintah Tetapkan PPKM Level 3 Cuma Seminggu Saat Nataru Dipertanyakan

Sesuai bukti awal, orang yang sebelumnya memiliki Covid-19, dapat terinfeksi ulang dengan lebih mudah dengan Omicron. Namun, WHO mengatakan bahwa informasi ini masih bersifat terbatas, dan mungkin saja hanya berlaku untuk sekarang, sebelum penelitian lebih lanjut dilakukan.

Komentar