FDA Izinkan Pil Antivirus Jadi Obat COVID-19, Apakah Efektif?

M. Reza Sulaiman

Kamis, 02 Desember 2021 | 09:15 WIB
FDA Izinkan Pil Antivirus Jadi Obat COVID-19, Apakah Efektif?
Ilustrasi obat Covid-19. [Iira116/Pixabay]

Suara.com - Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan (FDA) Amerika Serikat dalam waktu dekat akan memberikan izin penggunaan darurat pil antivirus buatan Merck & Co sebagai obat COVID-19.

Ini adalah terobosan baru karena pil tersebut akan menjadi pengobatan di rumah pertama terhadap virus yang sudah hampir dua tahun menimbulkan pandemi.

Pemberian izin itu mungkin akan terbatas pada pasien yang berisiko tinggi mengalami sakit parah. Populasi yang diizinkan mengonsumsi pil itu akan ditentukan oleh badan tersebut.

Merck menerbitkan data minggu lalu yang menunjukkan bahwa obat itu secara signifikan kurang efektif daripada yang diperkirakan sebelumnya. Obat itu membantu mengurangi rawat inap dan kematian dalam uji klinis individu berisiko tinggi sekitar 30 persen.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

“COVID-19 masih dalam keadaan darurat,” kata anggota komite Dr. David Hardy, yang memilih "ya" dalam pemungutan suara.

"Ada kebutuhan untuk hal seperti ini. Ini adalah kesempatan pertama bahwa obat oral rawat jalan untuk orang dengan gejala ringan hingga sedang akan tersedia, meskipun saya mempertanyakan tentang kemanjuran jangka panjangnya secara keseluruhan."

Pemungutan suara itu dilakukan saat kekhawatiran tentang varian baru Omicron telah mengguncang pasar keuangan dan memicu kekhawatiran atas kekuatan pemulihan ekonomi global ketika dunia terus berjuang melawan pandemi virus corona.

Terapi oral Merck yang disebut molnupiravir, dikembangkan dengan Ridgeback Biotherapeutics, menyasar bagian-bagian virus yang tidak diubah oleh mutasi pada varian Omicron. Bagian-bagian virus itu bisa menjadi lebih digdaya jika kekebalan yang dihasilkan vaksin dan yang alami terancam oleh varian itu.

Obat pesaing yang sedang dikembangkan oleh Pfizer Inc, yang disebut Paxlovid, sangat menjanjikan, setelah menunjukkan pengurangan 89 persen rawat inap dan kematian dalam uji klinisnya. FDA kemungkinan akan mempertimbangkan obat itu dalam beberapa bulan ke depan.

baca juga

Komite Penasihat Obat Antimikroba FDA menghasilkan suara 13-10 dalam merekomendasikan badan itu mengizinkan obat tersebut setelah membahas kekhawatiran bahwa obat itu dapat menyebabkan virus bermutasi serta masalah keamanan tentang potensi cacat lahir.

Baik ilmuwan staf FDA maupun Merck menyarankan agar obat itu tidak direkomendasikan untuk mereka yang hamil. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Novo Nordisk Kantongi Restu FDA, Insulin Seminggu Sekali Resmi Meluncur

Novo Nordisk Kantongi Restu FDA, Insulin Seminggu Sekali Resmi Meluncur

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 09:18 WIB

Udang Beku RI Ditarik AS Karena Diduga Tercemar Radioaktif, Mendag Busan Mengakui

Udang Beku RI Ditarik AS Karena Diduga Tercemar Radioaktif, Mendag Busan Mengakui

Bisnis | Senin, 08 September 2025 | 15:27 WIB

Viral di Amerika, Obat Tetes Mata dari Air Ketuban Diklaim Bisa Atasi Cacat Kornea

Viral di Amerika, Obat Tetes Mata dari Air Ketuban Diklaim Bisa Atasi Cacat Kornea

Health | Jum'at, 28 April 2023 | 08:15 WIB

300 Ribu Botol Starbucks Vanilla Frappuccino Ditarik, Diduga Ada Kandungan Kaca

300 Ribu Botol Starbucks Vanilla Frappuccino Ditarik, Diduga Ada Kandungan Kaca

Bisnis | Senin, 20 Februari 2023 | 11:52 WIB

Pertama di Dunia, FDA Izinkan Pengobatan Pakai Tinja Manusia untuk Cegah Kematian Penyakit Ini!

Pertama di Dunia, FDA Izinkan Pengobatan Pakai Tinja Manusia untuk Cegah Kematian Penyakit Ini!

Health | Sabtu, 03 Desember 2022 | 09:27 WIB

Dokter Ungkap Tidak Semua Pasien Cacar Monyet Butuh Obat Antivirus, Ini Kriterianya

Dokter Ungkap Tidak Semua Pasien Cacar Monyet Butuh Obat Antivirus, Ini Kriterianya

Health | Sabtu, 17 September 2022 | 09:00 WIB

Badan POM Izinkan Penggunaan Obat Covid-19 Berbentuk Tablet dari Pfizer

Badan POM Izinkan Penggunaan Obat Covid-19 Berbentuk Tablet dari Pfizer

Health | Senin, 22 Agustus 2022 | 17:01 WIB

Ini Efek Samping Paxlovid, Obat Covid-19 yang Dapat Izin Darurat BPOM

Ini Efek Samping Paxlovid, Obat Covid-19 yang Dapat Izin Darurat BPOM

Health | Senin, 18 Juli 2022 | 14:00 WIB

Mengenal Paxlovid, Obat Covid-19 Dengan Efikasi 89 Persen yang Sudah Disetujui BPOM

Mengenal Paxlovid, Obat Covid-19 Dengan Efikasi 89 Persen yang Sudah Disetujui BPOM

Health | Senin, 18 Juli 2022 | 10:12 WIB

Duh, BPOM AS Temukan Obat Perangsang Viagra Dalam Bentuk Madu

Duh, BPOM AS Temukan Obat Perangsang Viagra Dalam Bentuk Madu

Health | Rabu, 13 Juli 2022 | 10:02 WIB

Terkini

Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran

Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:13 WIB

Misi Sulit Kiandra Ramadhipa Rebut Puncak Klasemen Moto3 Junior di Prancis

Misi Sulit Kiandra Ramadhipa Rebut Puncak Klasemen Moto3 Junior di Prancis

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:10 WIB

Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka

Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:09 WIB

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06 WIB

Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya

Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06 WIB

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:04 WIB

Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi

Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:00 WIB

Hari Anak Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Tujuannya

Hari Anak Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Tujuannya

Video | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:00 WIB

BRI Hadirkan Ekosistem Digital Berbasis ESG di Jember Fashion Carnaval 2026

BRI Hadirkan Ekosistem Digital Berbasis ESG di Jember Fashion Carnaval 2026

Bri | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:59 WIB

Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani

Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:56 WIB

×